Perbandingan · Terbit
Kasera Pay vs Espay: gateway berkanal luas dengan perjanjian kerja sama, UAT, dan endpoint inquiry melawan akun daftar sendiri yang hanya menerima QRIS dan Virtual Account
Jawaban singkatnya: Espay menang di keluasan channel dan layanan, dan tarif dasarnya untuk QRIS dan sebagian Virtual Account lebih rendah. Harga yang dibayar untuk itu adalah proses masuk yang panjang: perjanjian kerja sama bermaterai, sandbox yang diminta ke tim Espay, dokumen UAT, dan integrasi yang meminta server merchant menjawab pertanyaan Espay tentang setiap pesanan. Kasera Pay hanya menerima QRIS dan Virtual Account, tetapi akunnya dibuat sendiri tanpa NPWP dan bisa menerima pembayaran sungguhan di hari yang sama. Seluruh keterangan tentang Espay di halaman ini dibaca dari espay.id, halaman biaya, halaman FAQ, halaman izin, dan dokumentasi teknisnya di sandbox-kit.espay.id pada 9 Oktober 2026, saat artikel ini ditulis. Ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri.
Apa yang ditawarkan Espay
Espay adalah merek PT Pembayaran Lintas Usaha Sukses, yang menurut FAQ-nya memegang izin Bank Indonesia sebagai penyelenggara payment gateway sejak 2018. Penerimaan pembayaran online-nya mencakup 21 bank Virtual Account, tujuh uang elektronik, lima channel bank lain, lebih dari 60.000 gerai ritel, direct debit, dan paylater. Di luar itu ada QRIS untuk EDC dan mesin kasir, pengiriman dana ke rekening atau e-wallet, PPOB, gateway SMS dan WhatsApp, layanan untuk pemerintah daerah, pengelolaan kas kecil, dan Tagih.id untuk faktur korporasi. Pilihan integrasinya payment link, plugin Magento, WooCommerce, dan PrestaShop, API, serta SDK Android dan iOS.
Cakupan itu jauh lebih luas daripada Kasera Pay, yang menawarkan QRIS dan Virtual Account di delapan bank: BCA, BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank. Pembeli yang ingin membayar dari dompet digital tetap bisa memindai QRIS, tetapi tidak ada channel uang elektronik tersendiri, gerai ritel, atau paylater.
Biaya, dengan PPN di satu sisi saja
| Komponen | Espay (sebelum PPN) | Kasera Pay |
|---|---|---|
| QRIS | 0,7% | 0,7% + Rp 250 |
| Virtual Account | Rp 2.000 sampai Rp 7.500 | Rp 5.000 |
| Uang elektronik langsung | 1,49% sampai 2% | Tidak tersedia; pembeli memindai QRIS |
| Gerai ritel | Rp 5.000 | Tidak tersedia |
| PPN | Ditambahkan di atas tarif | Tidak ada baris PPN terpisah |
| Menarik dana ke rekening | Tidak tercantum di halaman biaya | Rp 3.000 per pencairan |
Dua hal membuat tabel ini tidak bisa dibaca begitu saja. Pertama, tarif Espay belum termasuk PPN, sedangkan biaya yang tampil di transaksi Kasera Pay sudah semuanya. Kedua, halaman biaya Espay tidak menyebut bank mana yang dikenai Rp 2.000 dan mana yang Rp 7.500. Contoh ilustrasi: 300 pembayaran QRIS sebulan rata-rata Rp 60.000 berbiaya Rp 126.000 ditambah PPN di Espay, dan Rp 201.000 di Kasera Pay karena komponen Rp 250 per transaksi. Untuk Virtual Account, minta rincian per bank secara tertulis sebelum membandingkan. Cara menghitung biaya di Kasera Pay ada di halaman biaya.
Dari daftar sampai menerima uang sungguhan
FAQ Espay menjabarkan urutannya. Calon merchant mengisi formulir perjanjian kerja sama dan menyerahkan dokumen: untuk individu, KTP, NPWP yang sesuai data KTP, dan profil usaha; untuk badan hukum, juga akta, anggaran dasar, SK Menkumham, NPWP perusahaan, dan izin usaha. Espay melakukan uji tuntas sekitar 2 sampai 3 hari kerja, lalu perjanjian ditandatangani di atas materai dan merchant diaktifkan. Setelah itu merchant meminta sandbox ke tim Espay, menguji integrasinya, dan menyerahkan dokumen UAT. Baru setelah dokumen itu diterima, akun bisa live.
Di Kasera Pay, akun dibuat dengan email dan langsung bisa menerima pembayaran sungguhan dalam batas awal 10 pembayaran dan total Rp 1.000.000. Verifikasi WhatsApp, nama dan NIK sesuai KTP, foto KTP, selfie, dan rekening atas nama sendiri membuka batas itu sekaligus pencairan. Tidak ada NPWP, perjanjian bermaterai, atau dokumen UAT. Langkahnya ada di panduan payment gateway tanpa PT.
Integrasi: inquiry, notifikasi, dan apa yang ditandatangani
Alur payment gateway Espay di dokumentasinya membalik arah yang biasa. Saat pembeli diarahkan ke halaman pembayaran, Espay menanyakan detail transaksi ke server merchant berdasarkan order_id, dan server merchant harus menjawab dengan nominal, mata uang, dan deskripsinya. Setelah pembeli membayar, Espay mengirim notifikasi pembayaran ke endpoint kedua, dan merchant membalas dengan kode sukses beserta nomor rekonsiliasi. Jadi ada dua endpoint yang harus selalu hidup sebelum satu rupiah pun bisa dibayar.
