Panduan · Terbit
Cara memilih payment gateway di Indonesia: sembilan hal yang harus diperiksa sebelum mendaftar, dan cara memeriksanya dalam sepuluh menit
Mencari payment gateway hari ini berarti membuka lima atau enam situs yang terlihat hampir sama: judul yang menjanjikan pembayaran dalam hitungan menit, tiga kartu fitur, satu tabel harga, dan tombol daftar gratis. Situs seperti itu bisa dibuat dalam sehari, dan memang semakin banyak yang dibuat dalam sehari. Yang tidak bisa dibuat dalam sehari adalah sistem yang sudah memproses pembayaran orang lain setiap hari, dan itulah yang sebenarnya sedang Anda pilih.
Panduan ini menyusun sembilan hal yang membedakan keduanya. Setiap bagian menjelaskan apa yang perlu diperiksa, bagaimana Kasera Pay menjawabnya, dan cara memeriksanya sendiri pada penyedia mana pun. Semua pemeriksaan bisa dijalankan dari halaman publik, tanpa mendaftar, dalam sekitar sepuluh menit.
1. Tarif yang satu untuk semua nominal
Halaman harga hampir selalu menampilkan angka yang terlihat murah untuk contoh yang dipilih sendiri. Yang perlu dicari adalah baris kecil di bawahnya: tarif yang berubah begitu nominal melewati ambang tertentu. Pola yang semakin sering muncul adalah 0,7% untuk pembayaran kecil, lalu hampir 1% untuk pembayaran Rp 100.000 ke atas. Untuk penjual yang rata-rata pembayarannya Rp 300.000, tarif kedua itulah yang berlaku hampir sepanjang waktu.
Tarif QRIS Kasera Pay adalah 0,7% + Rp 250 untuk setiap nominal, dari Rp 10.000 sampai Rp 10.000.000, dan tarif Virtual Account Rp 5.000 tetap untuk delapan bank. Pada pembayaran Rp 500.000, selisih antara 0,7% + Rp 250 dan tarif berjenjang 0,99% adalah Rp 3.750 melawan Rp 4.950, dan selisih itu berulang pada setiap pembayaran. Tidak ada biaya bulanan, biaya pendaftaran, atau minimum transaksi, dan perubahan tarif diberitahukan 30 hari sebelumnya sesuai Syarat Layanan. Cara membaca angka-angka ini pada harga jual dibahas di tulisan tentang harga jual setelah biaya transaksi.
Cara memeriksa. Cari tanda lebih besar atau sama dengan, kata jenjang, atau bagian contoh perhitungan di halaman harga. Hitung ulang dengan nominal rata-rata Anda sendiri, bukan dengan nominal contohnya.
2. Siapa yang memegang uang Anda, dan sejak kapan
Hampir semua layanan pembayaran yang dipakai usaha kecil di Indonesia, termasuk Kasera Pay, berjalan di atas penyedia jasa pembayaran berlisensi Bank Indonesia. Kalimat "mitra berlisensi" karena itu tidak membedakan apa pun. Yang membedakan adalah tiga hal yang bisa dibaca di halaman publik: badan hukum yang menjalankan platformnya, nomor pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik atas nama badan hukum itu, dan kalimat di syarat layanan yang menyebut di mana uang Anda disimpan sebelum dicairkan.
Kasera Pay dijalankan oleh PT Kasera Technologies Indonesia, terdaftar di Komdigi sebagai PSE dengan nomor 022975.01/DJAI.PSE/04/2026, dan Syarat Layanan menyebut dengan jelas bahwa dana Anda berada di penyedia berlisensi, direkonsiliasi baris per baris, dan tetap milik Anda, bukan milik kami. Nomor pendaftaran PSE menyimpan bulan dan tahun pendaftarannya di bagian akhirnya, sehingga usia sebuah platform bisa dibaca dari nomornya sendiri.
Cara memeriksa. Cari nomor TDPSE di bagian bawah situs, lalu cocokkan di pse.komdigi.go.id. Baca bagian akhir nomornya untuk mengetahui bulan pendaftarannya. Cari nama PT di syarat layanan, dan cari kalimat yang menjawab di mana uang disimpan.
3. Jejak yang sudah ada sebelum situsnya dibuat
Sistem pembayaran yang baik jarang lahir sebagai situs. Kasera Pay lahir di meja kasir salon: sistem ini adalah jalur pembayaran di dalam software salon Kasera, yang memproses pembayaran QRIS dan Virtual Account pelanggan salon dan barbershop setiap hari sebelum pintunya dibuka untuk developer, komunitas, dan penjual online. Ceritanya ada di tulisan tentang Kasera yang berjalan di atas Kasera Pay. Artinya, setiap masalah yang biasanya baru ketahuan setelah ratusan transaksi, dari pembayaran yang lunas tapi webhook-nya tertunda sampai pencairan yang tertahan libur panjang, sudah pernah terjadi dan sudah ditulis jawabannya.
Cara memeriksa. Buka halaman blognya dan lihat tanggal terbitnya. Situs yang seluruh artikelnya terbit dalam satu minggu yang sama, dengan panjang yang sama, hampir pasti berumur satu minggu. Cari produk lain dari perusahaan yang sama, dan cari tulisan yang menjelaskan hal yang tidak berjalan mulus, bukan hanya yang berjalan.
4. Apa yang bisa dilakukan sebelum verifikasi selesai
Verifikasi identitas wajib di mana pun, karena uang yang dicairkan harus punya pemilik yang bisa dipertanggungjawabkan. Yang membedakan penyedia adalah kapan verifikasi itu diminta. Banyak penyedia meminta KTP sebelum satu rupiah pun boleh masuk, dan QRIS atas nama usaha baru terbit beberapa hari kerja setelahnya.
Di Kasera Pay pendaftaran hanya butuh email dan nomor WhatsApp. Pembayaran sungguhan sudah bisa diterima sejak menit pertama, dengan jatah seumur akun 10 pembayaran atau Rp 1.000.000 sebelum verifikasi. KTP dan rekening atas nama sendiri baru diminta sebelum pencairan pertama, peninjauannya selesai dalam 24 jam pada hari kerja, dan tidak perlu PT atau CV. Langkah-langkahnya ada di panduan verifikasi akun dan alasan usaha perorangan diterima ada di panduan payment gateway tanpa PT.
Cara memeriksa. Cari jawaban untuk dua pertanyaan di FAQ: apa yang bisa dilakukan sebelum KYC, dan berapa lama KYC ditinjau. Jawaban "instan" yang ternyata hanya berlaku untuk mode tes bukan jawaban untuk pertanyaan pertama.
5. Kapan uang bisa ditarik, ditulis dengan hari kerja
Kata "segera", "otomatis", dan "real-time" di halaman depan hampir selalu merujuk pada status pembayaran, bukan pada uangnya. Yang perlu dibaca adalah tiga angka: kapan pembayaran yang lunas boleh dicairkan, berapa biaya per pencairan, dan berapa minimumnya.
Di Kasera Pay pembayaran berstatus lunas bersifat final seketika, uangnya selesai diproses bank pada hari kerja berikutnya, pencairan dikenai Rp 3.000 per pencairan dengan minimum Rp 10.000, dan jadwalnya dipilih sendiri: harian, mingguan, dua minggu sekali, bulanan, atau manual. Biaya pencairan dibayar per penarikan, bukan per transaksi, sehingga penjual yang mencairkan seminggu sekali membayarnya empat kali sebulan berapa pun transaksinya. Rinciannya ada di panduan pencairan dana, dan yang terjadi saat libur panjang ada di tulisan tentang libur panjang dan arus kas.
Cara memeriksa. Cari kata "hari kerja" di FAQ. Cari biaya pencairan dan minimumnya di halaman harga, bukan hanya di syarat layanan. Cari apakah ada jadwal otomatis atau setiap pencairan harus diklik sendiri.
6. Mode tes yang terpisah dari uang sungguhan, dan webhook yang bisa dipercaya
Bagi developer, dua hal menentukan berapa malam yang habis untuk integrasi. Pertama, apakah mode tes benar-benar terpisah: kunci tes yang tidak bisa membuat pembayaran sungguhan, objek tes yang ditandai jelas, dan cara mendorong sebuah pembayaran tes menjadi lunas atau kedaluwarsa tanpa menunggu. Kedua, apakah webhook-nya bisa dipercaya: ditandatangani, membawa id event untuk deduplikasi, dan diulang kalau server Anda sedang mati.
Kasera Pay memisahkan kunci kp_test_ dan kp_live_ secara penuh, menandai setiap respons dan webhook dengan livemode, dan menyediakan endpoint simulasi untuk mendorong hasil apa pun. Webhook ditandatangani HMAC-SHA256 dengan stempel waktu, membawa Kasera-Event-Id, diulang sampai 7 kali dalam sekitar 33 jam, dan bisa diarahkan ke lima endpoint per mode. Setiap pembuatan pembayaran dilindungi header Idempotency-Key. Kontrak API-nya tersedia sebagai dokumen OpenAPI, dokumentasinya ada dalam bahasa Indonesia dan Inggris, dan bagi yang membangun dengan agen AI ada server MCP yang membaca kontrak itu sendiri. Semuanya dijelaskan di dokumentasi mode tes dan dokumentasi webhook.
Cara memeriksa. Buka dokumentasi webhook dan cari tiga hal: cara verifikasi tanda tangannya, berapa kali pengiriman diulang, dan cara membedakan objek tes dari objek sungguhan. Dokumentasi yang tidak menjawab ketiganya berarti Anda yang akan menemukannya di produksi.
7. Batas dan larangan yang diterbitkan sebelum mendaftar
Setiap penyedia punya batas nominal, batas harian, dan daftar usaha yang tidak diterima. Penyedia yang tidak menerbitkannya bukan penyedia tanpa batas; batasnya hanya akan Anda temukan saat sebuah pembayaran ditolak atau sebuah akun ditinjau.
Kasera Pay menerbitkan semuanya sebelum pendaftaran: minimum Rp 10.000 dan maksimum Rp 10.000.000 per pembayaran, 100 permintaan dan Rp 50.000.000 per hari per akun, jatah sebelum verifikasi, kode galat yang dikembalikan saat batas tercapai, dan cara menaikkan batas harian, di dokumentasi batas dan tulisan tentang batas harian. Daftar kegiatan yang dilarang dan yang butuh persetujuan tertulis lebih dulu ada di kebijakan penggunaan terlarang.
Cara memeriksa. Cari halaman batas atau limits di dokumentasi, dan cari daftar usaha terlarang di halaman legal. Kalau keduanya tidak ada, tanyakan sebelum mendaftar, dan simpan jawabannya.
8. Akun tim dengan peran, bukan satu kata sandi bersama
Begitu ada orang kedua yang perlu melihat pembayaran masuk, akun dengan satu kata sandi menjadi masalah: kunci API dan rekening pencairan ikut terbagi kepada semua orang. Yang perlu diperiksa adalah apakah ada peran, apakah akses bisa dicabut per orang, dan apakah ada autentikasi dua faktor.
Kasera Pay punya tiga peran, Pemilik, Developer, dan Staf, dengan undangan lewat email, autentikasi dua faktor, dan pencabutan sesi per perangkat. Kunci API dan rekening pencairan hanya bisa disentuh peran yang memang membutuhkannya. Rinciannya ada di panduan keamanan akun dan akses tim.
Cara memeriksa. Cari kata peran, tim, atau anggota di FAQ dan dokumentasi. Kalau tidak ada, akunnya dirancang untuk satu orang.
9. Dokumentasi yang menjawab sebelum Anda bertanya
Dukungan yang paling cepat adalah jawaban yang sudah tertulis. Pertanyaan yang pasti muncul dalam bulan pertama, dari pembeli yang bilang sudah bayar tapi belum masuk sampai pengembalian dana dan bukti transfer palsu, sebaiknya sudah dijawab sebelum Anda perlu menanyakannya.
Semua tulisan Kasera Pay, dari panduan integrasi per framework sampai perbandingan dengan penyedia lain yang disebut namanya dan dibaca pada tanggal yang dicantumkan, ada di satu tempat di blog dan panduan. Untuk yang belum terjawab, tim kami membalas email ke halo@kasera.id dalam satu hari kerja, dan pengguna yang sudah masuk ke dashboard mendapat jalur dukungan tambahan di dalamnya.
Cara memeriksa. Cari jawaban untuk satu pertanyaan sulit yang pasti Anda hadapi, misalnya apa yang terjadi kalau pembeli membayar setelah tautannya kedaluwarsa. Penyedia yang sudah menuliskan jawabannya sudah pernah mengalaminya.
Yang tidak dijanjikan Kasera Pay
Daftar di atas akan lebih mudah dipercaya kalau disertai yang belum ada. Kasera Pay belum menawarkan jaminan tingkat layanan tertulis pada tahap ini. Virtual Account tersedia untuk delapan bank besar, bukan semua bank. Pembayaran langsung dari aplikasi dompet digital belum aktif, meski semua dompet digital sudah bisa membayar lewat QRIS. Tidak ada objek langganan atau debet berulang di API, dan pencairan hanya ke rekening atas nama pemilik akun yang terverifikasi. Kalau salah satu dari itu yang Anda butuhkan hari ini, panduan ini tetap berlaku untuk menilai penyedia lain.
Daftar periksa sepuluh menit
- Halaman harga: adakah tarif yang berubah di ambang nominal tertentu?
- Bagian bawah situs: adakah nomor TDPSE, dan bulan apa yang tertulis di dalamnya?
- Syarat layanan: nama PT, dan di mana uang disimpan sebelum dicairkan?
- Blog: kapan artikel pertamanya terbit, dan apakah semuanya terbit pekan yang sama?
- FAQ: apa yang bisa dilakukan sebelum KYC, dan berapa lama KYC ditinjau?
- FAQ: kata "hari kerja", biaya pencairan, minimum pencairan, jadwal?
- Dokumentasi webhook: tanda tangan, jumlah pengulangan, penanda mode tes?
- Dokumentasi: halaman batas, dan halaman larangan?
- FAQ: peran tim dan autentikasi dua faktor?
Kalau sembilan jawabannya bisa ditemukan tanpa mendaftar, Anda sedang melihat sistem pembayaran, bukan situs. Kasera Pay bisa dicoba dari halaman pendaftaran dalam hitungan menit, dan semua jawaban di atas ada di halaman yang ditautkan.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah tarif QRIS yang lebih rendah selalu berarti total biaya yang lebih rendah?
Tidak, kalau tarifnya berjenjang. Tarif 0,7% yang berlaku untuk nominal kecil lalu berganti menjadi hampir 1% untuk nominal Rp 100.000 ke atas akan lebih mahal daripada 0,7% + Rp 250 pada hampir semua pembayaran yang nilainya di atas Rp 100.000. Hitung dengan nominal rata-rata pembayaran Anda sendiri, bukan dengan contoh yang dipilih halaman harganya, dan tambahkan biaya pencairan yang dibayar per penarikan, bukan per transaksi.
Apa bedanya penyedia yang berlisensi Bank Indonesia sendiri dan platform yang berjalan di atas mitra berlisensi?
Keduanya sah, dan sebagian besar layanan yang dipakai usaha kecil di Indonesia termasuk bentuk kedua, Kasera Pay juga. Yang perlu diperiksa bukan bentuknya, melainkan tiga hal yang bisa dibaca: badan hukum yang menjalankan platformnya, nomor pendaftaran PSE atas nama badan hukum itu, dan kalimat di syarat layanan yang menyebut di mana uang Anda disimpan sebelum dicairkan. Platform yang tidak bisa menjawab ketiganya di halaman publiknya sebaiknya tidak memegang uang Anda.
Kenapa saya harus verifikasi KTP padahal cuma menerima pembayaran kecil?
Karena uang yang dicairkan harus punya pemilik yang bisa dipertanggungjawabkan kepada penyedia berlisensi dan regulatornya. Yang membedakan antar penyedia adalah kapan verifikasi itu diminta. Di Kasera Pay pendaftaran hanya butuh email dan nomor WhatsApp, pembayaran sudah bisa diterima sejak menit pertama sampai jatah 10 pembayaran atau Rp 1.000.000, dan KTP baru diminta sebelum pencairan pertama, dengan peninjauan yang selesai dalam 24 jam pada hari kerja. Tidak perlu PT atau CV.