Blog · Terbit
Menerima pembayaran jasa pindahan rumah: DP yang mengunci truk dan tanggal, pelunasan setelah barang diturunkan, dan kerusakan yang dipotong sebelum uangnya masuk
Jasa pindahan berbeda dari hampir semua jasa lain dalam satu hal: selama pekerjaan berjalan, seluruh isi rumah pelanggan ada di tangan penyedia jasa. Susunan penagihan yang paling jarang berujung sengketa mengikuti fakta itu. DP kecil mengunci truk dan tanggal, ditagih saat jadwalnya sudah dekat. Pelunasan ditagih di lokasi tujuan setelah barang diturunkan dan dicek bersama, sebelum tim pulang. Kerusakan dipotong dari pelunasan, bukan dikembalikan sesudahnya. Tambahan di hari H selalu menjadi tagihan tersendiri. Semua tagihan dibuat saat pelanggan siap membayar, karena permintaan pembayaran dari dashboard berlaku 60 menit.
Harga baru pasti setelah survei, dan penawaran yang menuliskan urutan bayarnya
Harga pindahan ditentukan oleh volume barang, jenis truk, jarak, lantai tanpa lift, jarak angkut dari truk ke pintu, dan jasa bongkar pasang atau pengemasan. Semua itu baru jelas setelah survei, langsung atau lewat video call. Penawaran tertulis yang dikirim setelah survei sebaiknya memuat tiga hal sekaligus: rincian harga, daftar barang besar yang dihitung, dan urutan pembayaran beserta saatnya. Kalimat seperti “DP Rp 500.000 saat jadwal dikonfirmasi H-3, pelunasan setelah barang diturunkan dan dicek di lokasi tujuan” menutup sebagian besar pertengkaran sebelum terjadi.
Daftar barang itu nanti dipakai dua kali: sebagai dasar tambahan kalau barang di hari H ternyata lebih banyak, dan sebagai dasar pengecekan saat bongkar.
DP: mengunci truk, ditagih saat jadwalnya sudah dekat
DP berfungsi mengunci truk dan tim untuk tanggal tertentu, karena hari Sabtu dan akhir bulan cepat penuh. Tagihannya dibuat saat pelanggan mengonfirmasi tanggal di chat, lalu tautannya dikirim saat itu juga. Jangan membuatnya malam sebelumnya untuk “dibayar besok pagi”: tagihan yang tidak dibayar dalam 60 menit kedaluwarsa, dan pelanggan yang membukanya terlambat hanya melihat tagihan yang sudah mati. Tagihan yang kedaluwarsa tidak dikenai biaya, jadi membuat ulang tidak merugikan siapa pun. Jadwal baru dianggap terkunci setelah status tagihan DP berubah menjadi Dibayar di dashboard, bukan setelah pelanggan mengirim tangkapan layar.
Satu batasan perlu diperhatikan. Halaman penggunaan yang dilarang di Kasera Pay meminta persetujuan tertulis lebih dulu untuk hal yang dibayar jauh sebelum diserahkan. Pindahan kantor yang dipesan berbulan-bulan sebelumnya masuk ke wilayah itu. Paling sederhana: tagih DP ketika jadwal tinggal beberapa hari, atau tanyakan dulu kalau usaha memang biasa menerima DP jauh hari.
Pelunasan: setelah barang turun dan dicek, sebelum tim pulang
Urutan di lokasi tujuan: barang diturunkan, pelanggan mencocokkan barang dengan daftar dan memeriksa kondisinya, selisih atau kerusakan dicatat, lalu koordinator membuat tagihan pelunasan dengan nominal yang sudah dikurangi potongan. QR-nya ditunjukkan di layar ponsel koordinator dan dipindai pelanggan dengan aplikasi bank atau dompet digitalnya. Begitu statusnya Dibayar, tim boleh pulang.
