Perbandingan · Terbit
Kasera Pay vs OttoPay: stiker QRIS untuk warung dan gateway lewat tim sales, melawan tautan pembayaran dan API yang didaftarkan sendiri dengan tarif yang tercantum
Jawaban singkatnya: OttoPay dibangun untuk toko fisik. Warung mendapat stiker QRIS, aplikasi Android untuk menerima pembayaran dan menjual pulsa serta tagihan, dan pencairan omzet yang menurut situsnya gratis. Toko modern dan usaha besar mendapat mesin EDC, QRIS, dan payment gateway dengan lebih dari 50 channel, tetapi lewat formulir, dokumen, dan tim sales, dengan MDR yang tidak dipublikasikan. Kasera Pay dibangun untuk penjual yang menagih dari jarak jauh: daftar sendiri, buat tautan pembayaran atau panggil API hari itu juga, dengan tarif yang tertulis di beranda. Seluruh keterangan tentang OttoPay di halaman ini dibaca dari ottopay.id, termasuk halaman FAQ dan syarat dan ketentuannya, pada 16 Oktober 2026, saat artikel ini ditulis. Ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri.
Siapa OttoPay
Kaki halaman situsnya mencantumkan PT Reksa Transaksi Sukses Makmur sebagai pemilik merek, dan halaman payment gateway-nya menyebut izin dari Bank Indonesia serta sertifikasi PCI DSS. FAQ-nya menjelaskan OttoPay sebagai merchant aggregator, aplikasi pembayaran lewat QR, sekaligus payment gateway. Situsnya dibagi dua sejak menu pertama, dan pembagian itu yang paling menentukan pilihan:
- Mitra UMKM: warung, toko kelontong, warteg, pedagang kaki lima, dan kios dengan lokasi permanen atau semi permanen. Isinya aplikasi OttoPay di Android, stiker QRIS, penjualan produk digital seperti pulsa, paket data, listrik, air, asuransi, dan pajak, pasokan barang grosir, pencatatan lewat OttoKasir, dan akses modal usaha.
- Mitra Bisnis: restoran, kafe, ritel modern, dan toko online. Isinya payment gateway, mesin EDC multipayment, QRIS statis dan dinamis, Business Portal untuk laporan dan payment link, serta layanan mitra strategis.
Cara mendaftar: sales yang datang melawan formulir online
Jalur Mitra UMKM bisa dimulai dua cara menurut FAQ-nya: mengirim nama dan alamat toko lewat WhatsApp lalu tim sales datang mendaftarkan toko dan menempelkan stiker penanda, atau memasang aplikasinya dari Google Play dan mendaftar sendiri. Aplikasi disebut berjalan di Android 4.4 ke atas. Stiker QRIS disebut diterima H+14 dari pendaftaran, sementara halaman QRIS-nya menulis akun QRIS bisa dipakai H+1 setelah pendaftaran selesai. Satu orang hanya boleh punya satu akun, dan kode merchant tidak bisa diubah.
Jalur Mitra Bisnis, termasuk toko online, dimulai dari formulir pendaftaran merchant dan dokumen pendukung. Pesan setelah formulir terkirim menyebut tim sales menghubungi paling lambat 1x24 jam pada hari kerja, Senin sampai Jumat pukul 09.00 sampai 17.00 WIB. Syarat dan ketentuannya menjadikan Merchant Registration Form (MRF) sebagai dasar kerja sama, yang berlaku setelah diverifikasi dan disetujui OttoPay. Dokumentasi teknisnya ditautkan ke docs.ottodigital.id, yang tidak bisa dibuka saat artikel ini ditulis, jadi format API dan callback-nya tidak dibandingkan di sini.
Di Kasera Pay, pendaftaran dilakukan sendiri di situs, tanpa formulir sales dan tanpa kunjungan. Akun perorangan diverifikasi dengan KTP dan selfie, seperti dirinci di dokumentasi verifikasi. Sebelum verifikasi selesai, akun sudah bisa membuat 10 permintaan pembayaran dengan total Rp 1.000.000, dan mode tes bisa dipakai sejak hari pertama. Dashboard-nya berjalan di browser apa pun, ditambah aplikasi Android.
