Perbandingan · Terbit
Kasera Pay vs Ayolinx: daftar harga terbuka dengan Virtual Account Rp 4.000 dan dokumentasi API berkata sandi, melawan tujuh bank Rp 5.000, QRIS Rp 500 sampai Rp 100.000, dan dokumentasi yang bisa dibaca sebelum mendaftar
Jawaban singkatnya: Ayolinx memasang daftar harganya terbuka di situsnya, dan pada Virtual Account angkanya lebih rendah: Rp 4.000 di sepuluh bank, ditambah BCA Rp 5.000, melawan Rp 5.000 di tujuh bank tanpa BCA di Kasera Pay. Ayolinx juga punya lebih banyak channel, yaitu e-wallet tersendiri, direct debit, dan gerai retail. Kasera Pay unggul pada QRIS bernominal Rp 71.400 sampai Rp 100.000, pada dokumentasi API yang bisa dibaca tanpa kata sandi, dan pada biaya yang tertulis lengkap termasuk pencairan. Seluruh keterangan tentang Ayolinx di halaman ini dibaca dari ayolinx.id, termasuk halaman Biaya, Tentang Kami, Payment Link, dan Syarat & Ketentuan, pada 17 Oktober 2026, saat artikel ini ditulis. Ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri.
Siapa Ayolinx
Kaki halaman situsnya mencantumkan PT Inovasi Pembayaran Digital, dan halaman Tentang Kami menyebut Ayolinx didirikan pada September 2022. FAQ di berandanya menyebut lisensi Bank Indonesia, sertifikasi ISO 27001, dan keanggotaan ASPI. Situsnya membagi solusi untuk personal, UMKM, dan perusahaan, dengan produk payment gateway, payment link, dan fraud detection system.
Biaya: dua daftar harga yang sama-sama terbuka
Halaman Biaya Ayolinx mencantumkan angka berikut per transaksi: Virtual Account BCA Rp 5.000; Virtual Account Mandiri, BNI, BRI, Permata, Sinarmas, Maybank, CIMB Niaga, BSI, Bank Sampoerna, dan BNC Rp 4.000; direct debit Rp 5.000; QRIS 0,7%; OVO 2,73%; DANA 2,1%; dan gerai retail Rp 5.000. Settlement yang tertulis D+1 untuk semua channel kecuali retail, yang D+2. Halaman itu tidak menyebut apakah angkanya sudah termasuk PPN, berapa biaya mengirim saldo ke rekening, atau minimum nominalnya. FAQ di berandanya menulis bahwa penggunaan payment gateway biasanya melibatkan biaya transaksi, biaya bulanan, dan biaya setup awal yang bervariasi menurut volume, sementara halaman Biaya tidak mencantumkan biaya bulanan atau setup. Syarat dan ketentuannya menyebut besar biaya ditentukan oleh Ayolinx.
Kasera Pay mengenakan QRIS Rp 500 flat untuk pembayaran sampai Rp 100.000 dan 0,7% + Rp 250 di atasnya, Virtual Account Rp 5.000 per pembayaran berhasil, dan Rp 3.000 per pencairan ke rekening, tanpa biaya bulanan. Biaya dipotong langsung dari pembayarannya, seperti dirinci di halaman biaya. Siapa yang menanggung biaya transaksi adalah pengaturan penjual. Contoh ilustrasi dengan angka yang tercantum di kedua situs:
| Pembayaran (ilustrasi) | Ayolinx | Kasera Pay |
|---|---|---|
| QRIS Rp 50.000 | Rp 350 | Rp 500 |
| QRIS Rp 100.000 | Rp 700 | Rp 500 |
| QRIS Rp 150.000 | Rp 1.050 | Rp 1.050 + Rp 250 = Rp 1.300 |
| QRIS Rp 1.000.000 | Rp 7.000 | Rp 7.000 + Rp 250 = Rp 7.250 |
| Virtual Account BRI Rp 500.000 | Rp 4.000 | Rp 5.000 |
| Virtual Account BCA Rp 500.000 | Rp 5.000 | Tidak tersedia |
Kolom Ayolinx belum memuat PPN dan biaya pencairan karena keduanya tidak tertulis; kolom Kasera Pay sudah final per pembayaran, dan biaya pencairannya Rp 3.000 per pencairan, bukan per pembayaran. Untuk penjual yang kebanyakan menerima Virtual Account di atas Rp 100.000, Ayolinx kemungkinan lebih murah per transaksi, dan selisih Rp 1.000 per pembayaran menjadi Rp 300.000 pada 300 pembayaran sebulan. Untuk penjual yang kebanyakan menerima QRIS antara Rp 71.400 dan Rp 100.000, arahnya terbalik.