Urutan ini menyelesaikan masalah yang paling sulit dalam jasa pindahan: kerusakan. Pembayaran QRIS dan Virtual Account yang sudah berhasil tidak bisa dikembalikan lewat Kasera Pay. Kalau pelunasan sudah dibayar penuh sebelum lemari yang retak ketahuan, ganti ruginya harus ditransfer dari rekening usaha sendiri, dan biaya transaksi pelunasan tetap terpotong. Kalau pengecekan dilakukan lebih dulu, ganti rugi cukup menjadi potongan di tagihan yang belum dibuat. Tulis potongannya di kolom Keterangan, misalnya “Pelunasan pindahan Bekasi ke Depok, dipotong Rp 250.000 kaca lemari”. Keterangan itu tampil di halaman pembayaran dan ikut di tanda terima yang dikirim ke email pelanggan kalau emailnya diisi. Cara menangani keluhan yang muncul setelah tim pulang dibahas di panduan menangani sengketa dan komplain pembeli.
Rumah baru sering belum punya Wi-Fi, dan basement apartemen sering tanpa sinyal. Koordinator butuh data untuk membuat tagihan, pelanggan butuh data untuk membayar. Persiapannya dibahas di tulisan tentang menerima pembayaran tanpa sinyal stabil; dalam pindahan, jalan keluar yang paling sering cukup adalah naik ke lobi atau keluar ke jalan.
Tambahan di hari H: disepakati sebelum diangkat, ditagih tersendiri
Barang ternyata lebih banyak dari survei, lift barang gedung ternyata rusak, atau pelanggan minta sekalian membuang kasur lama. Sepakati harga tambahan sebelum barangnya diangkat, lalu tagih sebagai permintaan pembayaran sendiri dengan keterangan “Tambahan: satu rit pikap untuk barang di luar daftar”. Jangan melebur tambahan ke pelunasan. Pelunasan yang nominalnya berbeda dari penawaran memaksa pelanggan menghitung ulang di saat paling lelah, dan di situ pertengkaran dimulai.
Hitungan biaya: metode mengikuti nominal tiap tahap
Contoh ilustrasi pindahan dalam kota senilai Rp 2.400.000, dengan tarif yang berlaku saat artikel ini ditulis: QRIS 0,7% + Rp 250 per transaksi berhasil, Virtual Account Rp 5.000 tetap. Titik impasnya sekitar Rp 678.600; di bawahnya QRIS lebih murah, di atasnya Virtual Account.
| Tahap | Nominal | Lewat QRIS | Lewat Virtual Account |
|---|---|---|---|
| DP | Rp 500.000 | Rp 3.750 | Rp 5.000 |
| Pelunasan | Rp 1.900.000 | Rp 13.550 | Rp 5.000 |
| Tambahan satu rit | Rp 350.000 | Rp 2.700 | Rp 5.000 |
Semua lewat QRIS: Rp 20.000. Semua lewat Virtual Account: Rp 15.000. Dengan metode yang mengikuti nominal (QRIS untuk DP dan tambahan, Virtual Account untuk pelunasan): Rp 11.450. Satu hal praktis di lokasi: QRIS dipindai dari layar koordinator, sedangkan Virtual Account dibayar dengan menyalin nomor di aplikasi bank pelanggan, jadi untuk pelunasan kirim tautannya ke WhatsApp pelanggan. Pertimbangan lengkapnya ada di panduan memilih QRIS atau Virtual Account.
Pindahan antarkota: tiga tahap, dan plafon Rp 10.000.000
Pindahan antarkota membuat barang berada di truk berhari-hari, dan nominalnya bisa melewati batas bawaan Rp 10.000.000 per pembayaran. Susunan tiga tahap membagi risikonya: DP saat jadwal dikonfirmasi, pembayaran kedua setelah semua barang naik truk dan daftar barang ditandatangani di lokasi asal, dan sisa kecil setelah bongkar dan pengecekan di kota tujuan. Contoh ilustrasi senilai Rp 14.000.000: DP Rp 3.000.000, tahap kedua Rp 9.000.000, sisa Rp 2.000.000. Ketiganya di bawah plafon, dan lewat Virtual Account biayanya Rp 15.000, melawan Rp 98.750 kalau semuanya lewat QRIS.
