Blog · Terbit
Menerima pembayaran toko optik dan kacamata: DP seharga lensa yang tidak bisa dijual ulang, aturan lensa progresif yang ditulis sebelum dibayar, dan kacamata yang diserahkan setelah status Dibayar
Toko optik menjual dua jenis barang yang harus ditagih dengan cara berbeda. Frame siap pakai, kacamata baca, softlens, dan cairan pembersih adalah barang biasa: satu tagihan di kasir, lunas, selesai. Lensa resep berbeda karena diasah untuk satu pasang mata dan tidak punya pembeli kedua. Susunan yang paling sedikit menimbulkan kerugian: tagihan lensa dibuat setelah jenis lensanya dipilih, DP minimal sebesar harga lensa sebelum lensa dipesan, aturan adaptasi dan penggantian ditulis di nota sebelum DP, dan kacamata diserahkan hanya setelah tagihan pelunasan berstatus Dibayar. Di bawah sekitar Rp 678.600 per pembayaran, QRIS lebih murah; di atasnya, Virtual Account.
Frame siap pakai, softlens, dan aksesori: satu tagihan di kasir
Untuk barang yang langsung dibawa pulang, kasir membuat satu tagihan dari dashboard atau aplikasi dengan nominal final, memilih metode, dan pelanggan memindai QRIS dengan aplikasi bank atau dompet digital yang mendukung QRIS. Barang diserahkan setelah layar menunjukkan Dibayar. Caranya dirinci di panduan menerima pembayaran.
Pelanggan softlens yang membeli ulang setiap bulan biasanya memesan lewat WhatsApp dan minta dikirim. Tagihannya dibuat setelah ongkir diketahui, tautannya dikirim lewat chat, dan paket diserahkan ke kurir setelah statusnya Dibayar. Satu tagihan berisi harga barang ditambah ongkir lebih mudah dicocokkan daripada dua transfer terpisah.
Lensa resep: tagih setelah lensanya dipilih, bukan setelah mata diperiksa
Hasil pemeriksaan mata belum menentukan harga. Yang menentukan adalah pilihan setelahnya: lensa single vision atau progresif, indeks ketebalan, lapisan antisilau, lensa yang berubah gelap di luar ruangan, dan frame yang dipakai. Buat tagihan setelah semua pilihan itu disepakati dan tertulis di nota, karena tagihan yang dibuat sebelum pelanggan selesai memilih hampir selalu harus dibatalkan dan dibuat ulang.
Tagihan dari dashboard berlaku 60 menit, lalu menjadi Kedaluwarsa dan tidak bisa dibayar. Untuk pelanggan yang masih di toko, waktu itu lebih dari cukup. Untuk pelanggan yang bilang “nanti ditransfer dari rumah”, jangan pesan lensanya dulu; buat tagihan baru saat pelanggan siap membayar, dan pesan lensa setelah DP berstatus Dibayar.
DP seharga lensa, bukan separuh harga
Kebiasaan DP 50% berasal dari barang yang masih bisa dijual ke orang lain kalau pembelinya menghilang. Lensa resep tidak: lensa minus 2,75 dengan silinder 0,50 yang sudah diasah dan dipotong mengikuti bentuk frame tertentu tidak bisa dipasang untuk pelanggan lain. Frame display masih bisa dijual lagi. Karena itu DP yang masuk akal minimal menutup harga lensanya. Untuk paket Rp 1.250.000 dengan lensa Rp 800.000 dan frame Rp 450.000, DP Rp 800.000 melindungi toko sepenuhnya; DP Rp 625.000 meninggalkan Rp 175.000 lensa yang tidak tertagih kalau kacamatanya tidak pernah diambil.
Tulis di nota berapa lama kacamata disimpan setelah jadi dan apa yang terjadi pada DP kalau tidak diambil. Pola dua tagihan ini sama dengan yang dipakai konter servis untuk DP sparepart, yang dibahas lebih rinci di tulisan tentang servis HP dan laptop.
