Blog · 7 September 2026
Kasera berjalan di atas Kasera Pay: sistem pembayaran yang kami bangun untuk salon, lalu kami buka untuk semua
Ada satu kalimat yang selama ini tidak pernah kami tulis dengan jelas, dan tulisan ini ada untuk menuliskannya: software salon Kasera berjalan di atas Kasera Pay. Setiap pelanggan salon yang scan QRIS di kasir, setiap turis yang membayar dengan kartu, setiap pelanggan korporat yang mentransfer ke Virtual Account untuk paket perawatan, semuanya lewat sistem pembayaran yang sama dengan yang dipakai pengguna pay.kasera.id hari ini.
Kami tidak membeli sistem itu, dan tidak pula menempelkan payment gateway pihak ketiga ke aplikasi salon. Kami membangunnya sendiri, untuk kebutuhan kami sendiri, lalu membukanya untuk semua orang. Urutannya penting, karena urutan itulah yang menjelaskan kenapa Kasera Pay berbentuk seperti sekarang.
Masalahnya lahir di meja kasir salon
Kasera dibangun untuk salon, barbershop, dan spa. Dari semua bagian operasional salon, pembayaran adalah yang paling sering membuat pemilik lembur. QRIS statis yang ditempel di meja kasir membuat pelanggan mengetik nominal sendiri, dan satu digit yang terlewat baru ketahuan saat tutup kasir. Transfer bank untuk paket bernilai besar harus dicocokkan satu per satu dengan catatan penjualan. Bukti transfer yang dikirim lewat WhatsApp tidak bisa diperiksa keasliannya oleh siapa pun di kasir.
Payment gateway yang ada di pasar tidak menjawab itu, karena semuanya dirancang untuk toko online: ada keranjang, ada checkout, ada nomor pesanan. Kasir salon tidak bekerja begitu. Tagihan dibuat di depan pelanggan, nominalnya berubah sampai detik terakhir, dan pembayarannya harus tercatat pada transaksi itu juga, bukan pada mutasi bank yang dibaca dua hari kemudian.
Jadi kami membangun jalur pembayaran yang menempel pada transaksi. Nominal terkunci sejak kode QRIS muncul di layar. Setiap pembayaran diverifikasi otomatis dan langsung tercatat pada transaksi yang benar, tanpa ada yang membuka aplikasi bank. Dana cair ke rekening yang didaftarkan salon sesuai jadwal yang mereka pilih. Sistem itulah yang selama ini berjalan di dalam aplikasi Kasera, dan sistem itulah yang bernama Kasera Pay.
Kenapa pintunya dibuka
Semakin lama sistem itu berjalan, semakin jelas bahwa masalahnya bukan milik salon saja. Penjual yang berjualan lewat Instagram masih memeriksa mutasi bank satu per satu. Bendahara komunitas menagih iuran di grup chat dan mencocokkan transfer secara manual. Panitia acara menerima tangkapan layar bukti transfer yang sama sulitnya diperiksa. Developer yang membangun aplikasinya sendiri butuh API yang memberi tahu saat uang benar-benar masuk, bukan saat pembeli bilang sudah bayar.
Semua itu adalah masalah yang sama dengan masalah kasir salon, dengan bentuk yang berbeda. Karena sistemnya sudah ada dan sudah teruji pada transaksi salon setiap hari, langkah berikutnya sederhana: buka pintunya. Kasera Pay kini bisa dipakai siapa pun di Indonesia lewat tautan checkout, halaman pembayaran, atau API dengan webhook, dengan verifikasi otomatis yang sama persis dengan yang dipakai di kasir salon.
Ini juga menjawab pertanyaan yang sering kami terima: apakah Kasera Pay produk yang sama dengan software salon Kasera? Keduanya produk yang berbeda, dengan situs, dokumentasi, dan dukungan masing-masing. Tetapi sistem pembayarannya satu. Kasera memakai Kasera Pay, sama seperti pengguna pay.kasera.id memakainya.
Satu sistem, satu tarif
Membuka sistem yang sama berarti tarifnya juga harus sama, dan mulai sekarang memang sama. Tarif default Kasera Pay dan tarif pembayaran di aplikasi Kasera adalah satu angka:
- QRIS: 0,7% + Rp 250 per transaksi.
- Kartu kredit dan debit: 2,8% + Rp 2.500 per transaksi.
- Virtual Account: Rp 5.000 per transaksi.
- Pencairan dana: Rp 3.000 per pencairan, dengan minimum pencairan Rp 10.000.
Tidak ada biaya bulanan, tidak ada biaya pendaftaran, dan tidak ada biaya di luar daftar itu. Daftar metode yang aktif di sebuah akun, lengkap dengan tarifnya, selalu bisa dibaca di dokumentasi metode pembayaran, dan angka yang sama dicantumkan di Syarat Layanan serta di halaman harga kasera.id. Kalau salah satunya berubah, semuanya berubah bersama.
Apa artinya untuk pengguna Kasera
Tidak ada yang perlu dilakukan. Pengguna software salon Kasera tidak perlu mendaftar di pay.kasera.id, tidak perlu mengubah pengaturan, dan tidak akan melihat perubahan apa pun di kasir. Pembayaran di aplikasi sudah berjalan di atas Kasera Pay sejak awal. Yang berubah hanya cara kami menceritakannya, dan tarif yang kini diterbitkan terbuka di dua tempat yang selalu cocok.
Pemilik salon yang juga menjalankan usaha lain, misalnya menjual produk lewat Instagram atau mengelola iuran komunitas, sekarang bisa memakai sistem pembayaran yang sama untuk usaha itu. Daftar di pay.kasera.id, dan verifikasi otomatis yang sudah dikenal dari kasir salon berjalan di sana juga.
Apa artinya untuk pengguna Kasera Pay
Sistem yang dipakai bukan sistem baru yang masih mencari bentuk. Setiap perbaikan yang lahir dari kasir salon, dari cara menangani pembayaran yang tertahan sampai urutan pencairan dana, ikut masuk ke Kasera Pay, dan sebaliknya. Satu sistem yang dipakai oleh dua kelompok pengguna dengan kebutuhan berbeda cenderung lebih cepat menemukan celahnya daripada dua sistem yang berjalan sendiri-sendiri.
Kalau ingin membaca pengumuman aslinya saat Kasera Pay pertama kali dibuka, ada di blog kasera.id. Kalau ingin langsung mencoba, dokumentasinya dimulai dari satu permintaan pembayaran dan satu webhook.