Perbandingan · Terbit
Kasera Pay vs YUKK: QRIS 0% dan Virtual Account di empat belas bank dari penyedia jasa pembayaran berizin BI, melawan pendaftaran tanpa NPWP dan integrasi tanpa UAT, tanda tangan SNAP, atau daftar IP
Jawaban singkatnya: dari angka yang dipublikasikan, YUKK lebih murah. Halaman harganya mencantumkan QRIS 0% dan Virtual Account Rp 3.750, melawan Rp 500 sampai Rp 100.000 dan Rp 5.000 di Kasera Pay, dan bank Virtual Account-nya jauh lebih banyak. Harganya dibayar dengan proses: merchant perorangan menyerahkan NPWP, kredensial production baru diberikan setelah tim YUKK memeriksa dokumen dan hasil UAT, dan API-nya memakai standar SNAP dengan kunci RSA, tanda tangan per permintaan, dan daftar IP server. Kasera Pay masuk akal untuk perorangan tanpa NPWP, developer yang ingin satu API key dan satu endpoint, dan penjual yang mulai dari tautan di dashboard. Seluruh keterangan tentang YUKK di halaman ini dibaca dari yukk.co.id dan docs.yukk.co.id pada 19 Oktober 2026, saat artikel ini ditulis. Ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri.
Siapa YUKK
FAQ YUKK menyebut layanannya berjalan di bawah PT Yukk Kreasi Indonesia, yang berizin Bank Indonesia sebagai Penyedia Jasa Pembayaran Kategori Izin 1 dengan surat No. 23/596/DKSP/Srt/B tanggal 1 Juli 2021, dan tersertifikasi PCI-DSS Level 1 serta ISO 27001. Dokumentasi QRIS-nya menyebut YUKK sebagai acquirer. YUKK juga menjalankan dompet digital sendiri, YUKK Cash, dan aplikasi YUKK Merchant untuk kasir toko. Kasera Pay bekerja dengan penyedia jasa pembayaran berlisensi, jadi bedanya bukan aman atau tidak: YUKK memegang izinnya sendiri, dan itu sebagian menjelaskan kenapa tarifnya bisa lebih rendah.
Biaya per nominal
Halaman Harga YUKK mencantumkan: Virtual Account Rp 3.750 dengan pencairan H+1 hari kerja, QRIS 0% dengan pencairan H+1 hari kerja, e-wallet YUKK 1,5% dan OVO 2%, serta pengiriman dana ke rekening, Virtual Account, atau e-wallet Rp 3.500. FAQ-nya menyebut biaya pencairan dana Rp 3.500 dan tidak ada biaya pendaftaran, biaya bulanan, atau transaksi minimum. Semua biaya transaksi YUKK tertulis belum termasuk PPN.
Kasera Pay mengenakan QRIS Rp 500 flat untuk pembayaran sampai Rp 100.000 dan 0,7% + Rp 250 di atasnya, Virtual Account Rp 5.000 per pembayaran berhasil, dan Rp 3.000 per pencairan, tanpa biaya bulanan dan tanpa baris PPN terpisah, seperti dirinci di halaman biaya. Ilustrasi dengan angka yang tercantum di kedua situs:
| Pembayaran (ilustrasi) | YUKK (sebelum PPN) | Kasera Pay |
|---|---|---|
| QRIS Rp 25.000 | Rp 0 | Rp 500 |
| QRIS Rp 90.000 | Rp 0 | Rp 500 |
| QRIS Rp 150.000 | Rp 0 | Rp 1.050 + Rp 250 = Rp 1.300 |
| QRIS Rp 1.000.000 | Rp 0 | Rp 7.000 + Rp 250 = Rp 7.250 |
| Virtual Account Rp 500.000 | Rp 3.750 | Rp 5.000 |
| Satu pencairan ke rekening | Rp 3.500 | Rp 3.000 |
Untuk usaha yang menerima 300 pembayaran QRIS Rp 50.000 sebulan, selisihnya Rp 150.000 sebulan kalau angka 0% itu berlaku untuk usaha tersebut. Itu alasan nyata untuk memilih YUKK, dan halaman ini tidak akan berpura-pura sebaliknya. Kasera Pay hanya unggul tipis di biaya pencairan, Rp 500 per pencairan, ditambah PPN yang di YUKK masih harus ditambahkan pada setiap baris berbayar.
Channel pembayaran: YUKK lebih lebar
| Kebutuhan | YUKK | Kasera Pay |
|---|---|---|
| QRIS | Dinamis lewat API SNAP, dan statis berupa stiker yang nominalnya diketik pembeli | Dinamis per tagihan, plus halaman pembayaran permanen dengan QR cetak dan pilihan nominal |
| Virtual Account | BCA, BRI, Mandiri, BNI, CIMB Niaga, Permata, Permata Syariah, Danamon, Maybank, Hana Bank, Bank DKI, Bank BJB, BNC, Bank INA, dan bank lain lewat BI-Fast | Tujuh bank: BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, Maybank |
| E-wallet sebagai channel tersendiri | OVO dan YUKK | Tidak ada; pembeli membayar dari aplikasi e-wallet lewat QRIS |
| Menagih tanpa website | Payment link dari dashboard dan aplikasi YUKK Merchant | Tautan per tagihan dari dashboard, plus halaman pembayaran permanen |
YUKK juga menawarkan lebih banyak jenis channel daripada yang tercantum di tabel ini. Daftar lengkap metode Kasera Pay ada di referensi metode pembayaran.
Dari daftar sampai menerima uang sungguhan
Di sinilah kedua layanan paling berbeda. Menurut FAQ dan dokumentasi YUKK, jalurnya begini: daftar dan unggah dokumen, langsung mendapat akses sandbox, lalu tim YUKK memverifikasi dokumen legalitas dan hasil pengujian sebelum akun boleh go live. Perusahaan juga menandatangani perjanjian kerja sama. Dokumentasi QRIS-nya meminta informasi merchant didaftarkan lebih dulu oleh Activation Team, yang kemudian memberikan Client ID, Client Secret, Store ID, dan kunci publik YUKK, sementara merchant menyerahkan kunci publik, URL token, dan URL notifikasinya sendiri.
Pengujian juga bukan formalitas. Halaman Testing & UAT YUKK mewajibkan spreadsheet Functional Testing untuk QRIS SNAP, Virtual Account H2H, YUKK Web Payment, dan Wallet, termasuk halaman pembayaran redirect. Untuk QRIS SNAP, Virtual Account H2H, dan Wallet, merchant juga menjalankan skenario positif dan negatif di Developer Site ASPI dan menyerahkan laporan PDF-nya.
Di Kasera Pay, perorangan diverifikasi dengan KTP, selfie, dan rekening pencairan atas nama yang sama. Pengajuan perorangan yang lolos semua pemeriksaan otomatis bisa disetujui sistem tanpa menunggu peninjau, dan badan usaha selalu diperiksa tim dengan SK Pendirian, SK Pernyataan, NPWP Perusahaan, dan NIB, seperti dirinci di dokumentasi verifikasi. Sebelum verifikasi selesai, akun sudah bisa membuat 10 permintaan pembayaran sungguhan dengan total Rp 1.000.000. Tidak ada spreadsheet UAT yang harus diserahkan.
Integrasi API: SNAP melawan satu API key
Halaman Authentication YUKK menjelaskan dua langkah. Pertama, token akses B2B diminta dengan tanda tangan SHA256withRSA dari kunci privat 2048-bit milik merchant, yang kunci publiknya dikirim ke YUKK lewat email. Kedua, setiap permintaan berikutnya membawa token itu plus tanda tangan HMAC-SHA512 atas body, timestamp, dan URL. Alamat IP server juga harus didaftarkan dan disetujui YUKK. Untuk tim yang sudah pernah mengintegrasikan API SNAP bank, ini pola yang dikenal. Untuk developer perorangan yang memasang pembayaran di satu aplikasi, ini pekerjaan tambahan yang nyata sebelum tagihan pertama bisa dibuat.
Di Kasera Pay, tagihan dibuat dengan satu API key bearer ke POST /v1/transactions, tanpa pendaftaran IP, dan header Idempotency-Key mencegah tagihan ganda saat permintaan diulang. Pembayaran yang masuk dikabarkan lewat event payment.paid bertanda tangan Kasera-Signature-V1, dikirim maksimal tujuh kali dalam sekitar 33 jam, dan status tagihannya pending, succeeded, atau expired bisa dibaca kapan saja. Semuanya terbuka tanpa akun di dokumentasi webhook, ditambah SDK resmi PHP dan JavaScript.
Cara memutuskan
- Pilih YUKK kalau usaha sudah punya NPWP atau badan hukum, volume QRIS-nya besar sehingga tarif 0% terasa, pembeli butuh Virtual Account BCA atau bank daerah, dan ada developer yang sanggup menyelesaikan SNAP, daftar IP, dan UAT. Konfirmasi tertulis tarif QRIS sebelum menandatangani apa pun.
- Pilih Kasera Pay kalau mendaftar sebagai perorangan tanpa NPWP; kalau developer ingin membaca seluruh API dan format webhook sebelum mendaftar, lalu langsung mencoba di mode tes; kalau pembayaran pertama perlu diterima sebelum pengujian formal apa pun; atau kalau penagihan dilakukan lewat tautan dari dashboard tanpa website.
Kriteria memilih gateway secara umum dibahas di panduan memilih payment gateway, dan perbedaan menerima QRIS langsung dari pemegang izin dengan lewat perantara ada di perbandingan QRIS dari bank dan lewat agregator.
Pertanyaan yang sering muncul
Benarkah QRIS di YUKK 0%?
Itu angka yang tertulis di halaman Harga yukk.co.id saat artikel ini ditulis pada 19 Oktober 2026, tanpa syarat apa pun di halaman itu. FAQ biaya YUKK menambahkan bahwa MDR QRIS dihitung sesuai ketentuan dan regulasi Bank Indonesia. Sebelum menghitung margin dengan angka 0%, minta konfirmasi tertulis dari YUKK bahwa tarif itu berlaku untuk jenis dan omzet usaha yang didaftarkan.
Bisakah mendaftar YUKK tanpa NPWP?
Menurut FAQ YUKK, merchant perorangan menyerahkan KTP, NPWP, dan rekening atas nama yang sama. Pelajar atau mahasiswa boleh memakai kartu tanda mahasiswa, ibu rumah tangga boleh melampirkan NPWP suami dan Kartu Keluarga, dan yang lain diarahkan membuat NPWP online. Kasera Pay tidak meminta NPWP untuk perorangan: verifikasinya memakai KTP, selfie, dan rekening pencairan atas nama yang sama.
Developer saya sudah terbiasa SNAP. Apakah YUKK jadi lebih masuk akal?
Ya, dan itu alasan yang sah. Kalau sistem sudah punya penandatanganan SHA256withRSA untuk token B2B dan HMAC-SHA512 per permintaan dari integrasi bank lain, sebagian besar kerja integrasi YUKK sudah tersedia, dan tarif QRIS serta Virtual Account-nya lebih rendah. Yang tetap perlu waktu adalah pertukaran kredensial dengan Activation Team, pendaftaran IP server, dan spreadsheet UAT.
Pembeli saya banyak yang memakai BCA. Bagaimana?
Dokumentasi YUKK Web Payment menyebut Virtual Account BCA di antara bank-banknya. Kasera Pay tidak menawarkan Virtual Account BCA; banknya BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank. Pembeli yang memakai aplikasi BCA tetap bisa membayar lewat QRIS di Kasera Pay, tetapi tidak lewat nomor Virtual Account BCA.
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs Ayolinx
- Kasera Pay vs BAYAR GG
- Kasera Pay vs Bayarind
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Espay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs Finpay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs iPay88
- Kasera Pay vs iPaymu
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs NICEPAY
- Kasera Pay vs OrderOnline
- Kasera Pay vs OttoPay
- Kasera Pay vs OY! Indonesia
- Kasera Pay vs Pakasir
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Paydisini
- Kasera Pay vs Paylabs
- Kasera Pay vs Prismalink
- Kasera Pay vs Qrispy
- Kasera Pay vs Sakurupiah
- Kasera Pay vs Scalev
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit