Perbandingan · Terbit
Kasera Pay vs Finpay: tarif per transaksi yang lebih rendah melawan pendaftaran yang terbuka untuk perorangan, perjanjian dengan account manager melawan akun swalayan, dan channel yang jauh lebih banyak
Jawaban singkatnya: kalau usaha sudah berbadan hukum, punya website, dan butuh banyak channel pembayaran, Finpay lebih murah per transaksi dan jauh lebih lengkap. Kalau penagihnya perorangan, berjualan lewat WhatsApp atau Instagram tanpa website, atau perlu menagih minggu ini tanpa perjanjian tertulis, payment gateway Finpay tidak terbuka untuk kebutuhan itu, dan Kasera Pay yang cocok. Seluruh keterangan tentang Finpay di halaman ini dibaca dari finpay.id, halaman produk payment gateway-nya, syarat dan ketentuan payment gateway-nya (versi 14 Maret 2025), dan dokumentasi di docs.finpay.id pada 3 Oktober 2026, saat artikel ini ditulis. Ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri.
Siapa Finpay, dan siapa yang dilayani dashboard-nya
Finpay adalah layanan PT Finnet Indonesia, bagian dari Grup Telkom, dan payment gateway hanyalah satu dari produknya, di samping disbursement, remittance, pembayaran tagihan, dan dompet Finpay Money.
Hal yang paling menentukan bagi pembaca halaman ini ada di dokumentasi pendaftarannya: per Januari 2026, pendaftaran lewat dashboard Finpay ditujukan untuk badan usaha, dan penggunaan pribadi diarahkan ke Mitra Finpay. Mitra Finpay sendiri dijelaskan sebagai aplikasi kasir dengan layanan PPOB serta pembayaran tunai dan QRIS, bukan payment gateway dengan API. Lima jenis akun yang diterima dashboard adalah PT, CV, atau PMA; perseroan perorangan; yayasan; koperasi; dan badan usaha asing.
Biaya, berdampingan
| Komponen | Finpay | Kasera Pay |
|---|---|---|
| QRIS | 0,7% per transaksi | 0,7% + Rp 250 |
| Virtual Account | Rp 3.500 per transaksi, 16 bank | Rp 5.000 tetap, delapan bank |
| E-wallet langsung | Mulai 1,5% per transaksi | Tidak ditawarkan (e-wallet membayar lewat QRIS) |
| Instant payment | Rp 4.000 per transaksi | Tidak ditawarkan |
| Gerai ritel dan paylater | Ditawarkan; paylater 1% sampai 2,3% | Tidak ditawarkan |
| Uang ke rekening | Tidak tercantum; pola settlement disepakati di kontrak | Rp 3.000 per pencairan |
| Biaya pendaftaran atau bulanan | Tidak tercantum di halaman biaya | Tidak ada |
Tarif Kasera Pay di atas berasal dari halaman biaya. Pasal biaya di syarat layanan Finpay menyebut biaya yang dipotong sudah termasuk PPN, dan bahwa Finnet memotong fee-nya langsung dari dana transaksi berhasil sebelum disetorkan. Biaya yang dicantumkan Finpay sendiri berlabel “biaya langganan yang terjangkau”, tetapi nominal langganan tidak ditemukan di halaman mana pun yang dibaca. Kalau itu penting, tanyakan langsung sebelum menandatangani.
Hitungan sebulan
Angka di bawah ini ilustrasi, bukan hasil pengukuran: toko online berbadan usaha dengan 80 pesanan QRIS rata-rata Rp 250.000 dan 40 pesanan Virtual Account rata-rata Rp 1.500.000 per bulan.
| Pesanan | Finpay | Kasera Pay |
|---|---|---|
| 80 × QRIS Rp 250.000 | Rp 140.000 | Rp 160.000 |
| 40 × Virtual Account Rp 1.500.000 | Rp 140.000 | Rp 200.000 |
| Pencairan | Belum diketahui | Rp 12.000 (mingguan) |
Sebelum biaya pindah dana, Finpay lebih murah Rp 80.000 sebulan untuk usaha ini, atau sekitar Rp 960.000 setahun. Tidak ada cara jujur membalik angka itu. Pertanyaannya bagi usaha yang belum berbadan hukum adalah apakah selisih itu sepadan dengan mendirikan badan usaha, mengurus NIB, NPWP badan, dan pendaftaran PSE, lalu menunggu perjanjian. Untuk penjual yang omzetnya masih di bawah itu, hampir pasti tidak. Untuk usaha yang toh sedang menuju PT, jawabannya bisa berbalik dalam setahun.
Pendaftaran: dokumen dan urutan sampai live
Di Finpay, pendaftaran awal hanya meminta nama, nama usaha, email dan nomor telepon usaha, serta kata sandi, lalu verifikasi OTP email. Setelah itu akun sandbox langsung bisa dipakai. Transaksi live membutuhkan aktivasi: memilih jenis akun, mengisi data usaha (termasuk tautan website sebagai bukti legitimasi usaha dan kriteria usaha menurut nilai transaksi tahunan), mengunggah dokumen, menunggu verifikasi 1 sampai 2 hari kerja, lalu menyelesaikan perjanjian layanan dengan account manager.
Dokumen wajib untuk perseroan perorangan, jenis akun yang paling dekat dengan usaha kecil: KTP pemilik, NPWP badan, NIB, SK Kemenkum, dan Surat Tanda Terdaftar PSE dari Kementerian Komunikasi dan Digital. Syarat layanannya juga mewajibkan rekonsiliasi data transaksi bulanan antara merchant dan Finnet, dan dokumentasinya menyebut IP whitelist dan 2FA sebagai syarat go-live yang umum untuk integrasi API.
Kasera Pay memverifikasi perorangan dengan foto KTP, swafoto, data sesuai KTP, dan minimal satu tempat berjualan, yang boleh berupa akun Instagram, TikTok, atau toko di marketplace. Tidak ada website, NIB, atau perjanjian tertulis yang diminta untuk perorangan. Sebelum verifikasi selesai, akun sudah bisa menagih 10 kali dengan total Rp 1.000.000. Urutannya ada di panduan verifikasi akun, dan apa yang tetap membutuhkan badan usaha diuraikan di panduan payment gateway tanpa PT.
Channel pembayaran: kekalahan yang jelas
Tabel channel di dokumentasi Finpay memuat Virtual Account di 16 bank (BCA, BRI, BNI, BSI, Mandiri, BTN, Permata, Maybank, OCBC, Muamalat, Nagari, Bank DKI, BJB, Bank Neo Commerce, BPD Jatim, dan Mega), e-wallet langsung (Finpay Money, ShopeePay, OVO, DANA, LinkAja, dan Virgo), kode bayar di Indomaret, Alfamart, Pegadaian, dan ATM, debit langsung, serta paylater Indodana, Kredivo, dan Shopee PayLater. Kasera Pay menawarkan QRIS dan Virtual Account di delapan bank: BCA, BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank. Pembeli dengan e-wallet tetap bisa membayar, tetapi lewat QRIS, bukan lewat tombol e-wallet langsung. Pembeli yang hanya mau membayar tunai di minimarket tidak terlayani.
Batas per transaksi berbeda per bank di Finpay. QRIS maksimum Rp 10.000.000, Virtual Account BRI maksimum Rp 9.999.999, BCA antarbank maksimum Rp 50.000.000, Mandiri tanpa batas menurut tabelnya. Di Kasera Pay, batasnya Rp 10.000.000 per pembayaran untuk semua metode, dan maksimum Virtual Account bisa dinaikkan per akun; rinciannya ada di halaman batas transaksi.
Integrasi dan webhook
API Finpay memakai Basic Auth dari Merchant ID dan Merchant Key. Notifikasi pembayaran dikirim sebagai callback dengan field signature di dalam body, yang menurut dokumentasinya dibuat dengan hash_hmac("sha512", json_encode($fields), $key) atas field selain signature. Artinya penerima harus menghapus signature dari objek, menyerialisasi ulang sisanya, dan hasilnya harus sama persis dengan json_encode PHP di sisi Finpay. Di luar PHP itu bukan hal sepele: json_encode secara bawaan meng-escape garis miring, JSON.stringify di JavaScript tidak. Dokumentasinya sendiri menyebut pengecekan status ke API sebagai cara verifikasi yang paling aman.
Di Kasera Pay, permintaan pembayaran dibuat dengan POST /v1/transactions dan header Idempotency-Key agar permintaan yang diulang tidak membuat tagihan ganda. Webhook ditandatangani di header Kasera-Signature-V1: HMAC-SHA256 atas timestamp dan body mentah persis seperti yang diterima, dengan toleransi lima menit, sehingga tidak ada serialisasi ulang yang harus ditiru. Event yang dikirim adalah payment.paid, payment.expired, dan payment.failed. Detailnya ada di dokumentasi webhook.
Uang masuk ke rekening
Tabel channel Finpay menulis settlement T+0 dan T+1 untuk QRIS, T+1 untuk Virtual Account dan e-wallet, dengan T berarti hari kerja. Syarat layanannya menyebut settlement mengikuti pola yang disepakati di kontrak. Itu pernyataan Finpay, bukan hasil pengukuran halaman ini. Di Kasera Pay, pencairan mengikuti jadwal yang dipilih pemilik akun (harian, mingguan, dua minggu sekali, bulanan, atau manual) dan berjalan setelah saldo siap dicairkan mencapai Rp 13.000; cara kerjanya ada di panduan pencairan dana.
Cara memutuskan
Pilih Finpay kalau usaha sudah berbentuk PT, CV, perseroan perorangan, yayasan, atau koperasi dengan dokumen lengkap dan website, kalau pembeli perlu membayar dari e-wallet langsung, gerai ritel, atau paylater, kalau volume Virtual Account-nya besar sehingga selisih Rp 1.500 per transaksi terasa, dan kalau perjanjian dengan account manager justru diinginkan.
Pilih Kasera Pay kalau penagihnya perorangan tanpa badan usaha, berjualan lewat chat atau media sosial tanpa website, perlu mulai menagih hari ini, cukup dengan QRIS dan Virtual Account, atau ingin tautan pembayaran yang dibuat staf dari ponsel tanpa integrasi apa pun.
Pertanyaan yang sering muncul
Mana yang lebih murah, Finpay atau Kasera Pay?
Per transaksi, Finpay. Halaman biayanya menulis Virtual Account Rp 3.500 dan QRIS 0,7% per transaksi, dan syarat layanannya menyebut biaya sudah termasuk PPN. Kasera Pay menagih Virtual Account Rp 5.000 dan QRIS 0,7% + Rp 250. Selisihnya Rp 1.500 per pembayaran Virtual Account dan Rp 250 per pembayaran QRIS. Yang tidak ditemukan di halaman publik Finpay adalah biaya memindahkan uang ke rekening, karena pola settlement-nya disepakati di kontrak.
Apakah Finpay bisa dipakai perorangan tanpa PT?
Tidak untuk payment gateway-nya. Dokumentasi pendaftaran Finpay menulis bahwa per Januari 2026 dashboard Finpay ditujukan untuk badan usaha, dan penggunaan pribadi diarahkan ke Mitra Finpay, yaitu aplikasi kasir dengan layanan PPOB dan pembayaran tunai maupun QRIS. Jenis akun paling ringan di dashboard adalah perseroan perorangan, yang tetap meminta NPWP badan, NIB, SK Kemenkum, dan Surat Tanda Terdaftar PSE. Kasera Pay menerima perorangan dengan KTP dan swafoto, termasuk untuk API-nya.
Berapa lama sampai bisa menerima pembayaran sungguhan?
Di Finpay, akun sandbox langsung bisa dipakai setelah email diverifikasi, tetapi transaksi live baru bisa setelah dokumen diverifikasi (1 sampai 2 hari kerja menurut dokumentasinya) dan perjanjian layanan diselesaikan bersama account manager. Waktu mengurus dokumen badan usaha yang belum dimiliki tidak termasuk di situ. Kasera Pay bisa menagih sesaat setelah mendaftar, dengan jatah 10 permintaan dan Rp 1.000.000 seumur akun sebelum verifikasi selesai; verifikasi dibutuhkan untuk mencairkan dana.
Kalau sudah punya PT, apakah masih ada alasan memakai Kasera Pay?
Ada, tetapi bukan soal tarif. Alasannya biasanya kecepatan mulai (tanpa perjanjian dan account manager), kebutuhan yang hanya QRIS dan Virtual Account, atau tautan pembayaran yang dibuat dari ponsel oleh staf tanpa integrasi. Kalau pembeli perlu membayar dari e-wallet langsung, gerai ritel, atau paylater, Finpay menawarkannya dan Kasera Pay tidak.
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs iPaymu
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs Pakasir
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Sakurupiah
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit