Perbandingan · Terbit
Kasera Pay vs LOKET: platform tiket dengan e-tiket, check-in, dan biaya layanan 3,5%, melawan tagihan per pembayaran untuk panitia yang mendata pesertanya sendiri
Jawaban singkatnya: LOKET menjual tiket, Kasera Pay menerima pembayaran. LOKET memberi e-tiket, pemeriksaan di pintu masuk, promo, dan penonton yang menemukan acara lewat halamannya, dengan biaya 3,5% dari total penjualan dan uang yang baru ditagih setelah acara selesai. Kasera Pay jauh lebih murah per tiket dan uangnya bisa dicairkan sebelum hari-H, tetapi tiket, daftar peserta, dan pemeriksaan di pintu masuk harus diurus panitia sendiri. Pilih LOKET untuk konser dan festival berbayar dengan ribuan penonton yang tiketnya harus dipindai. Pilih Kasera Pay untuk seminar, workshop, turnamen, pentas sekolah, dan acara komunitas dengan peserta puluhan sampai beberapa ratus orang. Seluruh keterangan tentang LOKET di halaman ini dibaca dari loket.com (halaman biaya, halaman kerja sama, dan syarat dan ketentuannya) pada 24 Oktober 2026, saat artikel ini ditulis. Ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri.
Apa yang sebenarnya ditawarkan LOKET
LOKET dijalankan PT Global Loket Sejahtera dan menjadi tempat penjualan tiket untuk konser, festival, pameran, seminar, acara olahraga, dan acara keagamaan. Satu akun bisa dipakai sebagai pembeli atau sebagai event creator. Yang didapat event creator:
- E-tiket yang dikirim LOKET ke email pembeli, dan fitur check-in untuk memeriksanya di lokasi.
- Promo yang dibuat sendiri, dan antrean pembelian untuk penjualan yang diperebutkan.
- Distribusi: acara tampil di halaman jelajah LOKET, dan penempatan promosi tambahan bisa dibeli terpisah.
- Metode pembayaran yang lebih beragam daripada Kasera Pay: dompet digital, paylater, Virtual Account, transfer bank, dan gerai minimarket, semuanya dengan biaya layanan yang sama, 3,5%.
Kasera Pay tidak menerbitkan tiket, tidak memeriksa tiket di pintu masuk, dan tidak punya halaman jelajah acara. Yang dibuat adalah permintaan pembayaran atau satu halaman pembayaran permanen yang alamatnya bisa dipasang di poster. Pembeli membayar dengan QRIS atau Virtual Account dari tujuh bank, dan statusnya berubah menjadi Dibayar saat uangnya masuk. Daftar metode yang aktif hari ini ada di dokumentasi metode pembayaran.
Biaya per tiket
LOKET mengenakan 3,5% dari total penjualan, sudah termasuk PPN, dan pajak hiburan menjadi tanggung jawab event creator. Kasera Pay mengenakan QRIS 0,7% (dibulatkan ke atas) + Rp 250 atau Virtual Account Rp 5.000 per pembayaran berhasil; PPN tidak ditambahkan lagi. Virtual Account Kasera Pay baru bisa dipakai mulai Rp 10.000.
| Harga tiket | LOKET (3,5%) | Kasera Pay QRIS | Kasera Pay Virtual Account |
|---|---|---|---|
| Rp 25.000 | Rp 875 | Rp 425 | Rp 5.000 |
| Rp 50.000 | Rp 1.750 | Rp 600 | Rp 5.000 |
| Rp 150.000 | Rp 5.250 | Rp 1.300 | Rp 5.000 |
| Rp 500.000 | Rp 17.500 | Rp 3.750 | Rp 5.000 |
Angka per tiket itu belum seluruh ceritanya. Contoh hitungan di halaman kerja sama LOKET menjual 100 tiket seharga Rp 50.000, total Rp 5.000.000, dan mencantumkan biaya layanan Rp 500.000 dengan catatan komisi minimum Rp 500.000 berlaku, sehingga event creator menerima Rp 4.500.000. Tanpa minimum, 3,5% dari Rp 5.000.000 hanya Rp 175.000. Kalau minimum itu berlaku untuk sebuah acara, biaya Rp 500.000 baru setara 3,5% saat penjualan mencapai sekitar Rp 14,3 juta, jadi acara kecil membayar jauh di atas 3,5%. Penjualan yang sama lewat QRIS Kasera Pay, 100 pembayaran Rp 50.000, dikenai Rp 60.000, ditambah Rp 3.000 per pencairan. Cara biaya Kasera Pay dihitung ada di halaman biaya transaksi dan pencairan.
Keduanya bisa membebankan biaya ke pembeli. Di LOKET, biaya layanan 3,5% ditambahkan saat pembelian kalau model itu dipilih saat membuat event. Di Kasera Pay, opsi Terima utuh membuat pembeli melihat total yang lebih besar: tiket Rp 50.000 menjadi Rp 50.605 lewat QRIS.
Kapan uangnya bisa dipakai
Bagi panitia, ini sering lebih penting daripada tarif. Menurut syarat dan ketentuan LOKET, hasil penjualan tiket ditagih event creator setelah acara berakhir, lalu diproses paling lama 10 hari kerja sejak persyaratannya lengkap. Hasil yang tidak ditagih dalam 30 hari kalender setelah acara menjadi milik LOKET. Artinya sewa gedung, sound system, dan konsumsi harus dibayar dari kantong panitia atau sponsor lebih dulu.
Di Kasera Pay, setiap pembayaran tiket masuk ke saldo dan dicairkan ke rekening sesuai jadwal yang dipilih: harian, mingguan, dua minggu sekali, bulanan, atau manual, dengan biaya Rp 3.000 per pencairan. Uang tiket presale bisa dipakai membayar uang muka vendor. Justru karena itu Kasera Pay meminta izin lebih dulu: tiket termasuk hal yang dibayar jauh sebelum diserahkan, dan menurut kebijakan penggunaan terlarang penjualannya membutuhkan persetujuan tertulis sebelum dimulai. Panitia yang juga memegang dana untuk vendor lain masuk daftar yang sama. Urutannya adalah mendaftar, menyelesaikan verifikasi, mengabarkan rencana acara beserta tanggalnya ke halo@kasera.id, lalu menunggu jawaban.
Kalau acara batal
Di LOKET, menurut syarat dan ketentuannya, pembeli menerima kembali 100% harga tiket lewat LOKET, sementara biaya layanan dan biaya lain yang sudah keluar, termasuk biaya administrasi bank untuk transfer pengembalian, tetap ditagihkan kepada event creator. Kekurangannya wajib dibayar event creator paling lambat 7 hari. Perubahan acara wajib diberitahukan paling lambat 7 hari sebelumnya.
Di Kasera Pay tidak ada tombol maupun endpoint pengembalian dana untuk QRIS dan Virtual Account. Panitia mentransfer sendiri dari rekeningnya, dan biaya transaksi yang sudah terpakai tidak kembali. Di kedua tempat, biaya penjualan hilang kalau acara batal; yang berbeda adalah siapa yang mengerjakan pengembaliannya.
Hari-H dan daftar peserta
Ini wilayah LOKET sepenuhnya. Dengan Kasera Pay, daftar hadir dibuat dari ekspor CSV transaksi berstatus Dibayar, dengan nama dan nomor peserta yang diminta ditulis di kolom catatan, atau panitia menerbitkan kode masuk sendiri setelah menerima webhook payment.paid. Cara pertama memadai sampai kira-kira dua ratus peserta. Susunan lengkapnya, dari kuota kursi yang tidak dijaga sistem pembayaran sampai meja registrasi, ada di panduan menjual tiket acara dengan QRIS.
Satu catatan untuk pembelian rombongan: mulai 26 Oktober 2026, pembayaran di atas Rp 1.000.000 di Kasera Pay dikenai 1% atas seluruh nominal untuk QRIS maupun Virtual Account, dan harus mencantumkan nama dan kontak pembeli, keterangan, serta tanggal pengiriman, yang untuk tiket berarti tanggal acaranya.
Cara memutuskan
- Pilih LOKET kalau tiket harus dipindai di gerbang, kalau penonton diharapkan datang dari halaman jelajah dan promo LOKET, kalau penjualan dibuka serentak untuk ribuan orang dan butuh antrean, atau kalau pembeli perlu dompet digital, paylater, atau gerai minimarket.
- Pilih Kasera Pay kalau pesertanya datang dari grup, sekolah, atau komunitas sendiri, kalau total penjualannya belasan juta ke bawah sehingga komisi minimum terasa, kalau uang presale dibutuhkan sebelum hari-H, atau kalau pendaftaran sudah berjalan di formulir dan website sendiri yang cukup ditambah pembayaran.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa biaya LOKET untuk event creator?
Menurut halaman biaya LOKET yang dibaca pada 24 Oktober 2026, biaya layanan tiket adalah 3,5% dari total penjualan, sudah termasuk PPN, dan bisa ditanggung event creator atau ditambahkan ke harga yang dibayar pembeli. Contoh hitungan di halaman kerja sama LOKET mencantumkan komisi minimum Rp 500.000: 100 tiket seharga Rp 50.000 menghasilkan biaya Rp 500.000, bukan Rp 175.000.
Kapan panitia menerima uang hasil penjualan tiket?
Di LOKET, menurut syarat dan ketentuannya, hasil penjualan ditagih setelah acara berakhir dan diproses paling lama 10 hari kerja setelah persyaratannya lengkap; hasil yang tidak ditagih dalam 30 hari kalender setelah acara menjadi milik LOKET. Di Kasera Pay, setiap pembayaran masuk ke saldo dan dicairkan ke rekening sesuai jadwal yang dipilih, tanpa menunggu acaranya selesai.
Apakah Kasera Pay menerbitkan e-tiket dan memeriksa tiket di pintu masuk?
Tidak. Kasera Pay hanya menerima pembayaran. Tidak ada tiket ber-QR, tidak ada pemindaian, dan tidak ada penandaan hadir. Panitia memakai daftar dari ekspor CSV transaksi berstatus Dibayar, atau menerbitkan kode masuknya sendiri setelah menerima webhook payment.paid.
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs Ayolinx
- Kasera Pay vs BAYAR GG
- Kasera Pay vs Bayarind
- Kasera Pay vs BukuWarung
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Espay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs Finpay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs iPay88
- Kasera Pay vs iPaymu
- Kasera Pay vs KaryaKarsa
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs NICEPAY
- Kasera Pay vs OrderOnline
- Kasera Pay vs OttoPay
- Kasera Pay vs OY! Indonesia
- Kasera Pay vs Pakasir
- Kasera Pay vs Paper.id
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Paydisini
- Kasera Pay vs Paylabs
- Kasera Pay vs Prismalink
- Kasera Pay vs Qrispy
- Kasera Pay vs Sakurupiah
- Kasera Pay vs Scalev
- Kasera Pay vs SociaBuzz
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit
- Kasera Pay vs YUKK