Biaya: satu angka kecil yang terbuka, sisanya lewat penawaran
Satu-satunya angka biaya yang tercantum di halaman yang dibaca ada di FAQ Mitra UMKM: biaya admin Rp 500 per bulan, dikenakan sekali sebulan. MDR QRIS untuk Mitra UMKM tidak tercantum di halaman yang dibaca. Untuk Mitra Bisnis, baik toko fisik maupun online, FAQ-nya menulis bahwa MDR dikenakan untuk setiap nominal transaksi dan persentasenya dibahas bersama tim komersial. Syarat dan ketentuannya menambahkan biaya pemeliharaan dan fitur yang dibayar bulanan atau tahunan lewat invoice dalam 14 hari kerja; kalau terlambat, OttoPay diberi kuasa memotongnya dari dana settlement. Dokumen yang sama melarang merchant membebankan MDR kepada pelanggan sebagai biaya tambahan.
Di Kasera Pay, QRIS dikenai 0,7% + Rp 250 dan Virtual Account Rp 5.000 per pembayaran berhasil, dipotong langsung dari pembayaran itu, tanpa biaya bulanan dan tanpa tagihan terpisah, seperti dirinci di halaman biaya. Siapa yang menanggung biaya transaksi adalah pengaturan penjual; kalau dibebankan ke pembayar, totalnya tampil sebelum pembayar membayar. Contoh ilustrasi:
| Situasi (ilustrasi) | Biaya di Kasera Pay |
|---|---|
| Pesanan online Rp 150.000 lewat QRIS | Rp 1.050 + Rp 250 = Rp 1.300 |
| Pesanan online Rp 150.000 lewat Virtual Account | Rp 5.000 |
| Belanja warung Rp 15.000 lewat QRIS | Rp 105 + Rp 250 = Rp 355, sekitar 2,4% dari belanjanya |
| 300 belanja warung Rp 15.000 sebulan | Rp 106.500, ditambah Rp 3.000 per pencairan |
Baris terakhir itu yang perlu dibaca jujur. Pada belanja kecil di warung, komponen tetap Rp 250 membuat Kasera Pay mahal secara persentase, dan OttoPay menyebut pencairan omzet Mitra UMKM ke bank mana pun gratis. Tanpa angka MDR OttoPay, selisihnya tidak bisa dihitung di sini, tetapi arah keuntungannya untuk warung jelas.
Uang keluar
Halaman QRIS OttoPay menulis dua aturan berbeda. Untuk Mitra UMKM, saldo omzet masuk ke aplikasi dan bisa dicairkan ke bank mana pun secara real time dan gratis, dengan menu Omzet lalu Pencairan ke Bank. Untuk Mitra Bisnis, dana masuk ke rekening terdaftar H+1 setelah transaksi, sebagai layanan berbayar. Syarat dan ketentuannya menyebut jumlah pelimpahan dana dikenakan biaya sesuai jenis layanan dan settlement dijalankan sesuai Service Level Agreement yang disepakati.
Di Kasera Pay, saldo yang siap dicairkan dikirim ke rekening yang sudah diverifikasi sesuai jadwal pilihan pemilik, harian sampai bulanan atau manual, dengan biaya Rp 3.000 per pencairan dan minimum Rp 10.000 diterima di rekening. Rinciannya ada di panduan pencairan dana. Pencairan harian selama sebulan berarti sekitar Rp 90.000 biaya pencairan, mingguan sekitar Rp 12.000. Untuk penjual bervolume kecil, jadwal mingguan biasanya lebih masuk akal.
Channel pembayaran: OttoPay lebih lebar
| Kebutuhan | OttoPay | Kasera Pay |
|---|---|---|
| QRIS | Statis dan dinamis, stiker untuk warung, juga lewat EDC | Dinamis per tagihan, plus halaman pembayaran permanen yang QR-nya bisa dicetak |
| Payment gateway online | Disebut lebih dari 50 channel pembayaran lewat satu integrasi API | QRIS dan Virtual Account BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, Maybank |
| Mesin EDC untuk kasir | Ada | Tidak ada |
| Jual pulsa, tagihan, barang grosir | Ada, untuk Mitra UMKM | Tidak ada |
| Tautan pembayaran tanpa website | Payment link lewat Business Portal Mitra Bisnis | Dari dashboard, dikirim lewat email atau WhatsApp (memakai saldo WhatsApp) |
| Plugin dan SDK | Tidak disebut di halaman yang dibaca | WooCommerce, SDK resmi PHP dan JavaScript |
Kasera Pay hanya menawarkan QRIS dan Virtual Account. Untuk pembeli yang ingin membayar dengan cara lain, atau kasir yang butuh mesin di meja, itu kekalahan yang nyata.
Integrasi untuk developer
Di Kasera Pay, permintaan pembayaran dibuat dengan API key bearer ke POST /v1/transactions, header Idempotency-Key mencegah tagihan ganda saat permintaan diulang, dan perubahan status dikirim lewat webhook bertanda tangan Kasera-Signature yang dicoba ulang sampai tujuh kali dalam sekitar 33 jam. Semua itu terbuka di dokumentasi webhook dan halaman API lain tanpa perlu akun, ditambah SDK resmi PHP dan JavaScript.
Cara memutuskan
- Pilih OttoPay kalau usahanya warung atau toko fisik yang ingin stiker QRIS, pencairan omzet gratis, dan penghasilan tambahan dari pulsa dan tagihan; kalau kasir butuh mesin EDC; atau kalau toko online butuh lebih dari 50 channel dan siap melewati proses sales serta negosiasi MDR.
- Pilih Kasera Pay kalau penagihan dilakukan dari jarak jauh lewat WhatsApp, Instagram, atau email; kalau tarif harus diketahui sebelum mendaftar; kalau pendaftar perorangan ingin mulai hari ini tanpa kunjungan sales; atau kalau developer butuh API dan webhook yang dokumentasinya bisa dibaca sebelum memutuskan.
Sebelum memutuskan atas dasar biaya, minta angka MDR tertulis dari OttoPay untuk jalur yang akan dipakai, lalu bandingkan dengan biaya per pembayaran di atas. Kriteria memilih gateway secara umum dibahas di panduan memilih payment gateway.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa MDR OttoPay untuk payment gateway?
Tidak tercantum di halaman publiknya saat artikel ini ditulis. FAQ OttoPay untuk mitra online dan toko modern menyebut MDR dikenakan untuk setiap nominal transaksi, dan persentasenya dibahas bersama tim komersial pada tahap diskusi awal. Syarat dan ketentuannya menyebut besar MDR tercantum di Merchant Registration Form. Angka yang bisa dibandingkan dengan tarif Kasera Pay hanya bisa didapat dari penawaran OttoPay sendiri.
Apakah warung lebih cocok memakai OttoPay?
Untuk warung yang ingin satu stiker QRIS di etalase, sekaligus berjualan pulsa, token listrik, dan tagihan dari aplikasi yang sama, kemungkinan besar ya. Itu yang dibangun jalur Mitra UMKM OttoPay, termasuk sales yang datang ke toko. Kasera Pay tidak menjual pulsa atau tagihan, tidak mengirim stiker, dan komponen tetap Rp 250 per pembayaran QRIS terasa berat pada belanja kecil. Kekuatan Kasera Pay ada di tagihan bernominal yang dikirim lewat tautan atau dibuat dari sistem sendiri lewat API.
Bisakah mencoba integrasi Kasera Pay sebelum bicara dengan siapa pun?
Bisa. Pendaftaran dilakukan sendiri secara online, mode tes dengan API key tes tersedia sejak hari pertama, dan sebelum verifikasi selesai akun live sudah bisa membuat 10 permintaan pembayaran dengan total Rp 1.000.000. Dokumentasi API, termasuk format webhook dan header Idempotency-Key, terbuka di pay.kasera.id/docs tanpa login.
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs BAYAR GG
- Kasera Pay vs Bayarind
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Espay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs Finpay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs iPay88
- Kasera Pay vs iPaymu
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs NICEPAY
- Kasera Pay vs OrderOnline
- Kasera Pay vs OY! Indonesia
- Kasera Pay vs Pakasir
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Paylabs
- Kasera Pay vs Prismalink
- Kasera Pay vs Qrispy
- Kasera Pay vs Sakurupiah
- Kasera Pay vs Scalev
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit