Perbandingan · 3 September 2026
Kasera Pay vs Duitku: siapa lebih murah per channel, dan apa yang tidak diputuskan tarif
Jawaban singkatnya, dan tidak nyaman untuk ditulis di situs sendiri: pada channel yang sama-sama dimiliki, Duitku lebih murah. QRIS terpaut Rp 250 per transaksi, Virtual Account terpaut sampai Rp 2.000, dan daftar channel Duitku jauh lebih panjang. Satu-satunya channel yang lebih murah di sisi Kasera Pay adalah kartu, dengan selisih 0,1 persen. Sisa halaman ini menghitung angkanya, lalu membahas tiga hal yang tidak pernah muncul di tabel tarif dan justru lebih sering menentukan: pengembalian dana, bentuk pencairan, dan siapa yang memegang izin pembayarannya.
Kami membangun Kasera Pay, jadi kepentingannya jelas. Angka Duitku di halaman ini dibaca dari halaman harga dan dokumentasi publik mereka pada 3 September 2026. Tarif bisa berubah, jadi periksa ulang di sumbernya sebelum memutuskan. Satu catatan perbandingan yang perlu disebut lebih dulu: halaman harga Duitku menyatakan seluruh angkanya sudah termasuk PPN, sedangkan angka Kasera Pay yang diterbitkan tidak menyatakan perlakuan PPN-nya. Tabel di bawah membandingkan angka terbit masing-masing apa adanya.
QRIS: persentase yang sama, satu komponen tetap yang membedakan
Duitku mencantumkan QRIS 0,7 persen, tanpa komponen tetap. Kasera Pay meneruskan MDR QRIS 0,7 persen apa adanya lalu menambahkan Rp 250 per transaksi berhasil. Karena persentasenya identik, seluruh perbedaan ada pada Rp 250 itu, dan itu berarti selisihnya konstan di seluruh rentang nominal. Tidak ada titik impas, tidak ada nominal tempat posisinya bertukar.
| Nominal | Duitku | Kasera Pay | Selisih |
|---|---|---|---|
| Rp 25.000 | Rp 175 (0,70%) | Rp 425 (1,70%) | Rp 250 |
| Rp 150.000 | Rp 1.050 (0,70%) | Rp 1.300 (0,87%) | Rp 250 |
| Rp 500.000 | Rp 3.500 (0,70%) | Rp 3.750 (0,75%) | Rp 250 |
| Rp 2.000.000 | Rp 14.000 (0,70%) | Rp 14.250 (0,71%) | Rp 250 |
Membacanya dalam rupiah membuat selisihnya tampak sepele, dan pada nominal besar memang begitu. Yang perlu diperhatikan adalah ujung yang lain: pada pembayaran Rp 25.000, biaya di sisi Kasera Pay lebih dari dua kali lipat biaya di sisi Duitku. Untuk penjual dengan keranjang rata-rata di bawah Rp 50.000, misalnya minuman, camilan, atau iuran kecil, perbedaan itu bukan pembulatan. Untuk penjual dengan nominal ratusan ribu ke atas, Rp 250 per transaksi umumnya kalah penting dibanding hal-hal di bagian bawah halaman ini.
Ada satu hal yang belum bisa dijawab halaman mana pun hari ini. Mulai 1 Oktober 2026 MDR QRIS 0 persen berlaku sampai Rp 100.000 untuk kategori usaha kecil, menengah, dan besar, dan sampai Rp 500.000 untuk usaha mikro. Karena Kasera Pay meneruskan MDR apa adanya, komponen persennya menjadi nol di bawah ambang itu dan yang tersisa hanyalah Rp 250, sebagaimana dijelaskan di panduan memilih QRIS atau Virtual Account. Halaman harga Duitku menyebut 0,7 persen tanpa menerangkan apakah angka itu penerusan MDR atau tarif tetap mereka sendiri, dan tidak menyinggung perubahan Oktober. Kalau nominal rata-rata penjualan berada di bawah ambang tersebut, pertanyaan itu layak ditanyakan langsung ke Duitku sebelum memilih, karena jawabannya bisa membalik seluruh perbandingan di tabel atas.
Virtual Account: tarif per bank melawan tarif rata
Duitku menetapkan tarif berbeda per bank: Rp 5.000 untuk BCA, Rp 4.000 untuk Mandiri, dan Rp 3.000 untuk bank lainnya, dengan daftar bank yang lebih panjang daripada delapan bank yang aktif di Kasera Pay. Kasera Pay menagih Rp 5.000 tetap untuk kedelapan banknya, yang terdaftar di daftar metode pembayaran.
| Bank | Duitku | Kasera Pay | Selisih |
|---|---|---|---|
| BCA | Rp 5.000 | Rp 5.000 | Sama |
| Mandiri | Rp 4.000 | Rp 5.000 | Rp 1.000 |
| BRI, BNI, Permata, CIMB Niaga, Danamon, Maybank | Rp 3.000 | Rp 5.000 | Rp 2.000 |
Konsekuensi praktisnya berbeda dari yang biasa dikira. Tarif rata membuat biaya bisa dihitung tanpa peduli bank mana yang dipilih pembeli, sedangkan tarif per bank membuat biaya rata-rata bergantung pada komposisi pembeli. Toko yang pembelinya didominasi nasabah BCA akan menemukan selisih keduanya nyaris nol, sedangkan toko yang pembelinya tersebar akan menikmati tarif Rp 3.000 pada sebagian besar transaksi.
Kartu: satu-satunya channel yang lebih murah di sisi ini
Duitku mencantumkan kartu kredit 2,9 persen ditambah Rp 2.500. Kasera Pay menagih 2,8 persen ditambah Rp 2.500 untuk kode card, yang mencakup Visa, Mastercard, JCB, dan Amex. Selisihnya 0,1 persen dari nominal: Rp 500 pada pembayaran Rp 500.000 dan Rp 1.000 pada Rp 1.000.000. Pertimbangan yang lebih penting daripada selisih itu ada di artikel tentang menerima pembayaran kartu, yaitu bahwa kartu adalah satu-satunya metode yang uangnya bisa ditarik kembali berbulan kemudian lewat chargeback.
Channel yang tidak ada di Kasera Pay
Ini kekalahan terbesar dan tidak ada cara memperhalusnya. Daftar harga Duitku memuat empat kelompok channel yang tidak punya padanan di Kasera Pay: e-wallet dengan tombol tersendiri untuk OVO, DANA, LinkAja, dan ShopeePay; pembayaran tunai di gerai retail lewat Indomaret, Alfamart, Pegadaian, dan POS Indonesia; paylater lewat Indodana dan Atome; serta e-banking lewat Jenius Pay. Kasera Pay hanya punya QRIS, delapan bank Virtual Account, dan kartu.
QRIS menutup sebagian besar kebutuhan e-wallet, karena satu kode yang sama bisa dibayar dari aplikasi dompet digital mana pun yang mendukung QRIS, dan tarif QRIS umumnya lebih murah daripada tarif e-wallet langsung di daftar harga Duitku. Untuk gerai retail tidak ada padanannya sama sekali. Kalau sebagian pembeli membayar tunai di mini market, atau kalau cicilan tanpa kartu adalah bagian dari cara berjualan, perbandingan tarif tidak relevan dan Duitku yang menjawab kebutuhan itu.
Tiga hal yang tidak diputuskan tarif
Pengembalian dana. Halaman harga Duitku menyatakan bahwa sampai saat ini Duitku belum menyediakan layanan pengembalian dana transaksi, dan seluruh prosesnya ditangani pihak merchant. Kasera Pay menyediakan refund lewat API, tetapi hanya untuk pembayaran kartu; metode lain ditolak 422 refund_not_supported. Jadi kelebihannya nyata tetapi sempit. Untuk toko yang penjualannya QRIS dan Virtual Account, kedua sisi sama-sama mengembalikan uang lewat transfer manual, dan yang membedakan hanyalah catatan yang tertinggal.
Bentuk pencairan. Dokumentasi Duitku menyatakan penarikan ke rekening bank terdaftar gratis, diproses mengikuti jam kerja pukul 09.00 sampai 18.00 di luar akhir pekan dan hari libur nasional, dengan beberapa batas waktu di dalam hari itu yang menentukan apakah dana bergerak hari ini atau hari kerja berikutnya. Kasera Pay menagih Rp 3.000 per pencairan dan berjalan dengan jadwal yang diatur sendiri, termasuk pilihan manual, seperti diuraikan di panduan pencairan dana. Yang gratis jelas lebih murah; yang perlu dihitung adalah frekuensinya. Pencairan harian berarti sekitar Rp 90.000 per bulan di sisi Kasera Pay, sedangkan pencairan mingguan sekitar Rp 12.000. Duitku juga menerbitkan tabel waktu settlement per channel, dari H+1 sampai H+4 tergantung metodenya; Kasera Pay tidak menerbitkan tabel semacam itu.
Siapa pemegang izinnya. Situs Duitku menyebutkan PT Kharisma Catur Mandala memegang izin Transfer Dana dan Payment Gateway dari Bank Indonesia atas namanya sendiri. Kasera Pay memproses pembayaran melalui penyedia jasa pembayaran berlisensi, bukan atas lisensinya sendiri. Untuk sebagian pembeli perbedaan itu tidak berarti apa-apa; untuk pengadaan yang memeriksa rantai penyedia, perbedaan itu adalah pertanyaan pertama yang diajukan, dan jawabannya harus diketahui sejak awal.
Batas nominal dan volume
Default Kasera Pay adalah pembayaran minimum Rp 10.000, maksimum Rp 10.000.000 per pembayaran, seratus permintaan pembuatan per hari, dan total Rp 50.000.000 per hari, dengan hari dihitung menurut zona waktu Asia/Jakarta. Angka-angka itu bisa dinaikkan per akun. Halaman harga Duitku tidak menyebut batas serupa dan mengarahkan penjual dengan transaksi di atas Rp 500.000.000 per bulan untuk menghubungi tim penjualan mereka. Artinya, pada skala yang lebih besar, keduanya sama-sama tidak berjalan dengan angka default.
Kesimpulan
Pilih Duitku kalau biaya per transaksi adalah kriteria utama, kalau nominal rata-ratanya kecil sehingga Rp 250 terasa, kalau pembayaran di gerai retail atau paylater dibutuhkan, atau kalau pencairan dilakukan setiap hari sehingga biaya pencairan menumpuk. Pada ketiga kondisi pertama tidak ada argumen tandingan yang jujur di halaman ini.
Pilih Kasera Pay kalau yang dicari adalah satu tarif yang tidak berubah menurut bank atau jenis produk, pendaftaran yang bisa diselesaikan sebagai perorangan tanpa badan usaha seperti dijelaskan di panduan payment gateway tanpa PT, refund kartu lewat API, atau permukaan yang sengaja kecil: QRIS, Virtual Account, dan kartu, dengan satu API dan webhook bertanda tangan, tanpa katalog channel yang harus dipelajari lebih dulu. Kalau kriterianya murni angka pada tabel tarif, halaman ini sudah menyebutkan pemenangnya, dan itu bukan kami.
Pertanyaan yang sering muncul
Mana yang lebih murah untuk QRIS?
Duitku. Halaman harga Duitku pada 3 September 2026 mencantumkan QRIS 0,7 persen tanpa komponen tetap, sementara Kasera Pay menagih MDR 0,7 persen ditambah Rp 250 per transaksi berhasil. Persentasenya sama persis, jadi selisihnya tepat Rp 250 pada nominal berapa pun dan tidak pernah ada titik impas. Selisih itu paling terasa pada nominal kecil: pada pembayaran Rp 25.000 biayanya Rp 425 berbanding Rp 175, sedangkan pada Rp 2.000.000 menjadi Rp 14.250 berbanding Rp 14.000.
Bagaimana dengan Virtual Account?
Duitku juga lebih murah pada tujuh dari delapan bank yang sama. Daftar harga Duitku pada 3 September 2026 menetapkan Rp 5.000 untuk BCA, Rp 4.000 untuk Mandiri, dan Rp 3.000 untuk bank lainnya, sementara Kasera Pay menagih Rp 5.000 tetap untuk kedelapan banknya. Artinya biayanya sama untuk BCA, terpaut Rp 1.000 untuk Mandiri, dan terpaut Rp 2.000 untuk BRI, BNI, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank.
Adakah channel yang lebih murah di Kasera Pay?
Satu, dan selisihnya tipis. Kartu ditagih 2,8 persen ditambah Rp 2.500 di Kasera Pay, sedangkan halaman harga Duitku pada 3 September 2026 mencantumkan kartu kredit 2,9 persen ditambah Rp 2.500. Bedanya 0,1 persen dari nominal, yaitu Rp 500 pada pembayaran Rp 500.000 dan Rp 1.000 pada Rp 1.000.000.
Channel apa yang ada di Duitku tetapi tidak di Kasera Pay?
E-wallet dengan tombol tersendiri untuk OVO, DANA, LinkAja, dan ShopeePay; pembayaran di gerai retail lewat Indomaret, Alfamart, Pegadaian, dan POS Indonesia; paylater lewat Indodana dan Atome; serta e-banking lewat Jenius Pay. Keempat kelompok itu tercantum dengan tarif masing-masing di halaman harga Duitku pada 3 September 2026. Kasera Pay hari ini aktif pada QRIS, delapan bank Virtual Account, dan kartu, dan tidak punya padanan untuk gerai retail maupun paylater.
Bagaimana pengembalian dana ke pembeli di kedua sisi?
Halaman harga Duitku pada 3 September 2026 menyatakan bahwa Duitku belum menyediakan layanan pengembalian dana transaksi, dan seluruh prosesnya ditangani pihak merchant. Kasera Pay menyediakan refund lewat API, tetapi hanya untuk pembayaran kartu; permintaan refund pada metode lain ditolak 422 refund_not_supported. Jadi kelebihannya nyata tetapi sempit, dan untuk pembayaran QRIS maupun Virtual Account kedua sisi sama-sama mengembalikan uang lewat transfer manual.
Berapa biaya pencairan di kedua sisi?
Dokumentasi Duitku pada 3 September 2026 menyatakan penarikan dana ke rekening bank terdaftar gratis, dengan jadwal pemrosesan mengikuti jam kerja Duitku pukul 09.00 sampai 18.00 di luar Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Kasera Pay menagih Rp 3.000 per pencairan. Pada frekuensi pencairan harian selisih itu terasa, dan pada pencairan mingguan hampir tidak.