Perbandingan · Terbit
Kasera Pay vs Faspay: tarif sebelum dan sesudah PPN, langganan dasbor untuk tautan pembayaran, dan pendaftaran lewat tim akuisisi
Jawaban singkatnya: per transaksi, Faspay lebih murah pada Virtual Account dan pada QRIS bernominal kecil, dan channelnya jauh lebih banyak. Kasera Pay lebih murah pada QRIS bernominal besar begitu PPN dihitung, jauh lebih murah bagi penjual kecil yang memakai tautan pembayaran karena Faspay memasang langganan dasbor, dan jauh lebih cepat dimulai karena pendaftarannya swalayan. Seluruh angka Faspay di halaman ini dibaca dari halaman harga, FAQ, dan halaman pendaftaran di faspay.co.id pada 24 September 2026, saat artikel ini ditulis, dan dikutip apa adanya. Halaman ini ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri, jadi setiap angka di bawah bisa diperiksa ulang di sumbernya.
Tarif pada channel yang sama-sama ada
Dua channel tersedia di kedua sisi: QRIS dan Virtual Account. Halaman harga Faspay mencantumkan QRIS 0,7 persen per transaksi dan Virtual Account Rp 4.000 per transaksi, dengan catatan di bagian bawah: harga belum termasuk PPN. Kasera Pay menagih QRIS 0,7 persen ditambah Rp 250 dan Virtual Account Rp 5.000 tetap, per pembayaran berhasil, dan halaman biaya menyatakan PPN tidak ditambahkan lagi karena angka itu sudah seluruh potongannya.
Jadi perbandingan yang jujur butuh dua kolom untuk Faspay. Kolom kedua di tabel ini memakai PPN 11 persen atas biaya sebagai ilustrasi; angka yang benar-benar berlaku adalah yang tertera di faktur Faspay.
| Nominal QRIS | Kasera Pay | Faspay sebelum PPN | Faspay dengan PPN 11% (ilustrasi) |
|---|---|---|---|
| Rp 25.000 | Rp 425 | Rp 175 | Rp 194 |
| Rp 100.000 | Rp 950 | Rp 700 | Rp 777 |
| Rp 325.000 | Rp 2.525 | Rp 2.275 | Rp 2.525 |
| Rp 500.000 | Rp 3.750 | Rp 3.500 | Rp 3.885 |
| Rp 2.000.000 | Rp 14.250 | Rp 14.000 | Rp 15.540 |
Sebelum pajak, selisihnya selalu tepat Rp 250 untuk Faspay, karena komponen persentasenya identik. Setelah pajak, PPN atas 0,7 persen tumbuh bersama nominal, dan titik baliknya berada di sekitar Rp 325.000. Di bawahnya Faspay lebih murah, di atasnya Kasera Pay. Toko dengan nominal rata-rata Rp 100.000 berada jelas di sisi Faspay per transaksi; penjual perabot, elektronik, atau paket jasa dengan nominal jutaan berada di sisi sebaliknya.
Virtual Account tidak punya titik balik. Rp 4.000 sebelum pajak, atau sekitar Rp 4.440 dengan PPN 11 persen, tetap di bawah Rp 5.000 pada nominal berapa pun. Kedelapan bank Virtual Account Kasera Pay (BCA, BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank) semuanya ada di daftar Faspay, sehingga pada channel ini tidak ada argumen tandingan yang jujur selain yang dibahas di bagian berikutnya.
Langganan dasbor, yang membalik hitungan bagi penjual kecil
Halaman harga Faspay memuat bagian terpisah berjudul langganan dasbor untuk Faspay Billing dan Faspay SendMe: Rp 100.000 per bulan dengan minimum berlangganan enam bulan, atau Rp 1.000.000 dibayar di muka untuk setahun, keduanya belum termasuk PPN. Faspay Billing adalah produk tautan pembayaran dan tagihan mereka, yaitu jalur yang dipakai penjual tanpa website dan tanpa developer. Integrasi API lewat Faspay Business tidak disebut dalam langganan itu.
