Blog · Terbit
Menerima pembayaran TPA, TPQ, dan rumah tahfiz: iuran bulanan santri lewat Langganan QRIS, beda iuran wajib dan infak sukarela, dan rekening yang bukan milik pengurus
TPA, TPQ, dan rumah tahfiz menagih nominal yang kecil dari banyak keluarga, sering oleh satu ustadzah yang juga mengajar. Susunan yang paling ringan: iuran bulanan lewat menu Langganan, yang menerbitkan tagihan QRIS dan mengirim pengingat sendiri; pembelian buku Iqro, seragam, dan biaya wisuda lewat satu halaman pembayaran; dan santri yang membayar tunai tetap dicatat di buku kas. Ada dua hal yang perlu diputuskan sebelum tautan pertama dikirim: apakah yang ditagih benar-benar iuran wajib, bukan infak, dan atas nama siapa uangnya diterima.
Iuran bulanan: biayanya pada nominal sekecil ini
Tagihan langganan selalu dibayar lewat QRIS, dengan tarif 0,7% (dibulatkan ke atas) ditambah Rp 250 per pembayaran berhasil. Pada iuran TPA, komponen Rp 250 itulah yang menentukan. Angka di bawah ilustrasi; besar iuran sangat berbeda antardaerah.
| Iuran | Biaya QRIS | Porsi dari iuran |
|---|---|---|
| Rp 30.000 | Rp 460 | 1,5% |
| Rp 50.000 | Rp 600 | 1,2% |
| Rp 150.000 (tiga bulan atau tiga anak) | Rp 1.300 | 0,9% |
| Rp 600.000 (setahun) | Rp 4.450 | 0,7% |
Virtual Account tidak masuk hitungan di sini. Tarifnya Rp 5.000 flat, sepersepuluh dari iuran Rp 50.000, dan menu Langganan memang hanya menagih lewat QRIS. Untuk TPA dengan 40 santri yang membayar Rp 50.000, pilihannya seperti ini:
| Pola tagihan | Pembayaran setahun | Biaya setahun |
|---|---|---|
| Bulanan, plan per bulan | 480 × Rp 600 | Rp 288.000 |
| Semesteran, Rp 300.000 dua kali setahun | 80 × Rp 2.350 | Rp 188.000 |
| Tahunan, plan per tahun | 40 × Rp 4.450 | Rp 178.000 |
Selisih bulanan dan tahunan sekitar Rp 110.000 setahun, kurang dari tiga iuran. Yang lebih menentukan adalah kemampuan orang tua: Rp 600.000 sekaligus berat bagi banyak keluarga, sedangkan Rp 50.000 per bulan tidak. Formulir plan di dashboard menyediakan siklus mingguan, bulanan, dan tahunan, tanpa enam bulan, jadi pola semesteran ditagih sebagai pembayaran sekali bayar dua kali setahun, tanpa pengingat otomatis. Kebanyakan TPA paling cocok dengan plan bulanan, ditambah plan tahunan untuk keluarga yang memang ingin membayar sekaligus.
Cara membuat plan, memasukkan data santri lewat impor CSV, dan menyatukan kakak-adik di bawah kontak orang tua yang sama sudah dirinci di panduan SPP sekolah swasta dan pesantren, dan berlaku sama untuk TPA. Tagihan terbit di awal periode, pengingat dikirim saat itu dan tiga hari kemudian, dan santri yang belum membayar tiga hari setelah jatuh tempo ditandai Nunggak. Tagihan yang tidak dibayar sampai 14 hari setelah jatuh tempo dihentikan, dan langganannya ikut berhenti. Untuk TPA, aturan ini sebaiknya diketahui pengurus lebih dulu: santri yang orang tuanya telat dua minggu perlu didaftarkan ulang, bukan ditolak mengaji.
Iuran wajib atau infak: tulis sesuai isinya
Banyak TPA menyebut iuran bulanannya “infak”. Yang penting bukan namanya, melainkan isinya. Nominal tetap yang dibayar agar anak bisa ikut mengaji adalah biaya layanan pendidikan, dan bisa ditagih seperti iuran mana pun. Sumbangan yang nominalnya bebas dan sukarela, misalnya kotak infak pembangunan atau patungan renovasi musala, adalah donasi. Di kebijakan penggunaan Kasera Pay, donasi dan penggalangan dana termasuk yang memerlukan persetujuan tertulis lebih dulu, dan pengumpulan uang dari publik juga punya aturannya sendiri, seperti dijelaskan di artikel donasi dan patungan online.
Akibat praktisnya: tulis tagihan sesuai isinya, misalnya “Iuran Oktober” dengan nominal tetap, dan jangan menempelkan infak sukarela ke tagihan yang sama. Kalau TPA ingin menerima infak lewat Kasera Pay juga, tanyakan ke halo@kasera.id sebelum mengumumkannya.
TPA milik masjid atau yayasan: atas nama siapa uangnya
Akun Kasera Pay perorangan diverifikasi dengan KTP satu orang, dan dana dicairkan ke rekening atas nama orang itu. Untuk rumah tahfiz milik seorang ustadz yang mengajar di rumahnya sendiri, itu pas: usahanya memang miliknya. Untuk TPA yang dikelola takmir masjid atau berada di bawah yayasan, uang iuran milik lembaga masuk ke rekening pribadi pengurus. Menerima pembayaran atas nama lembaga atau orang lain termasuk hal yang memerlukan persetujuan tertulis di kebijakan yang sama.
Jalur yang lebih bersih untuk yayasan berbadan hukum adalah mendaftar sebagai badan usaha: verifikasinya meminta dokumen pendirian, NPWP, dan NIB, dan rekening pencairannya harus atas nama lembaga, seperti dirinci di dokumentasi verifikasi. Masjid yang belum berbadan hukum sebaiknya bertanya lebih dulu ke halo@kasera.id, lalu menulis di notulen rapat siapa yang memegang akun dan ke mana saldo dipindahkan saat kepengurusan berganti. Pertimbangan lengkapnya ada di artikel pembayaran atas nama organisasi.
Buku Iqro, seragam, dan wisuda lewat satu halaman pembayaran
Pembelian yang hanya terjadi sesekali tidak perlu tagihan per santri. Buat satu halaman pembayaran dengan tombol nominal untuk setiap pilihan, misalnya buku Iqro Rp 25.000, seragam Rp 120.000, dan biaya wisuda atau khataman Rp 75.000 (maksimal delapan tombol), lalu tempel QR-nya di papan pengumuman. Orang tua memindai, memilih nominal, dan menulis nama santri di kolom catatan, yang muncul sebagai Pembayar dan Deskripsi di dashboard. Biayanya Rp 425 untuk buku, Rp 1.090 untuk seragam, dan Rp 775 untuk wisuda.
Ustadzah yang menerima pembayaran di kelas bisa diundang sebagai Staf dari Pengaturan, Tim. Staf bisa membuat permintaan pembayaran dan melihat transaksinya Dibayar, tetapi tidak bisa mencairkan saldo dan tidak bisa mengganti rekening pencairan, sehingga uang tetap dipegang bendahara.
Santri yang membayar tunai
Tidak semua orang tua santri memakai aplikasi bank atau dompet digital, dan TPA tidak perlu memaksa. Pembayaran tunai yang diterima ustadzah tidak bisa dicatat sebagai pembayaran di dashboard Kasera Pay. Tagihan langganan yang dilunasi tunai tetap terbaca belum dibayar, pengingatnya tetap dikirim, dan setelah 14 hari langganannya berhenti. Karena itu, santri yang biasa membayar tunai tidak dimasukkan ke menu Langganan, dan iurannya dicatat di buku kas seperti biasa. Keluarga yang kadang tunai dan kadang QRIS lebih cocok ditagih dengan permintaan pembayaran sekali bayar pada bulan mereka memilih QRIS.
Libur Ramadan dan Lebaran
Putuskan sejak pendaftaran apakah iuran tetap ditagih saat TPA libur. Kalau tetap, tidak ada yang perlu diubah. Kalau tidak, jangan pakai tombol Jeda: saat langganan dilanjutkan, setiap siklus yang terlewat selama jeda tetap ditagih satu per satu. Hentikan di akhir periode, lalu impor kembali santrinya saat TPA buka, dengan external_id baru, karena baris dengan external_id yang sudah pernah punya langganan dilewati saat impor.
Sebelum bulan pertama
Pendaftaran gratis dan tanpa biaya bulanan. Sebelum verifikasi selesai, akun hanya bisa membuat 10 permintaan pembayaran dengan total Rp 1.000.000, dan langganan live baru bisa dimulai setelah akun terverifikasi, jadi TPA dengan 40 santri perlu menyelesaikan verifikasi akun sebelum tanggal tagihan pertama. Pencairan ke rekening kena Rp 3.000 per pencairan, bukan per santri, dan baru berjalan saat saldo mencapai Rp 13.000. Mencairkan sebulan sekali setelah iuran terkumpul berarti Rp 3.000 sebulan. Rinciannya ada di halaman biaya.
Ringkasnya
- Iuran bulanan: plan bulanan di menu Langganan, plan tahunan bagi yang mau sekaligus.
- Virtual Account: tidak dipakai untuk iuran di bawah ratusan ribu.
- Infak sukarela: bukan iuran, tanyakan dulu sebelum ditagih.
- TPA milik masjid atau yayasan: jangan diam-diam lewat rekening pribadi pengurus.
- Buku, seragam, wisuda: satu halaman pembayaran, nama santri di catatan.
- Libur: hentikan di akhir periode, bukan Jeda.
Pertanyaan yang sering muncul
Bolehkah biaya Rp 600 per pembayaran dibebankan ke orang tua?
Untuk tagihan satuan, bisa: centang Terima utuh di formulir permintaan pembayaran, dan orang tua melihat total yang sedikit lebih besar sebelum membayar, misalnya Rp 50.605 untuk iuran Rp 50.000 lewat QRIS. Pilihan itu ada di formulir permintaan pembayaran, bukan di menu Langganan. Kebanyakan TPA memilih menanggungnya sendiri, karena angka yang ganjil lebih sering memancing pertanyaan daripada Rp 600 yang dihemat.
Orang tua meminta bukti bayar untuk ditempel di buku santri. Apakah Kasera Pay membuatkannya?
Tidak ada dokumen kuitansi untuk pembayaran satuan. Email bukti pembayaran bisa dinyalakan di Pengaturan, Metode pembayaran, dan mati secara bawaan; kalau dinyalakan, orang tua yang mengisi email menerimanya setelah pembayaran live berhasil. Untuk buku santri, cukup tulis bulan dan paraf ustadzah setelah transaksinya terlihat Dibayar di dashboard.
Satu keluarga punya tiga anak yang mengaji di TPA yang sama. Apakah harus tiga tagihan?
Tidak harus. Satu plan untuk iuran per anak dengan jumlah 3 menghasilkan satu tagihan Rp 150.000 dengan biaya Rp 1.300, lebih hemat dari tiga tagihan Rp 50.000 yang masing-masing Rp 600. Cara memasukkan kakak-adik lewat impor CSV sudah dibahas di panduan SPP sekolah swasta dan pesantren.
Panduan per jenis usaha
- Laundry
- Katering
- Bengkel motor dan mobil
- Klinik gigi dan praktik dokter
- Fotografi dan videografi
- Bimbel dan les privat
- Gym dan studio kebugaran
- Sewa lapangan olahraga
- Homestay dan villa
- Rental alat
- Toko bahan bangunan
- Jasa renovasi rumah
- Jasa pindahan rumah
- Percetakan dan digital printing
- Pet shop dan penitipan hewan
- Open trip
- Depot air minum isi ulang
- Toko bunga dan papan bunga
- Sekolah sepak bola dan klub olahraga anak
- Servis HP dan laptop
- Kursus mengemudi
- Sanggar tari dan kursus musik
- Aqiqah dan hewan kurban
- Antar-jemput sekolah
- SPP sekolah swasta, madrasah, dan pesantren
- Kue rumahan
- Jualan sayur online
- Kantin dan food court
- Cuci mobil dan motor
- Jualan frozen food
- Jualan thrift dan preloved
- Cleaning service dan bersih-bersih rumah
- Jasa penerjemah dan juru bahasa
- Toko optik dan kacamata
- Toko oleh-oleh dan jajanan khas
- Toko top up game dan voucher
- Tempat wisata dan agrowisata
- Rental PS dan warnet
- Photobox dan photobooth
- Jasa cuci sepatu
- Toko buku dan alat tulis
- Daycare dan penitipan anak
- Toko ikan hias dan aquascape
- Tanaman hias dan bibit
- Pesanan hampers dan parsel
- Warung dan kasbon
- Kedai kopi dan kafe
- Penjahit dan konveksi
- Kos dan kontrakan
- Jastip
- Freelancer
- Jasa website dan hosting
- Jasa panggilan di tempat