Kalau satu tahap tetap di atas Rp 10.000.000, pecah menjadi dua tagihan, atau minta maksimum Virtual Account akun dinaikkan lewat halo@kasera.id dengan menyebut nominal terbesar yang diperkirakan; rinciannya ada di halaman batas transaksi. Nominal besar juga bisa tertolak oleh batas transfer harian di aplikasi bank pelanggan sendiri, dan gejalanya dibahas di tulisan tentang batas transfer pembeli.
Sewa truk, kardus, dan biaya gedung: uang siapa yang ditagih
Jasa pindahan sering memakai truk sewaan atau tenaga borongan. Selama penyedia jasa membayar sewa itu sebagai biayanya sendiri dan menagih pelanggan untuk pekerjaan pindahannya, semuanya bersih. Lain halnya kalau pemilik truk hanya menitipkan tagihannya lewat akun penyedia jasa: itu menerima pembayaran atas nama usaha lain, yang juga butuh persetujuan tertulis. Kardus dan bubble wrap yang dijual sebagai bagian dari jasa pengemasan boleh masuk penawaran. Deposit atau izin bongkar muat dari pengelola apartemen sebaiknya dibayar pelanggan langsung ke pengelola, karena uang itu memang bukan milik penyedia jasa.
Menyiapkan akunnya
Selesaikan verifikasi sebelum pindahan pertama: sebelum terverifikasi, akun hanya punya jatah 10 permintaan pembayaran dengan total Rp 1.000.000 seumur akun, dan satu pelunasan sudah melewatinya. Nyalakan QRIS dan Virtual Account, tetapkan pola keterangan yang dipakai semua tim (rute, tanggal, tahap), dan undang koordinator lapangan sebagai Staf supaya tagihan bisa dibuat di lokasi tanpa membagikan login pemilik. Uang yang masuk dicairkan ke rekening yang sudah diverifikasi dengan biaya Rp 3.000 per pencairan.
Pertanyaan yang sering muncul
Bolehkah barang ditahan di truk sampai pelanggan melunasi?
Menahan barang orang lain sebagai jaminan adalah sumber sengketa paling buruk dalam jasa pindahan, dan posisi tawarnya tidak sebanding dengan risikonya. Susunan yang lebih aman: pelunasan dijadwalkan sebelum tim meninggalkan lokasi tujuan, tertulis di penawaran sejak awal, dan tagihannya dibuat begitu daftar barang selesai dicek. Untuk pindahan antarkota, sebagian besar nominal sudah masuk saat barang naik truk, sehingga yang tersisa di hari bongkar tinggal bagian kecil.
Pelanggan membatalkan pindahan setelah membayar DP. Bisakah uangnya dikembalikan lewat Kasera Pay?
Tidak. Pembayaran QRIS dan Virtual Account yang sudah berhasil tidak bisa di-refund lewat Kasera Pay, baik oleh penjual maupun oleh Kasera. Kalau kebijakan pembatalan mengembalikan sebagian DP, nominalnya ditransfer dari rekening bank usaha sendiri, dan biaya transaksi yang sudah terpotong tidak kembali. Karena itu kebijakan pembatalan dan penjadwalan ulang perlu dikirim tertulis sebelum DP ditagih.
Apakah sopir atau koordinator lapangan bisa membuat tagihan tanpa memegang login pemilik?
Bisa, dengan mengundangnya sebagai anggota tim berperan Staf. Staf bisa membuat, melihat, dan membatalkan permintaan pembayaran, tetapi tidak bisa menekan Cairkan sekarang, mengganti rekening pencairan, atau mengubah jadwal pencairan.