Blog · 8 September 2026
Biaya pemrosesan Xendit Rp 4.000 per transaksi mulai 1 Oktober 2026: apa yang berubah, hitungannya untuk penjual kecil, dan jalan keluarnya
Mulai 1 Oktober 2026, setiap transaksi yang diproses di Xendit dikenai biaya baru bernama Xendit Processing Fee. Itu bunyi halaman kebijakan harga Xendit, yang tercatat diperbarui 7 September 2026: biaya ini berlaku pada semua percobaan transaksi, yaitu penerimaan pembayaran, pencairan, dan refund, dan secara tegas termasuk percobaan yang gagal. Halaman harga Xendit untuk Indonesia, dibaca 8 September 2026, mencantumkan besarnya: Rp 4.000 per transaksi, di samping biaya metode pembayaran yang sudah ada, misalnya 0,70 persen termasuk PPN untuk QRIS.
Dalam satu kalimat: sebuah pembayaran QRIS Rp 25.000 yang hari ini dipotong Rp 175 akan dipotong Rp 4.175 mulai 1 Oktober, atau 16,7 persen dari nominalnya. Tulisan ini menghitung apa artinya untuk penjual bernominal kecil, menyebut biaya-biaya lain yang berlaku pada tanggal yang sama, dan menunjukkan jalan keluarnya.
Kami membangun Kasera Pay, jadi ini tulisan dari pihak yang punya kepentingan. Karena itu setiap angka Xendit di sini dikutip dari halaman Xendit sendiri dengan tanggal pembacaannya, angka Kasera Pay dari halaman harga dan syarat layanan kami pada tanggal yang sama, dan bagian yang tetap dimenangkan Xendit disebut sejelas bagian yang tidak.
Apa saja yang berubah pada 1 Oktober 2026
Biaya pemrosesan adalah yang paling terasa, tetapi bukan satu-satunya. Halaman kebijakan harga Xendit mencantumkan lima perubahan dengan tanggal berlaku masing-masing:
- Biaya pemrosesan per percobaan transaksi, Rp 4.000 di Indonesia menurut halaman harga. Berlaku pada penerimaan pembayaran, pencairan, dan refund, termasuk percobaan yang gagal. Menurut dokumentasi biaya Xendit, biaya ini diakumulasi dan dipotong sekaligus setiap hari, pada hari permintaan transaksinya dibuat.
- Refund tidak mengembalikan biaya. Biaya metode pembayaran dan biaya pemrosesan pada transaksi asli tetap ditahan, dan refund-nya sendiri dikenai biaya pemrosesan lagi.
- Biaya sengketa kartu USD 25 per chargeback, apa pun hasil sengketanya, mulai 1 Oktober 2026.
- Minimum bulanan USD 50 untuk akun yang tidak bertransaksi selama 180 hari, mulai 1 Oktober 2026.
- Biaya pemeliharaan USD 250 per bulan bagi akun yang masih memakai API lama Xendit, mulai 1 Oktober 2026.
- Shopify Partner Fee 0,50 persen dari volume transaksi bagi yang terhubung lewat Shopify, mulai 1 Desember 2026.
Halaman yang sama menyebut tidak ada tindakan yang diperlukan: tarif baru diterapkan otomatis ke akun pada tanggal berlakunya. Bagi yang tidak setuju, halaman itu menyebut pilihan mengubah layanan atau menutup akun sebelum tanggal berlaku. Tanggal itu yang menentukan urutan langkah di bagian akhir tulisan ini.
Hitungannya per transaksi QRIS
Tabel berikut membandingkan biaya satu pembayaran QRIS yang berhasil pada tiga keadaan: Xendit sampai 30 September dengan biaya metode 0,70 persen saja, Xendit mulai 1 Oktober dengan tambahan Rp 4.000, dan Kasera Pay mulai 1 Oktober. Kolom terakhir memakai MDR yang diteruskan apa adanya ditambah biaya tetap Rp 250, dan sudah memperhitungkan ketentuan Bank Indonesia bahwa mulai tanggal yang sama semua kategori merchant bebas MDR untuk transaksi sampai Rp 100.000, yang dibahas di biaya QRIS 2026.
| Nominal | Xendit sampai 30 Sep | Xendit mulai 1 Okt | Kasera Pay mulai 1 Okt |
|---|---|---|---|
| Rp 25.000 | Rp 175 (0,7%) | Rp 4.175 (16,7%) | Rp 250 (1,0%) |
| Rp 50.000 | Rp 350 (0,7%) | Rp 4.350 (8,7%) | Rp 250 (0,5%) |
| Rp 100.000 | Rp 700 (0,7%) | Rp 4.700 (4,7%) | Rp 250 (0,25%) |
| Rp 500.000 | Rp 3.500 (0,7%) | Rp 7.500 (1,5%) | Rp 3.750 (0,75%) |
| Rp 2.000.000 | Rp 14.000 (0,7%) | Rp 18.000 (0,9%) | Rp 14.250 (0,71%) |
Dua catatan agar tabel ini dibaca dengan adil. Pertama, halaman harga Xendit yang dibaca 8 September belum mencantumkan penyesuaian untuk ketentuan MDR 0 persen; kalau komponen persen Xendit ikut turun pada 1 Oktober, biayanya pada Rp 25.000 menjadi Rp 4.000, bukan Rp 4.175, dan gambaran besarnya tidak berubah. Kedua, Xendit menandai 0,70 persennya sebagai sudah termasuk PPN, sedangkan perlakuan pajak atas komponen tetap di kedua sisi tidak dinyatakan pada halaman harga masing-masing, jadi angka di rekening koran bisa bergeser sedikit.
Yang terbaca dari tabel: pada nominal Rp 2.000.000 kedua penyedia berada di kisaran yang sama, dan biaya bukan alasan untuk pindah. Pada nominal di bawah Rp 100.000, komponen tetap Rp 4.000 menjadi hampir seluruh biaya, dan itulah kelompok penjual yang paling terpukul: warung, jasa kecil, penjual di Instagram dan WhatsApp, panitia acara, dan bendahara komunitas.
Yang tidak muncul di tabel harga
Tabel di atas menghitung pembayaran yang berhasil. Tiga hal berikut menagih tanpa ada uang yang masuk, dan ketiganya tertulis di halaman Xendit sendiri.
Percobaan yang gagal tetap ditagih
Dokumentasi biaya Xendit menyebut biaya pemrosesan berlaku pada setiap percobaan penerimaan pembayaran, pencairan, atau refund yang dibuat lewat API atau Payment Links, dan halaman kebijakan harganya menegaskan ini termasuk semua percobaan yang gagal. Pembeli yang membuka tautan lalu tidak jadi membayar, sistem yang mencoba ulang karena time-out, atau integrasi yang membuat dua permintaan untuk satu pesanan, masing-masing adalah percobaan. Integrasi yang tidak memakai kunci idempoten akan membayar biaya ini berkali-kali untuk pesanan yang sama; jebakannya dibahas di artikel Idempotency-Key.
Di Kasera Pay, syarat layanan menyebut biaya transaksi dikenakan pada setiap pembayaran yang berhasil, sesuai metode pembayarannya. Permintaan pembayaran yang kedaluwarsa tanpa dibayar berstatus expired dan tidak ditagih apa pun.
Refund membayar dua kali
Sebuah penjualan Rp 100.000 yang di-refund penuh di Xendit setelah 1 Oktober menyisakan biaya Rp 4.700 dari pembayaran aslinya ditambah Rp 4.000 untuk refund-nya: Rp 8.700 untuk transaksi yang akhirnya tidak menghasilkan apa-apa. Di Kasera Pay, biaya atas pembayaran asli tetap berlaku, dan tidak ada biaya refund terpisah.
Biaya yang tidak terkait transaksi
Minimum bulanan USD 50 untuk akun tidak aktif dan USD 250 per bulan untuk API lama adalah biaya yang datang tanpa satu pun penjualan. Kasera Pay tidak punya biaya bulanan, biaya pendaftaran, biaya akun tidak aktif, atau biaya sengketa terpisah; untuk chargeback kartu, jumlah yang ditarik bank dipotong dari pencairan berikutnya dan biaya atas pembayaran itu tetap berlaku, tanpa tambahan.
