Blog · 19 Agustus 2026
Alternatif TriPay yang masih buka pendaftaran
Saat artikel ini ditulis, situs TriPay menampilkan pengumuman bahwa pendaftaran untuk pengguna baru ditutup sementara karena perbaikan sistem. Bagi yang sudah punya akun, tidak ada masalah. Bagi developer atau penjual online yang baru mau mulai menerima pembayaran, artinya harus menunggu tanpa kepastian tanggal, atau mencari jalur lain.
Artikel ini untuk kelompok kedua. Kami membangun Kasera Pay, jadi anggap ini perbandingan dari pihak yang jelas punya kepentingan. Justru karena itu, perbandingannya kami buat sejujur mungkin: ada kebutuhan yang lebih cocok ditunggu di TriPay, dan ada kebutuhan yang bisa jalan hari ini.
Apa yang membuat TriPay populer
TriPay dikenal sebagai payment gateway lokal yang ramah developer: satu API untuk banyak channel pembayaran, mulai dari Virtual Account berbagai bank, QRIS, e-wallet, sampai pembayaran lewat gerai retail. Ada plugin untuk CMS populer, dokumentasi yang lengkap, dan simulator untuk pengujian. Model open payment dan closed payment yang mereka populerkan juga membuat integrasi mudah dipetakan ke kebutuhan nyata.
Kalau kebutuhannya adalah banyak channel pembayaran dalam satu integrasi, TriPay tetap layak ditunggu, atau bandingkan juga gateway lain yang sekelas. Tidak ada gunanya berpura-pura satu produk cocok untuk semua kebutuhan.
Kapan Kasera Pay masuk akal sebagai alternatif
Kasera Pay sengaja fokus pada satu channel: QRIS. Satu kode QR yang sama bisa dibayar dari aplikasi e-wallet dan mobile banking yang mendukung QRIS, jadi untuk pembayar perorangan di Indonesia, satu channel ini sudah mencakup cara bayar yang paling umum. Fokusnya bukan banyaknya channel, melainkan kepastian: setiap pembayaran terhubung ke permintaan yang tepat dan statusnya terkonfirmasi otomatis, tanpa cek mutasi dan tanpa tangkapan layar bukti transfer.
Dalam kosakata yang dipakai TriPay, peta fiturnya seperti ini:
- Closed payment, nominal ditentukan penjual dan satu kode untuk satu transaksi: di Kasera Pay ini adalah tautan checkout, dibuat dari dashboard atau lewat API.
- Open payment, nominal ditentukan pembayar dan kodenya bisa dipakai berulang: di Kasera Pay ini adalah halaman pembayaran, cocok untuk iuran komunitas, donasi, dan pembayaran acara.
Untuk developer, alurnya pendek: buat payment request lewat API dengan header Idempotency-Key supaya permintaan yang terkirim dua kali tidak menjadi dua tagihan, arahkan pembayar ke hosted checkout, lalu terima webhook bertanda tangan saat status berubah menjadi paid. Detailnya ada di dokumentasi API.
Perbandingan yang jujur
Ringkasnya, dengan kelebihan dan kekurangan di kedua sisi:
- Channel pembayaran. TriPay unggul jauh: Virtual Account, gerai retail, e-wallet, dan QRIS. Kasera Pay hanya QRIS. Kalau pembayarnya perusahaan yang terbiasa transfer Virtual Account, Kasera Pay belum menjawab kebutuhan itu.
- Pendaftaran. Pendaftaran TriPay sedang ditutup sementara. Pendaftaran Kasera Pay terbuka, dengan peninjauan manual untuk setiap akun baru sebelum bisa menerima pembayaran.
- Verifikasi pembayaran. Keduanya mengirim callback atau webhook. Kasera Pay menjadikan verifikasi ini inti produk: status pending, paid, atau expired yang sama di dashboard dan API, plus dedup lewat
Idempotency-Key. - Biaya. Kasera Pay memakai satu tarif per transaksi, tanpa biaya bulanan dan tanpa biaya pendaftaran. Angka yang berlaku saat ini tercantum di halaman harga. Tarif TriPay berbeda per channel, jadi bandingkan sesuai channel yang benar-benar akan dipakai.
Mulai hari ini
Buat akun di pay.kasera.id, lengkapi identitas dan rekening tujuan, lalu buat tautan pembayaran pertama begitu akun disetujui. Untuk integrasi, mulai dari membuat payment request dan webhook. Kalau TriPay sudah membuka pendaftaran lagi dan kebutuhannya memang multi-channel, tidak ada salahnya memakai keduanya: integrasi Kasera Pay cukup kecil untuk hidup berdampingan dengan gateway lain.