Channel pembayaran: Ayolinx lebih lebar
| Kebutuhan | Ayolinx | Kasera Pay |
|---|---|---|
| QRIS | Ada | Ada, dinamis per tagihan, plus halaman pembayaran permanen dengan QR cetak |
| Virtual Account | Sebelas bank termasuk BCA, BSI, Sinarmas, Bank Sampoerna, dan BNC | Tujuh bank: BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, Maybank |
| E-wallet sebagai channel tersendiri | OVO dan DANA | Tidak ada; pembeli membayar dari aplikasi e-wallet lewat QRIS |
| Direct debit | Ada | Tidak ada |
| Gerai retail | Ada | Tidak ada |
| Tautan pembayaran tanpa website | Payment link statis dan dinamis, dengan pengaturan kedaluwarsa | Tautan per tagihan dari dashboard, plus halaman pembayaran permanen |
Daftar lengkap metode Kasera Pay ada di referensi metode pembayaran. Untuk pembeli yang terbiasa membayar di minimarket atau transfer ke Virtual Account BCA, Kasera Pay tidak punya jawabannya, dan itu kekalahan yang nyata.
Dokumentasi API: kata sandi melawan halaman terbuka
Menu Dokumentasi Ayolinx mengarah ke doc.ayolinx.id, yang saat artikel ini ditulis menampilkan “This documentation requires a password to access”. Karena itu format API, callback, dan cara verifikasinya tidak bisa dibandingkan di sini. Developer yang ingin menilai integrasinya perlu meminta akses lebih dulu.
Di Kasera Pay, permintaan pembayaran dibuat dengan API key bearer ke POST /v1/transactions, header Idempotency-Key mencegah tagihan ganda saat permintaan diulang, dan perubahan status dikirim lewat webhook bertanda tangan Kasera-Signature yang dicoba ulang sampai tujuh kali dalam sekitar 33 jam. Semuanya bisa dibaca tanpa akun di dokumentasi webhook dan halaman API lain, ditambah SDK resmi PHP dan JavaScript serta plugin WooCommerce.
Pendaftaran dan verifikasi
Situs Ayolinx punya tombol Register ke dashboard merchant-nya. Syarat dan ketentuannya mendefinisikan merchant sebagai orang perseorangan, baik WNI maupun WNA, atau badan hukum; menyebut bahwa Ayolinx atau pihak yang ditunjuknya memeriksa latar belakang data yang diberikan; dan menyebut bahwa akses penuh membutuhkan peningkatan akun dengan informasi tambahan. Dokumen apa saja yang diminta tidak dirinci di halaman yang dibaca. Ketentuan refund dan chargeback disebut diatur dalam perjanjian kerja sama.
Di Kasera Pay, perorangan bisa mendaftar tanpa badan usaha, dan verifikasi pemilik memakai KTP dan selfie; badan usaha menambahkan SK Pendirian, SK Pernyataan, NPWP Perusahaan, dan NIB. Daftar lengkapnya ada di dokumentasi verifikasi. Sebelum verifikasi selesai, akun sudah bisa membuat 10 permintaan pembayaran dengan total Rp 1.000.000. Saldo dicairkan ke rekening terverifikasi sesuai jadwal pilihan pemilik, harian sampai bulanan atau manual, dengan minimum Rp 10.000 diterima di rekening, seperti dijelaskan di panduan pencairan dana.
Cara memutuskan
- Pilih Ayolinx kalau sebagian besar pembayaran masuk lewat Virtual Account di atas Rp 100.000 dan selisih Rp 1.000 per transaksi penting; kalau pembeli butuh Virtual Account BCA, BSI, gerai retail, direct debit, atau tombol OVO dan DANA; dan kalau proses meminta akses dokumentasi tidak menjadi masalah.
- Pilih Kasera Pay kalau banyak pembayaran QRIS bernominal kecil sampai Rp 100.000; kalau developer harus bisa membaca API dan format webhook sebelum memutuskan; kalau seluruh biaya, termasuk pencairan, harus diketahui sebelum mendaftar; atau kalau penagihan dilakukan lewat tautan dari dashboard tanpa website.
Sebelum memutuskan atas dasar biaya, tanyakan ke Ayolinx secara tertulis apakah angka di halaman Biaya sudah termasuk PPN dan berapa biaya pencairan saldonya, lalu masukkan keduanya ke tabel di atas. Kriteria memilih gateway secara umum dibahas di panduan memilih payment gateway.
Pertanyaan yang sering muncul
Mana yang lebih murah untuk QRIS, Ayolinx atau Kasera Pay?
Tergantung nominalnya. Dengan angka yang tercantum saat artikel ini ditulis, Ayolinx (0,7%) lebih murah untuk pembayaran di bawah sekitar Rp 71.400 dan di atas Rp 100.000, dengan selisih sekitar Rp 250 per pembayaran di atas Rp 100.000. Kasera Pay (Rp 500 flat sampai Rp 100.000) lebih murah di antara keduanya, misalnya Rp 500 melawan Rp 700 pada pembayaran Rp 100.000. Halaman biaya Ayolinx tidak menyebut apakah angkanya sudah termasuk PPN atau apakah ada biaya pencairan, jadi tanyakan keduanya sebelum menghitung.
Pembeli saya banyak yang memakai BCA. Bagaimana?
Ayolinx mencantumkan Virtual Account BCA dengan biaya Rp 5.000. Kasera Pay tidak menawarkan Virtual Account BCA; banknya BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank. Pembeli yang memakai aplikasi BCA tetap bisa membayar QRIS di Kasera Pay, tetapi kalau pembeli terbiasa transfer ke nomor Virtual Account BCA, itu kekalahan Kasera Pay yang nyata.
Bisakah mencoba integrasi Kasera Pay sebelum mendaftar atau bicara dengan siapa pun?
Dokumentasinya bisa dibaca tanpa akun di pay.kasera.id/docs, termasuk pembuatan transaksi, header Idempotency-Key, dan format webhook bertanda tangan Kasera-Signature. Setelah mendaftar, mode tes dengan API key tes tersedia sejak hari pertama, dan sebelum verifikasi selesai akun live sudah bisa membuat 10 permintaan pembayaran dengan total Rp 1.000.000.
Ayolinx punya e-wallet sebagai channel tersendiri. Apakah pembeli Kasera Pay bisa membayar dari OVO atau DANA?
Bisa, lewat QRIS: pembeli memindai QR dari aplikasi dompet digital apa pun yang mendukung QRIS. Yang tidak ada di Kasera Pay adalah tombol e-wallet tersendiri yang membuka aplikasinya langsung, seperti channel OVO dan DANA yang dicantumkan Ayolinx.
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs BAYAR GG
- Kasera Pay vs Bayarind
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Espay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs Finpay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs iPay88
- Kasera Pay vs iPaymu
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs NICEPAY
- Kasera Pay vs OrderOnline
- Kasera Pay vs OttoPay
- Kasera Pay vs OY! Indonesia
- Kasera Pay vs Pakasir
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Paylabs
- Kasera Pay vs Prismalink
- Kasera Pay vs Qrispy
- Kasera Pay vs Sakurupiah
- Kasera Pay vs Scalev
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit