Perbandingan · Terbit
Kasera Pay vs Paydisini: tarif Virtual Account yang lebih rendah di balik pendaftaran yang ditutup sejak Desember 2024, melawan pendaftaran terbuka, QRIS Rp 500 sampai Rp 100.000, dan dokumentasi API yang bisa dibaca
Jawaban singkatnya: di atas kertas Paydisini lebih murah untuk Virtual Account, Rp 2.500 sampai Rp 4.500 per bank melawan Rp 5.000 di Kasera Pay, dan punya lebih banyak channel pembayaran. Masalahnya, merchant baru tidak bisa mendaftar. Setiap tombol Daftar di situsnya membuka pemberitahuan bertanggal 20 Desember 2024 bahwa pendaftaran pengguna baru ditutup sementara, dan pemberitahuan itu masih tampil hari ini. Kasera Pay menerima pendaftaran perorangan tanpa PT, lebih murah untuk QRIS bernominal sekitar Rp 71.400 sampai Rp 100.000, dan dokumentasi API-nya terbuka. Seluruh keterangan tentang Paydisini di halaman ini dibaca dari paydisini.co.id pada 18 Oktober 2026, saat artikel ini ditulis. Ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri.
Status pendaftaran: yang dilihat calon merchant hari ini
Beranda Paydisini punya tiga tombol Daftar. Ketiganya membuka jendela Informasi yang sama, bertanggal 20 Desember 2024, berjudul “Pemberitahuan mengenai pendaftaran”. Isinya: pendaftaran untuk pengguna baru ditutup sementara karena Paydisini sedang meningkatkan sistem keamanan dan kenyamanan merchant. Tidak ada tanggal dibuka kembali. Alamat pendaftaran perorangannya, web.paydisini.co.id/auth/daftar/personal, menampilkan formulir masuk untuk akun yang sudah ada. Pola ini sama dengan yang dialami calon merchant TriPay, yang dibahas di perbandingan Kasera Pay dan TriPay.
Karena itu halaman ini berguna untuk dua pembaca: orang yang menemukan Paydisini lewat rekomendasi lalu tidak bisa mendaftar, dan merchant lama Paydisini yang ingin punya jalur kedua. Untuk yang pertama, tabel biaya di bawah hanya relevan kalau pendaftarannya dibuka lagi.
Siapa Paydisini
Bagian Perizinan di situsnya menyebut Paydisini dikembangkan oleh PT Disini Digital Teknologi, terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik di Kominfo, dan tidak menyelenggarakan sendiri produk jasa keuangan yang diatur. Paydisini bermitra dengan perusahaan payment gateway berlisensi, dan proses pembayaran serta penyimpanan dana dikelola mitra bank. Bagian lain situsnya menyebut PT Disini Digital Indonesia. Situsnya mengklaim lebih dari 3.000 merchant aktif dan lebih dari 2 juta transaksi. Kasera Pay juga bekerja dengan penyedia jasa pembayaran berlisensi, jadi bentuknya sama: yang dibandingkan adalah tarif, integrasi, dan cara kerja, bukan izin.
Biaya per nominal
Bagian Channel Pembayaran di beranda Paydisini mencantumkan biaya per transaksi berikut: Virtual Account BCA Rp 4.500, BNI Rp 4.000, Maybank Rp 4.000, BSI Rp 3.500, BNC Rp 3.500, dan “Bank Lainnya” Rp 2.500, dengan pencairan H+1; QRIS 0,7% dan e-wallet lain 3%, pencairan H+1; gerai retail Rp 3.000, pencairan H+3. Bank mana yang masuk “Bank Lainnya” tidak dirinci. Halaman itu menulis “biaya pencairan murah” tanpa angkanya, dan tidak menyebut PPN atau nominal minimum.
Kasera Pay mengenakan QRIS Rp 500 flat untuk pembayaran sampai Rp 100.000 dan 0,7% + Rp 250 di atasnya, Virtual Account Rp 5.000 per pembayaran berhasil, dan Rp 3.000 per pencairan ke rekening, tanpa biaya bulanan, seperti dirinci di halaman biaya. Ilustrasi dengan angka yang tercantum di kedua situs:
| Pembayaran (ilustrasi) | Paydisini | Kasera Pay |
|---|---|---|
| QRIS Rp 25.000 | Rp 175 | Rp 500 |
| QRIS Rp 90.000 | Rp 630 | Rp 500 |
| QRIS Rp 150.000 | Rp 1.050 | Rp 1.050 + Rp 250 = Rp 1.300 |
| QRIS Rp 1.000.000 | Rp 7.000 | Rp 7.000 + Rp 250 = Rp 7.250 |
| Virtual Account BNI Rp 500.000 | Rp 4.000 | Rp 5.000 |
| Virtual Account bank “lainnya” Rp 500.000 | Rp 2.500 | Rp 5.000 |
| Virtual Account BCA Rp 500.000 | Rp 4.500 | Tidak tersedia |
Kolom Paydisini belum memuat PPN dan biaya pencairan karena keduanya tidak tertulis. Kolom Kasera Pay sudah final per pembayaran, dan biaya pencairannya dihitung per pencairan, bukan per pembayaran. Untuk merchant lama yang kebanyakan menerima Virtual Account, selisih Rp 2.500 per pembayaran menjadi Rp 500.000 pada 200 pembayaran sebulan. Itu alasan nyata untuk tetap memakai Paydisini selama akunnya berjalan. Untuk QRIS di antara Rp 71.400 dan Rp 100.000, arahnya terbalik.
Channel pembayaran: Paydisini lebih lebar
| Kebutuhan | Paydisini | Kasera Pay |
|---|---|---|
| QRIS | Ada | Ada, dinamis per tagihan, plus halaman pembayaran permanen dengan QR cetak |
| Virtual Account | BCA, BNI, Maybank, BSI, BNC, dan bank lain yang tidak dirinci | Tujuh bank: BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, Maybank |
| E-wallet sebagai channel tersendiri | Ada, 3% | Tidak ada; pembeli membayar dari aplikasi e-wallet lewat QRIS |
| Gerai retail | Ada | Tidak ada |
| Menagih tanpa website | Tidak disebut di beranda; FAQ-nya mengarahkan ke integrasi API | Tautan per tagihan dari dashboard, plus halaman pembayaran permanen |
Daftar lengkap metode Kasera Pay ada di referensi metode pembayaran. Pembeli yang terbiasa membayar di minimarket atau ke Virtual Account BCA tidak punya jalurnya di Kasera Pay.
Dokumentasi API dan callback
Situs Paydisini menyebut dokumentasi API yang “detail dan menyeluruh”, tetapi saat artikel ini ditulis dokumentasinya tidak bisa dibaca tanpa akun: alamat /dokumentasi dan /docs kembali ke beranda, dan docs.paydisini.co.id tidak menjawab. Alamat paydisini.co.id/api/ menjawab permintaan kosong dengan “Key tidak bisa kosong”, jadi API-nya hidup, tetapi format callback dan cara memverifikasinya tidak bisa dibandingkan di sini.
Di Kasera Pay, tagihan dibuat dengan API key bearer ke POST /v1/transactions, dan header Idempotency-Key mencegah tagihan ganda saat permintaan diulang. Statusnya pending, succeeded, atau expired, dan pembayaran yang masuk dikabarkan lewat event payment.paid bertanda tangan Kasera-Signature-V1, dicoba ulang sampai tujuh kali dalam sekitar 33 jam. Semuanya bisa dibaca tanpa akun di dokumentasi webhook, ditambah SDK resmi PHP dan JavaScript.
Merchant lama Paydisini yang menambah jalur kedua
- Daftar dan selesaikan verifikasi lebih dulu. Perorangan memakai KTP dan selfie, dengan rekening pencairan atas nama yang sama; badan usaha menambahkan SK Pendirian, SK Pernyataan, NPWP Perusahaan, dan NIB, seperti dirinci di dokumentasi verifikasi. Sebelum verifikasi selesai, akun sudah bisa membuat 10 permintaan pembayaran dengan total Rp 1.000.000.
- Bangun integrasi di mode tes, termasuk endpoint webhook yang terpisah dari callback Paydisini. Jangan memakai satu endpoint untuk dua format.
- Tentukan satu tanggal peralihan: pesanan yang dibuat sejak tanggal itu ditagih lewat Kasera Pay, dan tagihan Paydisini yang masih menunggu dibiarkan selesai atau kedaluwarsa di sana.
- Simpan nama gateway di setiap pesanan, agar rekonsiliasi bulan peralihan tidak mencampur dua sumber pencairan.
Cara memutuskan
- Tetap di Paydisini kalau akunnya sudah aktif, sebagian besar pembayaran masuk lewat Virtual Account, dan pembeli butuh Virtual Account BCA, BSI, e-wallet sebagai tombol tersendiri, atau gerai retail.
- Pilih Kasera Pay kalau belum punya akun Paydisini dan tidak bisa menunggu pendaftarannya dibuka; kalau developer harus membaca API dan format webhook sebelum memutuskan; kalau banyak pembayaran QRIS bernominal sekitar Rp 71.400 sampai Rp 100.000; atau kalau penagihan dilakukan lewat tautan dari dashboard tanpa website.
Kriteria memilih gateway secara umum dibahas di panduan memilih payment gateway.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah pendaftaran Paydisini sedang dibuka?
Saat artikel ini ditulis pada 18 Oktober 2026, belum. Tombol Daftar di beranda paydisini.co.id membuka jendela Informasi bertanggal 20 Desember 2024 yang menyebut pendaftaran pengguna baru ditutup sementara karena peningkatan sistem keamanan, dan alamat pendaftaran perorangannya menampilkan formulir masuk. Pemberitahuan itu tidak menyebut tanggal dibuka kembali. Situs bisa berubah kapan saja, jadi periksa sendiri sebelum memutuskan.
Mana yang lebih murah untuk QRIS?
Tergantung nominalnya. Dengan angka yang tercantum di kedua situs, Paydisini (0,7%) lebih murah untuk pembayaran di bawah sekitar Rp 71.400 dan di atas Rp 100.000, dengan selisih Rp 250 per pembayaran di atas Rp 100.000. Kasera Pay (Rp 500 flat sampai Rp 100.000) lebih murah untuk pembayaran sekitar Rp 71.400 sampai Rp 100.000. Halaman Paydisini tidak menyebut PPN atau besar biaya pencairan, jadi keduanya belum masuk hitungan.
Merchant lama Paydisini ingin menambah Kasera Pay tanpa mematikan yang lama. Bisa?
Bisa. Kedua layanan berjalan berdampingan tanpa saling tahu. Cara yang paling aman adalah mengarahkan pesanan baru ke Kasera Pay mulai satu tanggal, membiarkan tagihan Paydisini yang masih menunggu selesai atau kedaluwarsa di sana, dan menjalankan dua endpoint callback terpisah selama masa peralihan.
Pembeli saya banyak yang memakai BCA. Bagaimana?
Paydisini mencantumkan Virtual Account BCA Rp 4.500. Kasera Pay tidak menawarkan Virtual Account BCA; banknya BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank. Pembeli yang memakai aplikasi BCA tetap bisa membayar lewat QRIS, tetapi pembeli yang terbiasa transfer ke nomor Virtual Account BCA tidak punya jalur itu di Kasera Pay.
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs Ayolinx
- Kasera Pay vs BAYAR GG
- Kasera Pay vs Bayarind
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Espay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs Finpay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs iPay88
- Kasera Pay vs iPaymu
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs NICEPAY
- Kasera Pay vs OrderOnline
- Kasera Pay vs OttoPay
- Kasera Pay vs OY! Indonesia
- Kasera Pay vs Pakasir
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Paylabs
- Kasera Pay vs Prismalink
- Kasera Pay vs Qrispy
- Kasera Pay vs Sakurupiah
- Kasera Pay vs Scalev
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit