Blog · Terbit
Satu metode pembayaran hilang dari halaman bayar, dan tidak ada yang mematikannya: empat sebab yang terlihat sama di layar pembeli, dan nomor Virtual Account lama yang tetap bisa dibayar sepanjang itu
Pembeli mengirim tangkapan layar: di halaman pembayaran hanya ada QRIS, padahal kemarin ada pilihan transfer bank. Tidak ada pengaturan yang diubah, tidak ada pemberitahuan yang masuk, dan tidak ada yang rusak. Ada empat keadaan yang berbeda yang menghasilkan layar persis sama, dan hanya satu di antaranya yang bisa diperbaiki sendiri. Membedakan keempatnya perlu satu layar dan kurang dari satu menit.
Empat sebab, dan siapa yang memegang perbaikannya
- Metodenya dimatikan dari pengaturan akun sendiri. Satu klik dari kembali menyala. Ini satu-satunya dari empat yang sepenuhnya berada di tangan penjual, dan pada usaha dengan lebih dari satu orang pemegang akses inilah sebab yang paling sering ternyata benar.
- Kasera Pay mematikannya sementara. Terjadi saat jalur satu bank sedang bermasalah. Pengaturan penjual tetap tersimpan apa adanya, metodenya tidak bisa dinyalakan sendiri, dan metodenya muncul lagi begitu jalurnya aktif kembali tanpa ada yang perlu dikerjakan.
- Metodenya memang belum aktif di akun itu. Bukan keadaan sementara, dan penyelesaiannya lewat dukungan, bukan lewat halaman pengaturan.
- Nominalnya berada di luar batas metode itu. Ini yang paling sering disalahartikan sebagai kerusakan, karena metodenya masih menyala dan tetap tidak ditawarkan. Halaman pembayaran hanya menampilkan metode yang cocok dengan nominal tagihan itu, jadi metode yang sama bisa muncul pada satu tagihan dan hilang pada tagihan berikutnya di hari yang sama.
Tempat jawabannya, dan kalimat yang membedakannya
Buka dashboard, lalu Pengaturan, lalu Metode pembayaran. Metode yang sedang tidak bisa dipakai tidak disembunyikan dari halaman itu: pengendalinya tetap terlihat dalam keadaan nonaktif, dengan satu kalimat yang menyebutkan sebabnya. Menyembunyikannya akan terbaca sebagai “kami tidak melayani itu”, yang bukan keadaannya.
Yang membedakan ketiga sebab pertama adalah kalimat itu sendiri. Metode yang dimatikan sendiri menyebut bahwa metodenya dinonaktifkan dari akun ini dan cukup diaktifkan lagi lalu disimpan. Metode yang dimatikan Kasera Pay menyebut bahwa penonaktifannya bersifat sementara, setelan penjual tersimpan, dan metodenya kembali saat sudah aktif lagi. Metode yang belum aktif di akun menyebut bahwa metodenya belum aktif dan mengarahkan ke dukungan. Ketiganya sengaja berbeda karena percakapan lanjutannya berbeda: yang pertama selesai di tempat, yang kedua selesai dengan menunggu, yang ketiga perlu orang lain.
Sebab keempat tidak muncul di halaman itu sama sekali, karena bukan tentang metodenya melainkan tentang nominal satu tagihan. QRIS melayani mulai Rp 1.000 dan Virtual Account mulai Rp 10.000, dengan batas atas Rp 10.000.000, diperiksa per metode. Tagihan Rp 7.500 karena itu tidak akan pernah menawarkan Virtual Account meski kedelapan banknya menyala. Kalau biaya transaksinya dibebankan ke pembeli, yang diperiksa adalah totalnya termasuk biaya itu, sehingga tagihan yang tepat berada di garis batas bisa berperilaku berbeda dari yang diperkirakan. Rinciannya ada di dokumentasi metode pembayaran.
Nomor Virtual Account yang sudah dipegang pembeli tetap bisa dibayar
Ini bagian yang paling menentukan apa yang sebaiknya dikatakan kepada pembeli, dan jarang diduga. Sebuah metode yang sedang dimatikan sementara berhenti ditawarkan pada tagihan baru, tetapi nomor Virtual Account yang sudah terlanjur diterbitkan dan sudah dipegang pembeli tetap bisa dibayar. Pembeli yang tadi pagi menerima nomor dan baru sempat membuka aplikasi banknya siang ini tidak perlu diberi tagihan pengganti, dan memberinya tagihan pengganti justru membuka kemungkinan satu pesanan dibayar dua kali.
Yang perlu diperiksa untuk pembeli seperti itu bukan metodenya, melainkan masa berlaku tagihannya. Masa berlaku bawaan adalah 60 menit sejak tagihan dibuat, jadi pada banyak kasus yang sudah lewat adalah jamnya, bukan jalurnya. Pembedaan antara keduanya dibahas di pembayaran yang gagal di sisi pembeli.
Kalimat untuk pembeli yang sudah memegang tautan
Pembeli tidak perlu tahu jalur bank mana yang sedang bermasalah, dan menyebutkannya justru mengundang pertanyaan yang tidak ada jawabannya. Dua kalimat sudah cukup, dan keduanya berbeda tergantung apakah pembeli sudah memegang nomor atau belum.
- Sudah memegang nomor Virtual Account. Nomornya masih berlaku dan masih bisa dibayar seperti biasa sebelum batas waktunya. Tidak ada yang perlu diulang, dan tautan penggantinya tidak perlu diminta.
- Belum memilih metode. Untuk sekarang pembayaran lewat QRIS yang tersedia, dan bisa dibayar dari aplikasi bank mana pun maupun dompet digital yang mendukung QRIS. Kalimat ini benar tanpa perlu menyebut apa pun tentang gangguan.
Bagi penjual sendiri, mengalihkan pembeli ke QRIS mengubah biayanya, dan arah perubahannya tergantung nominal: QRIS dikenai 0,7% ditambah Rp 250 per transaksi sementara Virtual Account dikenai Rp 5.000 tetap, jadi pada tagihan kecil QRIS lebih murah dan pada tagihan besar sebaliknya. Titik impasnya dan alasan memilih satu di antaranya secara permanen dibahas di panduan memilih QRIS atau Virtual Account.
Yang terjadi pada integrasi, dan kenapa sebagian berhenti
Integrasi yang menuliskan daftar metode secara tetap di dalam kodenya adalah yang paling terpukul oleh keadaan ini, dan gagalnya bersih: create yang menyebut kode metode yang sedang dimatikan, baik oleh penjual maupun oleh Kasera Pay, ditolak 422 payment_method_unavailable, bukan diabaikan diam-diam lalu dilanjutkan dengan metode lain. Penolakan itu memang disengaja, karena membuat tagihan dengan metode yang bukan diminta adalah kegagalan yang jauh lebih mahal daripada create yang ditolak.
Integrasi yang membaca GET /v1/payment_methods sebelum menawarkan pilihan melewati keadaan ini tanpa perubahan kode apa pun, karena daftar yang dijawabnya adalah daftar yang benar-benar berlaku untuk akun itu pada saat itu, sudah memperhitungkan kedua saklar. Endpoint dan kode galatnya ada di referensi API metode pembayaran. Keputusan menyempitkan daftar bank di dalam kode, beserta harganya pada keadaan seperti ini, dibahas terpisah di memilih bank Virtual Account yang ditawarkan ke pembeli.
Yang tidak berubah sepanjang keadaan ini
Tiga hal tetap sama, dan mengetahuinya menghemat percakapan yang tidak perlu. Tarif tidak berubah karena satu metode sedang dimatikan. Pembayaran yang sudah berstatus succeeded tetap berstatus succeeded, dan uangnya tidak tersangkut di mana pun karena jalur lain sedang bermasalah. Pengaturan metode milik penjual tidak ikut terhapus, jadi tidak ada yang perlu disetel ulang setelah metodenya kembali.
Urutan lima menit saat laporan pertama masuk
Urutan ini dipilih supaya sebab yang paling murah diperiksa lebih dulu, dan hampir selalu berhenti sebelum langkah terakhir.
- Buka Pengaturan, lalu Metode pembayaran, dan baca kalimat pada metode yang hilang. Kalau kalimatnya menyebut metodenya dinonaktifkan dari akun ini, nyalakan lagi dan simpan. Selesai.
- Kalau kalimatnya menyebut penonaktifan sementara oleh Kasera Pay, tidak ada yang perlu dikerjakan pada akun. Lanjutkan berjualan dengan metode yang tersisa.
- Periksa nominal tagihan yang dilaporkan pembeli terhadap batas metodenya sebelum menyimpulkan apa pun, terutama pada tagihan di bawah Rp 10.000.
- Balas pembeli dengan salah satu dari dua kalimat di atas, sesuai apakah nomornya sudah dipegang atau belum.
- Kalau kalimatnya menyebut metodenya belum aktif di akun ini, itu satu-satunya dari empat keadaan yang perlu menghubungi dukungan, dan sebutkan metode yang dimaksud dalam pesan pertama.
Satu kebiasaan yang membuat seluruh urutan ini lebih jarang diperlukan: menyalakan lebih dari satu metode sejak awal. Tagihan yang hanya menawarkan satu jalur berhenti total ketika jalur itu berhenti, sementara tagihan yang menawarkan dua tetap bisa dibayar sepanjang keadaan ini berlangsung, tanpa satu pun pesan yang perlu dikirim.