Akibatnya, jawaban “mana yang lebih murah” bergantung pada jalur yang dipakai. Untuk penjual yang menagih lewat tautan pembayaran, langganan Rp 100.000 harus ditutup oleh selisih per transaksi sebelum Faspay menjadi lebih murah:
- Kalau channelnya QRIS, selisih Rp 250 per transaksi baru menutup Rp 100.000 pada sekitar 400 transaksi sebulan, dihitung sebelum pajak. Setelah PPN atas biaya dan atas langganan, jumlahnya naik lagi, dan untuk nominal di atas Rp 325.000 tidak pernah tertutup.
- Kalau channelnya Virtual Account, selisih Rp 1.000 sebelum pajak menutupnya pada sekitar 100 transaksi sebulan.
- Minimum enam bulan berarti komitmen awal Rp 600.000 sebelum PPN, dibayar juga pada bulan yang sepi.
Sebagai ilustrasi: panitia atau toko kecil dengan 150 pembayaran QRIS sebulan pada nominal rata-rata Rp 100.000 membayar Rp 142.500 di Kasera Pay. Di Faspay Billing angkanya Rp 105.000 biaya transaksi ditambah Rp 100.000 langganan, jadi Rp 205.000 sebelum PPN. Kasera Pay tidak memungut biaya bulanan untuk tautan pembayaran maupun API, dan tidak menetapkan minimum volume.
Soal minimum volume, FAQ Faspay menyebut mereka menerapkan masa tenggang sebelum memberlakukan volume minimum, dan periode serta besarnya disepakati bersama merchant. Bagi usaha yang volumenya belum bisa diperkirakan, itu satu pertanyaan yang sebaiknya ditanyakan sebelum menandatangani apa pun.
Channel yang hanya ada di Faspay
Di bagian ini Faspay unggul tanpa syarat. Halaman harganya pada 24 September 2026 mencantumkan e-wallet OVO, DANA, dan LinkAja pada 1,5 persen serta ShopeePay pada 2 persen; gerai Indomaret dan Alfa Group Rp 5.000; paylater Akulaku 1,5 persen serta Kredivo dan Indodana 2,3 persen; internet banking dan mobile banking Rp 5.000; BRI Direct Debit 1,5 persen; serta bank digital Jenius 2 persen dan Blu Rp 3.000. Daftar Virtual Account di FAQ mereka juga memuat BSI, Sinarmas, dan BNC, yang tidak ada di Kasera Pay. Bagi usaha yang pembelinya banyak memakai BSI, itu saja bisa menjadi alasan memilih.
Kasera Pay hari ini aktif pada QRIS dan Virtual Account delapan bank, dan halaman metode pembayaran mencantumkan e-wallet, paylater, serta gerai ritel sebagai belum tersedia. QRIS sendiri bisa dibayar dari aplikasi e-wallet dan mobile banking pembeli, jadi pembeli yang memegang OVO atau DANA tetap bisa membayar, hanya tidak lewat tombol e-wallet tersendiri. Pembeli tanpa aplikasi apa pun yang ingin membayar tunai di gerai tidak punya jalur di sini.
Pendaftaran: tim akuisisi melawan swalayan
Halaman pendaftaran Faspay menjelaskan urutannya: menekan tombol daftar yang membuka WhatsApp dengan templat pesan, menerima respons dari tim akuisisi, mengirim dokumen, menjalani KYC, lalu integrasi, dan baru kemudian menerima kredensial. Halaman itu menjanjikan tim akan menghubungi dalam satu hari kerja. Satu catatan di halaman yang sama penting bagi perorangan: merchant individu yang mendaftarkan Faspay Business wajib memiliki toko atau outlet fisik, atau barang fisik yang bisa divalidasi. Penjual jasa, kelas online, atau produk digital tanpa toko fisik sebaiknya menanyakannya lebih dulu. FAQ mereka juga menyebut sub-merchant hanya bisa dibuat dalam Perseroan Terbatas yang sama dengan rekening penyelesaian yang sama.
Di Kasera Pay pendaftaran gratis dan swalayan. Pembayaran pertama bisa dibuat segera setelah mendaftar, dengan jatah 10 permintaan dan Rp 1.000.000 sebelum verifikasi selesai. Verifikasi identitas dan rekening dibutuhkan untuk mencairkan dana, dan pemeriksaannya biasanya selesai dalam 1 sampai 2 hari kerja, bukan jaminan waktu. Perorangan tanpa badan usaha diterima; syarat lengkapnya ada di panduan payment gateway tanpa PT.
Uang sampai ke rekening
FAQ Faspay menyebut dana diterima merchant dari H+0 sampai H+3 tergantung metode, dengan tabel per channel: misalnya BCA, BRI, dan Permata Virtual Account jalur direct pada H+0, sebagian besar Virtual Account lain pada H+1, BSI pada H+3, dan QRIS pada H+2. Laporan penyelesaian dikirim lewat email pada H+1. Rp 6.500 yang tertera di halaman harga untuk transfer ke akun bank adalah tarif SendMe, layanan pengiriman dana ke pihak lain, bukan biaya penyetoran hasil penjualan.
Di Kasera Pay saldo dicairkan ke rekening terverifikasi menurut jadwal yang dipilih sendiri (harian, mingguan, dua minggu sekali, bulanan, atau manual) dengan biaya Rp 3.000 per pencairan dan minimum Rp 10.000. Karena biayanya per pencairan dan bukan per pembayaran, frekuensi pencairan adalah keputusan uang tersendiri, dibahas di panduan pencairan dana.
Cara memutuskan
Pilih Faspay kalau pembeli perlu membayar lewat e-wallet dengan tombol sendiri, paylater, gerai ritel, internet banking, atau Virtual Account BSI; kalau Virtual Account adalah channel utama dan volumenya besar, karena Rp 1.000 per transaksi sebelum pajak menjadi uang yang nyata; atau kalau integrasinya lewat API dengan nominal QRIS rata-rata di bawah sekitar Rp 325.000. Pada kondisi itu Faspay yang lebih murah atau lebih lengkap, dan halaman ini tidak berpura-pura sebaliknya.
Pilih Kasera Pay kalau penagihannya lewat tautan pembayaran dengan volume di bawah ratusan transaksi sebulan, karena tidak ada langganan dasbor dan tidak ada komitmen enam bulan; kalau pendaftarannya perlu selesai hari ini sebagai perorangan tanpa toko fisik; kalau nominal QRIS rata-rata di atas Rp 325.000; atau kalau yang dicari permukaan kecil yang bisa diuji sebelum bicara dengan siapa pun, yaitu satu API dengan header Idempotency-Key dan webhook bertanda tangan. Gateway lain dengan daftar channel panjang dan tarif yang berbeda menurut hari pencairan dibandingkan di perbandingan Kasera Pay dan iPaymu.
Pertanyaan yang sering muncul
Mana yang lebih murah untuk QRIS?
Sebelum pajak, Faspay lebih murah tepat Rp 250 per transaksi pada nominal berapa pun: halaman harga Faspay pada 24 September 2026 mencantumkan QRIS 0,7 persen per transaksi, sedangkan Kasera Pay menagih 0,7 persen ditambah Rp 250. Harga Faspay dinyatakan belum termasuk PPN, sedangkan angka Kasera Pay sudah seluruh potongannya. Dengan PPN 11 persen sebagai ilustrasi, PPN atas biaya Faspay menyamai Rp 250 pada nominal sekitar Rp 325.000, sehingga di atas nominal itu Kasera Pay yang lebih murah.
Apakah Faspay memungut biaya bulanan?
Untuk dasbor Faspay Billing dan Faspay SendMe, ya: halaman harganya pada 24 September 2026 mencantumkan Rp 100.000 per bulan dengan minimum berlangganan enam bulan, atau Rp 1.000.000 dibayar di muka untuk setahun, belum termasuk PPN. Faspay Billing adalah produk tautan pembayaran dan tagihan mereka. Halaman yang sama menyatakan tidak ada biaya pemeliharaan maupun biaya pengaturan untuk transaksi. Kasera Pay tidak memungut biaya bulanan untuk tautan pembayaran maupun API.
Bisakah mendaftar Faspay sebagai perorangan?
Menurut FAQ Faspay, Faspay Business dapat digunakan badan usaha individu, dengan arahan menghubungi tim sales mereka. Halaman pendaftarannya menambahkan syarat: merchant individu yang mendaftarkan Faspay Business wajib memiliki toko atau outlet fisik, atau barang fisik yang bisa divalidasi. Penjual jasa atau produk digital tanpa toko fisik perlu menanyakannya lebih dulu. Di Kasera Pay perorangan mendaftar sendiri tanpa badan usaha dan bisa langsung membuat pembayaran, sedangkan pencairan menunggu verifikasi identitas dan rekening.