Lensa progresif: aturan adaptasi ditulis sebelum DP
Lensa progresif dan lensa dengan resep yang berubah banyak sering butuh masa adaptasi, dan sebagian pelanggan kembali karena pusing atau merasa bidang bacanya sempit. Pembayaran QRIS dan Virtual Account yang sudah berhasil tidak bisa di-refund lewat Kasera Pay. Kalau ada pengembalian uang, nominalnya ditransfer dari rekening toko sendiri dan biaya transaksinya tidak kembali, seperti dijelaskan di tulisan tentang pengembalian dana. Karena jalan kembalinya manual, aturannya harus sudah tertulis saat DP diminta:
- Berapa lama masa adaptasi sebelum keluhan dilayani, misalnya dua minggu pemakaian.
- Apa yang ditanggung toko: pemeriksaan ulang dan penyesuaian frame gratis, atau satu kali ganti lensa kalau ukurannya terbukti keliru saat diperiksa ulang.
- Apa yang tidak: ganti jenis lensa karena berubah pikiran, misalnya dari progresif ke single vision, dihitung sebagai pesanan baru dengan tagihan baru.
Penggantian lensa karena kesalahan ukur adalah pekerjaan ulang tanpa uang berpindah: tidak perlu tagihan, cukup catatan di nota. Yang perlu tagihan baru hanya selisih harga kalau pelanggan memilih lensa yang lebih mahal.
Pelunasan saat kacamata diambil
Saat kacamata jadi, kasir membuat tagihan kedua sebesar sisa harga. Pelanggan yang datang membayar di kasir; pelanggan yang minta dikirim menerima tautan lewat WhatsApp, dan paket baru diserahkan ke kurir setelah tagihan itu berstatus Dibayar. Dengan dua tagihan bernomor nota yang sama, pertanyaan “yang ini sudah lunas belum?” terjawab dari kolom pencarian dashboard tanpa membuka mutasi rekening.
Yang ditulis di Keterangan, dan yang tidak
Keterangan tampil di halaman pembayaran yang dibuka pelanggan, dan tautan pembayaran sering diteruskan ke orang lain, misalnya ke pasangan atau orang tua yang membayarkan. Tulis yang membantu mencari: nomor nota, tahap, dan barangnya. Contoh: “OPT-1016-12 DP lensa progresif” dan “OPT-1016-12 pelunasan”. Ukuran resep, keluhan mata, dan hasil pemeriksaan tetap di catatan pelanggan toko, bukan di Keterangan.
Bagian yang dibayar kantor atau asuransi
Sebagian pelanggan datang dengan tunjangan kacamata dari kantor atau asuransi yang membayar sebagian harga lewat jalurnya sendiri. Kasera Pay hanya dipakai untuk bagian yang dibayar pelanggan. Buat tagihan sebesar selisihnya, dan tulis di nota berapa yang ditanggung pihak lain beserta nomor klaimnya, supaya saat rekonsiliasi jumlah dari dua jalur itu sama dengan harga paket.
Pemeriksaan mata kolektif di kantor dan sekolah
Optik yang membuka pemeriksaan di kantor atau sekolah biasanya menerima dua jenis pembayar sekaligus: perusahaan yang membayar paket dasar, dan karyawan yang menambah biaya untuk lensa atau frame yang lebih baik. Untuk perusahaan, tagihan Virtual Account per gelombang lebih cocok karena nominalnya besar dan bagian keuangan terbiasa mentransfer. Untuk karyawan, tagihan QRIS per orang dengan nama dan nomor nota di Keterangan. Pilihan antara keduanya dibahas lebih lengkap di panduan memilih QRIS atau Virtual Account.
Hitungan biaya per nominal
Biaya dipotong dari setiap pembayaran berhasil: QRIS 0,7% + Rp 250, Virtual Account Rp 5.000, tanpa biaya bulanan. Komponen persennya dibulatkan ke atas. Contoh ilustrasi:
| Pembayaran (ilustrasi) | QRIS | Virtual Account |
|---|---|---|
| Cairan softlens, Rp 45.000 | Rp 565 | Rp 5.000 |
| Softlens satu bulan + ongkir, Rp 180.000 | Rp 1.510 | Rp 5.000 |
| Kacamata anak siap pakai, Rp 350.000 | Rp 2.700 | Rp 5.000 |
| Frame + lensa single vision, Rp 650.000 | Rp 4.800 | Rp 5.000 |
| DP lensa progresif, Rp 1.200.000 | Rp 8.650 | Rp 5.000 |
| Paket kantor satu gelombang, Rp 2.400.000 | Rp 17.050 | Rp 5.000 |
Pencairan ke rekening dikenai Rp 3.000 per pencairan, bukan per pembayaran. Cara memasukkan biaya ke harga jual ada di tulisan tentang harga jual setelah biaya transaksi.
Menyiapkan akunnya
Pemilik optik perorangan bisa mendaftar tanpa badan usaha; verifikasi pemilik memakai KTP dan selfie. Sebelum verifikasi selesai, akun sudah bisa membuat 10 permintaan pembayaran dengan total Rp 1.000.000, cukup untuk mencoba alurnya di kasir. Refraksionis dan kasir diundang sebagai anggota tim berperan Staf: Staf bisa membuat, melihat, dan membatalkan tagihan, tetapi tidak bisa mencairkan saldo atau mengganti rekening, seperti dirinci di dokumentasi tim.
Pertanyaan yang sering muncul
Pelanggan tidak cocok dengan lensa progresifnya dan minta uang kembali. Bisa dikembalikan lewat Kasera Pay?
Tidak. Pembayaran QRIS dan Virtual Account yang sudah berhasil tidak bisa di-refund lewat Kasera Pay, baik oleh toko maupun oleh Kasera. Kalau toko memutuskan mengembalikan uang, nominalnya ditransfer dari rekening usaha sendiri, dan biaya transaksi yang sudah terpotong tidak kembali. Karena itu aturan masa adaptasi dan penggantian lensa sebaiknya tertulis di nota sebelum DP dibayar, bukan dirumuskan setelah komplain masuk.
Pelanggan memperlihatkan tangkapan layar transfer pelunasan. Kacamatanya boleh langsung diserahkan?
Jangan. Satu-satunya tanda yang dipakai adalah status Dibayar di dashboard atau aplikasi Kasera Pay pada tagihan pelunasan itu. Tangkapan layar bisa diedit, dan kacamata yang sudah dibawa pulang tidak bisa ditagih ulang dengan mudah. Kalau statusnya masih Menunggu, pembayarannya belum masuk.
Satu kantor memesan kacamata untuk 30 karyawan sekaligus, totalnya Rp 18.000.000. Bisa satu tagihan?
Tidak dengan batas bawaan. Maksimum per pembayaran saat ini Rp 10.000.000, jadi pesanan sebesar itu dibagi beberapa tagihan Virtual Account, misalnya per gelombang pengambilan atau per divisi, masing-masing dengan nomor pesanan kantor di Keterangan. Batas maksimum Virtual Account bisa dinaikkan per akun atas permintaan ke halo@kasera.id.
Panduan per jenis usaha
- Laundry
- Katering
- Bengkel motor dan mobil
- Klinik gigi dan praktik dokter
- Fotografi dan videografi
- Bimbel dan les privat
- Gym dan studio kebugaran
- Sewa lapangan olahraga
- Homestay dan villa
- Rental alat
- Toko bahan bangunan
- Jasa renovasi rumah
- Jasa pindahan rumah
- Percetakan dan digital printing
- Pet shop dan penitipan hewan
- Open trip
- Depot air minum isi ulang
- Toko bunga dan papan bunga
- Sekolah sepak bola dan klub olahraga anak
- Servis HP dan laptop
- Kursus mengemudi
- Sanggar tari dan kursus musik
- Aqiqah dan hewan kurban
- Antar-jemput sekolah
- SPP sekolah swasta, madrasah, dan pesantren
- Kue rumahan
- Jualan sayur online
- Kantin dan food court
- Cuci mobil dan motor
- Jualan frozen food
- Jualan thrift dan preloved
- Cleaning service dan bersih-bersih rumah
- Jasa penerjemah dan juru bahasa
- Tanaman hias dan bibit
- Pesanan hampers dan parsel
- Warung dan kasbon
- Kedai kopi dan kafe
- Penjahit dan konveksi
- Kos dan kontrakan
- Jastip
- Freelancer
- Jasa website dan hosting
- Jasa panggilan di tempat