Blog · 5 September 2026
GoPay Merchant atau QRIS saja: apakah penjual perlu akun merchant di tiap dompet
Jawaban singkatnya: tidak perlu mendaftar satu akun merchant untuk tiap dompet digital. QRIS berlaku lintas penerbit, jadi satu kode QRIS sudah bisa dibayar dari GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, dan aplikasi mobile banking yang mendukung QRIS. Mendaftar di empat tempat menghasilkan empat kode yang fungsinya persis sama dan empat rekapan yang harus digabungkan sendiri di akhir hari. Perbandingan dompetnya sendiri, dari sisi pembeli yang sedang memilih aplikasi, dibahas terpisah di perbandingan ShopeePay dan GoPay.
Karena itu pertanyaannya perlu digeser. Yang benar-benar menentukan bukan dompet mana yang didaftari, melainkan bentuk QR yang dipakai: satu kode tetap yang dicetak dan dipasang di meja kasir, atau kode yang diterbitkan ulang untuk setiap pesanan. Keduanya sama-sama QRIS, keduanya menerima uang, dan hanya satu di antaranya yang bisa menyebutkan pesanan mana yang baru saja dibayar.
Apa yang benar-benar didapat dari pendaftaran GoPay Merchant
Halaman GoPay Merchant pada 5 September 2026 menyebutkan yang berikut. Pendaftaran QRIS Rp 0. Potongan transaksi QRIS ditulis sebagai MDR 0% dengan catatan bahwa tarif MDR mengikuti peraturan Bank Indonesia. Pencairan dana ke bank mana pun tanpa biaya. Syaratnya memiliki usaha berupa barang atau jasa dan belum pernah terdaftar sebagai mitra usaha Gojek lewat platform lain, dengan dokumen berupa e-KTP asli pemilik usaha, bukan fotokopi atau hasil pindai, serta rekening bank atas nama pemilik usaha untuk menerima hasil transaksi. Pendaftarannya sendiri berjalan lewat aplikasi: nomor telepon, unggah e-KTP dan swafoto, pilih kategori usaha, isi nama tampilan yang akan muncul di QRIS beserta lokasi toko, lalu daftarkan rekening.
Untuk warung, kios, salon, bengkel, dan usaha lain yang pembelinya berdiri di depan kasir, penawaran itu bagus dan sulit dikalahkan siapa pun. Tidak ada biaya masuk, tidak ada biaya bulanan, dan uangnya bisa ditarik tanpa ongkos. Halaman ini tidak akan berpura-pura sebaliknya.
Satu hal yang tidak pernah dijawab QRIS statis
Kode QRIS yang dicetak sekali membawa identitas toko, bukan identitas pesanan. Semua pembeli memindai kode yang sama dan mengetik sendiri nominalnya. Yang sampai ke catatan penjual hanyalah nominal, waktu, dan nama pengirim. Tidak ada satu pun kolom yang menyebutkan pesanan mana yang baru saja lunas.
Di konter fisik kekosongan itu tidak terasa, karena barangnya diserahkan pada detik yang sama dan kasir melihat sendiri layar keberhasilan di ponsel pembeli. Pada pesanan yang datang lewat chat dan dikirim keesokan harinya, kekosongan itu justru seluruh pekerjaannya. Dua pembeli yang sama-sama memesan paket Rp 85.000 pada sore yang sama menghasilkan dua baris masuk yang identik, dan penjual harus menebak yang mana milik siapa. Di sinilah tangkapan layar bukti transfer masuk sebagai penambal, dan tangkapan layar adalah penambal yang bisa dipalsukan.
Jalur ketiganya, yaitu QRIS yang diterbitkan per pesanan, membalik urutannya: nominal sudah terkunci sebelum pembeli memindai, dan status pembayaran melekat pada satu pesanan tertentu. Ketiga bentuk QR ini dibandingkan lengkap di panduan menerima QRIS tanpa website.
Perbandingan dua jalur
| Hal | QRIS dari akun merchant dompet | QRIS diterbitkan per pesanan |
|---|---|---|
| Bentuk kode | Satu kode tetap, dicetak sekali | Kode baru untuk tiap pembayaran |
| Nominal | Diketik pembeli | Dikunci penjual sebelum dikirim |
| Pencocokan ke pesanan | Manual, dari nominal dan waktu | Otomatis, status melekat pada pesanan |
| Cara mengetahui lunas | Notifikasi aplikasi merchant, lalu dicocokkan | Status berubah menjadi succeeded, webhook terkirim |
| Cocok untuk | Pembeli yang berdiri di depan kasir | Pesanan chat, website, pengiriman, tagihan |
| Metode selain QRIS | QRIS saja | Virtual Account dan kartu tersedia |
Biayanya, dengan angka
Pada jalur akun merchant dompet, angka yang diterbitkan GoPay untuk QRIS pada 5 September 2026 adalah pendaftaran Rp 0, MDR 0% mengikuti peraturan Bank Indonesia, dan pencairan gratis. Pada Kasera Pay, pembayaran QRIS ditagih MDR 0,7% yang diteruskan tanpa markup ditambah Rp 250 per transaksi berhasil, dan pencairan saldo ke rekening bank Rp 3.000 per pencairan, berapa pun jumlah pembayaran yang ikut di dalamnya.
Pada pesanan Rp 85.000 selisihnya menjadi Rp 845 berbanding nol, yaitu Rp 595 dari komponen MDR ditambah Rp 250. Angka itu berubah pada 1 Oktober 2026, ketika MDR 0% berlaku untuk seluruh kategori merchant sampai Rp 100.000, sehingga komponen persentase pada pesanan tersebut menjadi nol dan yang tersisa Rp 250. Perhitungan lengkapnya beserta batas per kategori ada di tulisan tentang biaya QRIS 2026.
Membandingkan kedua angka itu secara langsung tetap keliru, karena keduanya membeli hal yang berbeda. Yang dibayar pada jalur kedua bukan penerimaan uangnya, melainkan pencocokan yang tidak perlu dikerjakan lagi. Lima menit mencocokkan satu pesanan pada upah Rp 30.000 per jam bernilai Rp 2.500, sedangkan biaya QRIS pada pesanan Rp 150.000 adalah Rp 1.300, jadi pada nominal sebesar itu ongkos pencocokan menang sejak pesanan pertama. Perbandingannya berbalik di atas sekitar Rp 321.000, yaitu titik saat biaya per transaksi melewati nilai lima menit tadi, dan pada pesanan yang lebih besar alasan memakai pembayaran per pesanan bukan lagi penghematan waktu melainkan hilangnya risiko salah cocok. Hitungan itu diuraikan penuh di perbandingan formulir dan transfer manual.
Cara memilih
Penjualan sepenuhnya tatap muka. Akun merchant dompet sudah cukup, dan menambahkan apa pun di atasnya hanya menambah biaya tanpa menambah kepastian. Barang berpindah tangan saat pembayaran terjadi, jadi tidak ada yang perlu dicocokkan kemudian.
Pesanan datang dari jauh. Chat, Instagram, formulir pesanan, atau website. Di sini kode tetap berhenti bekerja, bukan karena uangnya tidak masuk, melainkan karena tidak ada yang menghubungkan uang itu ke pesanan. Alur pesanan chat dari awal sampai lunas dibahas di panduan jualan lewat WhatsApp dan Instagram.
Nominal besar atau pembeli korporat. QRIS bukan satu-satunya jawaban. Virtual Account per pesanan sering lebih tepat pada nominal besar karena tarifnya tetap dan tidak ikut naik bersama nominal. Titik impas antara kedua bentuk tarif itu dihitung di panduan memilih QRIS atau Virtual Account, dan daftar metode yang aktif hari ini ada di dokumentasi metode pembayaran.
Menjalankan keduanya berdampingan
Usaha yang punya konter sekaligus melayani pesanan jarak jauh tidak perlu memilih. QRIS statis tetap di meja kasir, pembayaran per pesanan diterbitkan untuk pembeli yang tidak datang. Satu hal yang perlu disiapkan sejak awal adalah rekapnya: kedua jalur berakhir di rekening bank yang sama, tetapi catatannya lahir di dua tempat, jadi penjumlahan penjualan harian harus menyebut sumbernya masing-masing agar tidak ada pembayaran yang terhitung dua kali. Urutan menutup buku harian tanpa membuka mutasi bank ada di panduan rekonsiliasi harian toko online.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah perlu mendaftar akun merchant di GoPay, OVO, DANA, dan ShopeePay satu per satu?
Tidak. QRIS adalah standar nasional yang berlaku lintas penerbit, jadi satu kode QRIS dari satu penerbit sudah bisa dibayar dari aplikasi dompet digital dan mobile banking mana pun yang mendukung QRIS. Mendaftar di empat tempat menghasilkan empat QR yang fungsinya sama, empat dashboard, dan empat rekapan yang harus digabungkan sendiri. Yang perlu diputuskan bukan dompetnya, melainkan bentuk QR-nya: satu kode tetap untuk konter, atau kode yang diterbitkan per pesanan.
Apa yang didapat dari pendaftaran GoPay Merchant?
Sebuah QRIS untuk usaha. Halaman GoPay Merchant pada 5 September 2026 menuliskan biaya pendaftaran QRIS Rp 0, potongan transaksi QRIS (MDR) 0% dengan catatan bahwa tarif MDR mengikuti peraturan Bank Indonesia, dan pencairan dana ke bank mana pun tanpa biaya. Syarat yang mereka sebutkan adalah memiliki usaha berupa barang atau jasa dan belum pernah terdaftar sebagai mitra usaha Gojek lewat platform lain, dengan e-KTP asli pemilik usaha serta rekening bank atas nama pemilik usaha.
Kenapa QRIS statis menyulitkan penjualan online?
Karena kode statis membawa identitas toko, bukan identitas pesanan. Semua pembeli memindai kode yang sama dan mengetik nominalnya sendiri, jadi yang tercatat hanya nominal, waktu, dan nama pengirim. Tidak ada satu pun kolom yang menyebut pesanan mana yang baru saja dibayar, sehingga pencocokan dikerjakan manusia. Pada penjualan tatap muka hal itu tidak menjadi masalah karena barangnya diserahkan saat itu juga, dan pada pesanan yang dikirim ke luar kota hal itu adalah seluruh pekerjaannya.
Bisakah keduanya dipakai bersamaan?
Bisa, dan untuk usaha yang punya konter sekaligus melayani pesanan jarak jauh itu memang susunan yang benar. QRIS statis dipasang di meja untuk pembeli yang berdiri di depan kasir, dan pembayaran per pesanan diterbitkan untuk pembeli yang memesan lewat chat atau website. Keduanya berjalan pada rekening bank yang sama, hanya sumber catatannya yang berbeda, jadi rekap hariannya perlu memisahkan kedua sumber itu sejak awal.