Sebulan di sebuah toko kecil
Ambil toko online kategori usaha kecil yang dipakai di tulisan biaya QRIS 2026: 120 pesanan sebulan, rata-rata Rp 85.000, bruto Rp 10.200.000, semuanya dibayar dengan QRIS. Tambahkan dua asumsi yang dinyatakan terbuka: 15 tautan yang dibuka tetapi tidak dibayar, dan dua refund. Di Kasera Pay, pencairannya seminggu sekali.
| Komponen | Xendit sampai 30 Sep | Xendit mulai 1 Okt | Kasera Pay mulai 1 Okt |
|---|---|---|---|
| Biaya metode atau MDR | Rp 71.400 | Rp 71.400 | Rp 0 |
| Biaya tetap, 120 pembayaran berhasil | Rp 0 | Rp 480.000 | Rp 30.000 |
| 15 percobaan gagal | Rp 0 | Rp 60.000 | Rp 0 |
| 2 refund | Rp 0 | Rp 8.000 | Rp 0 |
| Pencairan, 4 kali | tidak dibandingkan | tidak dibandingkan | Rp 12.000 |
| Total | Rp 71.400 (0,7%) | Rp 619.400 (6,1%) | Rp 42.000 (0,4%) |
Kolom Xendit mengikuti tarif metode 0,70 persen yang tercantum di halaman harganya, dan biaya pencairan Xendit sengaja tidak dibandingkan karena bentuknya bergantung pada cara dana ditarik. Kolom Kasera Pay memakai MDR 0 persen karena semua pesanan di contoh ini di bawah Rp 100.000; pada pesanan di atas itu, MDR 0,7 persennya kembali dihitung. Yang menggerakkan angka dari 0,7 persen ke 6,1 persen bukan persentase, melainkan Rp 4.000 yang dikalikan setiap percobaan.
Yang jujur harus disebut
Xendit tetap unggul pada hal-hal yang tidak ada di Kasera Pay hari ini: e-wallet sebagai channel tersendiri seperti OVO, DANA, GoPay, dan ShopeePay, paylater, pembayaran di gerai Alfamart dan Indomaret, cicilan kartu, payout ke banyak penerima lewat API, dan operasi di luar Indonesia. Kasera Pay melayani QRIS, Virtual Account delapan bank, dan kartu kredit dan debit, dengan batas Rp 10.000.000 per pembayaran, Rp 50.000.000 per hari, dan 100 permintaan per hari yang bisa dinaikkan. Perlu dicatat bahwa satu kode QRIS bisa dibayar dari aplikasi e-wallet dan mobile banking mana pun, jadi pengguna OVO atau DANA tetap bisa membayar.
Kalau pembeli Anda memang butuh paylater atau membayar di gerai retail, atau transaksi rutin melewati Rp 10 juta, Xendit atau penyedia lain tetap diperlukan, dan integrasi Kasera Pay cukup kecil untuk dipasang berdampingan dan mengambil transaksi bernominal kecil yang paling terpukul biaya tetap. Perbandingan lengkap per channel, syarat masuk, dan batas nominal ada di Kasera Pay vs Xendit.
Cara pindah tanpa berhenti berjualan
Ada tiga minggu sampai 1 Oktober, dan itu cukup, karena migrasi payment gateway tidak pernah perlu satu malam pergantian. Urutannya:
- Daftar dan verifikasi. Perorangan tanpa badan usaha bisa mendaftar; syaratnya usia 17 tahun dan KTP. Urutan dua tingkat verifikasinya ada di panduan verifikasi akun, dan kasus tanpa PT dibahas di panduan payment gateway tanpa PT.
- Jalankan berdampingan. Pesanan baru dibuat di Kasera Pay, pesanan yang sudah terlanjur dibuat di gateway lama dibiarkan selesai di sana. Tujuh langkahnya, termasuk dua webhook yang hidup bersamaan dan nomor pesanan yang harus sama di kedua sisi, ada di panduan pindah gateway tanpa downtime.
- Kalau selama ini memakai tautan dari dashboard, tidak perlu integrasi sama sekali: tautan pembayaran dan halaman pembayaran permanen dibahas di panduan menerima QRIS tanpa website.
- Sebelum pembeli pertama membayar, jalankan checklist sebelum go-live, dan matikan integrasi lama sebelum tanggal berlaku tarif barunya.
Biaya yang menunggu di sisi ini: QRIS 0,7 persen ditambah Rp 250 per pembayaran yang berhasil, pencairan Rp 3.000 per pencairan, dan tidak ada yang lain. Kalau tarif itu berubah, syarat layanan kami mewajibkan pemberitahuan 30 hari sebelumnya.
Sumber
- Xendit Pricing Policy, Xendit Help Center, tercatat diperbarui 7 September 2026, dibaca 8 September 2026.
- Pricing, Xendit Indonesia, dibaca 8 September 2026.
- Transaction fees, Xendit Docs, dibaca 8 September 2026.
- Halaman harga Kasera Pay dan syarat layanan Kasera Pay, 8 September 2026.
- Ketentuan MDR QRIS 0 persen mulai 1 Oktober 2026, dirangkum beserta sumbernya di biaya QRIS 2026.
Pertanyaan umum
Apakah biaya pemrosesan Rp 4.000 Xendit sudah berlaku sekarang?
Belum. Halaman kebijakan harga Xendit, yang tercatat diperbarui 7 September 2026, menyebut biaya pemrosesan diberlakukan pada setiap transaksi mulai 1 Oktober 2026. Halaman harga Xendit untuk Indonesia yang dibaca 8 September 2026 sudah mencantumkan Rp 4.000 sebagai biaya pemrosesan pada QRIS, Virtual Account, e-wallet, dan hampir semua channel lain, di samping biaya metode pembayarannya.
Apakah pembayaran yang gagal ikut ditagih biaya pemrosesan?
Ya. Halaman kebijakan harga Xendit menyatakan biaya pemrosesan berlaku pada semua percobaan transaksi, termasuk penerimaan pembayaran, pencairan, dan refund, dan secara tegas termasuk percobaan yang gagal. Di Kasera Pay, syarat layanan menyebut biaya transaksi hanya dikenakan pada pembayaran yang berhasil; permintaan pembayaran yang kedaluwarsa tanpa dibayar tidak ditagih apa pun.
Kalau saya me-refund pembeli, apakah biayanya kembali?
Tidak. Dokumentasi biaya Xendit menyebut biaya metode pembayaran dan biaya pemrosesan tetap ditahan pada transaksi yang di-refund, dan refund itu sendiri dikenai biaya pemrosesan lagi karena dihitung sebagai percobaan transaksi baru. Di Kasera Pay, biaya atas pembayaran asli tetap berlaku, tetapi tidak ada biaya refund terpisah.
Apakah harus punya PT untuk pindah ke Kasera Pay?
Tidak. Syarat layanan Kasera Pay meminta usia minimal 17 tahun dan KTP yang sah, bertindak untuk diri sendiri atau untuk usaha yang berwenang diwakili. Menerima pembayaran sudah bisa setelah email, nomor ponsel, dan profil usaha terverifikasi; menarik dana memerlukan verifikasi penuh dengan KTP, selfie, dan rekening bank atas nama sendiri.
Berapa biaya Kasera Pay?
QRIS 0,7 persen ditambah Rp 250, kartu 2,8 persen ditambah Rp 2.500, dan Virtual Account Rp 5.000 per transaksi, dikenakan hanya pada pembayaran yang berhasil. Pencairan Rp 3.000 per pencairan dengan minimum Rp 10.000. Tidak ada biaya bulanan, biaya pendaftaran, biaya akun tidak aktif, atau biaya di luar daftar itu. Angka ini dari halaman harga dan syarat layanan Kasera Pay per 8 September 2026.