Permintaan dari Espay membawa parameter signature: SHA256 dari rangkaian key yang diberikan tim integrasi Espay, waktu permintaan, order_id, dan mode permintaan, yang disatukan dengan tanda ## lalu dijadikan huruf besar. Pada contoh di dokumentasinya, nominal tidak ikut dalam rangkaian itu, jadi cocokkan nominal notifikasi dengan pesanan di database sendiri sebelum barang dikirim. Espay juga menerapkan daftar IP untuk lalu lintas dari dan ke merchant.
Di Kasera Pay arahnya satu: server membuat pembayaran dengan POST /v1/transactions dan header Idempotency-Key, lalu menerima webhook. Tidak ada endpoint inquiry yang harus dijawab. Setiap webhook ditandatangani lewat header Kasera-Signature-V1, HMAC-SHA256 atas timestamp dan body mentah, sehingga seluruh isi pesan, termasuk nominalnya, ikut terlindungi, dan pesan lama yang dikirim ulang bisa ditolak. API key live dan test dibuat sendiri di dashboard. Cara memeriksa callback dari gateway mana pun dibahas di verifikasi callback payment gateway.
Pencairan
Espay menawarkan dua cara menerima dana. Mode agregator memakai satu rekening untuk semua channel: dana masuk ke Espay lebih dulu, lalu diteruskan H+1 hari kerja setelah rekonsiliasi. Mode direct mewajibkan merchant membuka rekening dan perjanjian langsung dengan bank pemilik tiap channel; dananya dikreditkan langsung oleh bank, tetapi prosesnya lebih lama dan bergantung pada target transaksi bulanan yang diminta bank. Di Kasera Pay, bank memproses pembayaran di hari kerja berikutnya, lalu saldo dicairkan ke rekening terverifikasi menurut jadwal harian, mingguan, dua minggu sekali, bulanan, atau manual. Rinciannya ada di panduan pencairan dana.
Cara memutuskan
Pilih Espay kalau pembeli membutuhkan channel di luar QRIS dan Virtual Account, kalau Virtual Account harus tersedia di bank selain delapan bank Kasera Pay, kalau usaha juga mengirim dana ke mitra atau menjual PPOB, atau kalau ada tim teknis yang sanggup membangun endpoint inquiry dan melewati UAT. Untuk QRIS bernominal kecil, tarif Espay tetap lebih rendah walaupun sudah ditambah PPN; makin besar nominalnya, makin sempit selisihnya, karena PPN atas 0,7% tumbuh bersama nominal sedangkan komponen Rp 250 Kasera Pay tetap.
Pilih Kasera Pay kalau yang dibutuhkan hanya QRIS dan Virtual Account, kalau pemilik usahanya perorangan tanpa NPWP, kalau pembayaran pertama harus bisa diterima hari ini, atau kalau integrasinya ingin cukup satu panggilan API dan satu webhook. Daftar pertanyaan untuk menyaring gateway lain ada di panduan memilih payment gateway.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa biaya transaksi Espay?
Halaman biaya espay.id, dibaca pada 9 Oktober 2026, mencantumkan QRIS 0,7%, Virtual Account Rp 2.000 sampai Rp 7.500, uang elektronik 1,49% (LinkAja) sampai 2% (GoPay, ShopeePay), direct debit Rp 3.000 sampai Rp 4.500 atau 1,8% + Rp 1.000, gerai ritel Rp 5.000, dan paylater 1,2% sampai 2,3% per transaksi sukses. Semua angka itu belum termasuk PPN. Halaman itu tidak menyebut bank mana yang dikenai Rp 2.000 dan mana yang Rp 7.500, dan tidak mencantumkan biaya penarikan dana.
Bisakah perorangan tanpa PT mendaftar di Espay?
Bisa. FAQ Espay menyebut bisnis individu boleh bergabung dengan menyerahkan KTP, NPWP yang sesuai data KTP, dan profil usaha, lalu mengisi formulir perjanjian kerja sama. Badan hukum menyerahkan dokumen yang lebih panjang, termasuk akta, SK Menkumham, dan NPWP perusahaan. Kasera Pay tidak meminta NPWP untuk akun perorangan: verifikasinya WhatsApp, nama dan NIK sesuai KTP, foto KTP, selfie, dan rekening atas nama sendiri.
Berapa lama dari daftar sampai bisa menerima pembayaran di Espay?
FAQ Espay menyebut uji tuntas dokumen sekitar 2 sampai 3 hari kerja, lalu penandatanganan perjanjian kerja sama bermaterai, aktivasi merchant, permintaan sandbox ke tim Espay, pengujian, dan penyerahan dokumen UAT sebelum live. Lama tahap teknis bergantung pada tim yang mengintegrasikan. Di Kasera Pay, akun yang baru mendaftar dengan email langsung bisa menerima pembayaran sungguhan dalam batas awal 10 pembayaran dan total Rp 1.000.000, dan verifikasi membuka batas itu sekaligus pencairan.
Kapan Espay lebih tepat daripada Kasera Pay?
Saat pembeli perlu membayar lewat channel yang tidak dimiliki Kasera Pay, seperti uang elektronik langsung, direct debit, gerai ritel, atau paylater; saat Virtual Account harus tersedia di lebih dari delapan bank; saat usaha juga butuh pengiriman dana ke mitra, layanan PPOB, atau mesin EDC di toko; atau saat satu pembayaran bisa melebihi Rp 10.000.000.
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs Bayarind
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs Finpay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs iPaymu
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs NICEPAY
- Kasera Pay vs OY! Indonesia
- Kasera Pay vs Pakasir
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Qrispy
- Kasera Pay vs Sakurupiah
- Kasera Pay vs Scalev
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit